Daftar Isi 9 bagian
JayaPurnama.com – Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan 12 ribu lowongan kerja melalui Karir Jakarta dan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Expo 2026. Program ini membuka kesempatan bagi lulusan baru, pencari kerja umum, dan penyandang disabilitas untuk menemukan pekerjaan sesuai kompetensi mereka.
Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi) DKI Jakarta menggelar bursa kerja dengan skema gabungan daring dan luring. Melalui skema tersebut, masyarakat dapat mencari informasi lowongan secara online maupun bertemu langsung dengan perusahaan peserta.
Kepala Dinas Nakertransgi DKI Jakarta, Syaripudin, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam menjalankan program Jakarta Bekerja. Pemerintah daerah juga ingin memperluas akses pekerjaan sekaligus mendorong masyarakat meningkatkan kompetensi agar lebih siap bersaing di pasar tenaga kerja.
Karir Jakarta dan TKM Expo 2026 Hadirkan 12 Ribu Lowongan
Syaripudin menyampaikan bahwa Karir Jakarta dan TKM Expo 2026 menyediakan total 12 ribu kesempatan kerja. Program tersebut mencakup peluang kerja di dalam negeri maupun luar negeri melalui partisipasi berbagai perusahaan.
Selain mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, kegiatan ini membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai kebutuhan tenaga kerja. Dengan demikian, peserta dapat menyesuaikan lamaran dan kemampuan mereka dengan posisi yang tersedia.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menargetkan peningkatan kualitas layanan ketenagakerjaan. Perhatian khusus diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah, kelompok rentan, dan penyandang disabilitas agar mereka memperoleh kesempatan kerja yang lebih setara.
Di sisi lain, perusahaan peserta mendapatkan kesempatan untuk menemukan kandidat yang sesuai dengan kebutuhan dan kualifikasi masing-masing. Interaksi langsung juga memungkinkan perusahaan mengenali kemampuan calon pekerja secara lebih mendalam.
Jadwal Job Fair Daring dan Luring Oktober 2026
Karir Jakarta dan TKM Expo 2026 menggunakan dua metode pelaksanaan agar pencari kerja dapat mengakses informasi sesuai kebutuhan mereka. Berikut jadwal dan lokasi yang perlu diperhatikan.
1. Job Fair daring
Pencari kerja dapat mengakses bursa kerja online melalui platform Karir Jakarta di alamat karir.jakarta.go.id. Layanan daring ini berlangsung pada 8–29 Oktober 2026.
Melalui platform tersebut, masyarakat dapat mencari informasi mengenai peluang kerja tanpa harus datang langsung ke lokasi acara. Karena itu, metode daring memberikan alternatif bagi pencari kerja yang memiliki keterbatasan waktu atau jarak.
2. Job Fair luring
Sementara itu, penyelenggara menggelar bursa kerja secara langsung pada 22–23 Oktober 2026. Acara ini berlangsung di Convention Hall SMESCO, Pancoran, Jakarta Selatan.
Penyelenggara menghadirkan 65 perusahaan yang menawarkan peluang kerja dalam negeri. Selain itu, terdapat 10 perusahaan dengan peluang kerja luar negeri.
Peserta dapat berinteraksi langsung dengan perwakilan perusahaan, memperoleh informasi mengenai posisi yang tersedia, serta mengikuti proses lamaran dan wawancara secara langsung sesuai ketentuan masing-masing perusahaan.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti acara luring, persiapkan dokumen lamaran dan riwayat hidup sebelum datang. Selanjutnya, pelajari posisi yang sesuai dengan latar belakang pendidikan, pengalaman, dan keterampilan agar proses pencarian kerja lebih terarah.
Pencari Kerja Bisa Mengikuti Proses Rekrutmen Langsung
Syaripudin berharap Karir Jakarta dan TKM Expo 2026 dapat membantu berbagai kelompok pencari kerja, termasuk lulusan baru, penyandang disabilitas, dan masyarakat umum. Mereka dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk mengenal kebutuhan perusahaan sekaligus menemukan peluang karier yang relevan.
Selain mencari posisi yang sesuai, pencari kerja dapat memanfaatkan kesempatan bertemu perekrut untuk memahami persyaratan setiap pekerjaan. Mereka juga bisa menanyakan kualifikasi yang dibutuhkan sebelum mengajukan lamaran.
Namun, peserta tetap perlu menyiapkan diri sebelum mengikuti proses seleksi. Dokumen yang lengkap, penjelasan pengalaman yang jelas, dan pemahaman mengenai posisi yang dilamar dapat membantu peserta berkomunikasi secara lebih efektif dengan perusahaan.
Program ini juga mendorong tenaga kerja muda agar lebih mandiri dan aktif mengembangkan kemampuan. Dengan dukungan informasi lowongan serta interaksi langsung dengan perusahaan, pencari kerja memiliki kesempatan untuk memperluas pilihan karier.
Pengangguran Jakarta Turun, tetapi Masih Ada 323,66 Ribu Orang
Penyelenggaraan bursa kerja ini berlangsung di tengah upaya Pemprov DKI Jakarta menekan angka pengangguran. Syaripudin mencatat bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jakarta turun dari 6,03 persen pada Februari 2026 menjadi 5,79 persen pada Mei 2026.
Penurunan tersebut mencapai 0,24 poin persentase. Meski begitu, data BPS DKI Jakarta masih mencatat 323,66 ribu orang pengangguran di wilayah ibu kota.
Angka tersebut menunjukkan bahwa pemerintah masih perlu memperkuat berbagai upaya untuk memperluas kesempatan kerja. Bursa kerja menjadi salah satu langkah yang mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.
Selain itu, pemerintah membutuhkan program berkelanjutan agar pencari kerja tidak hanya memperoleh akses informasi, tetapi juga memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta terus menjalankan program Jakarta Bekerja sebagai bagian dari kebijakan pembangunan ketenagakerjaan dalam RPJMD 2025–2029.
Pemprov DKI Perkuat Pelatihan Kerja dan Program Magang
Selain mengadakan bursa kerja, Dinas Nakertransgi DKI Jakarta menjalankan sejumlah program untuk meningkatkan kesiapan tenaga kerja. Program tersebut meliputi pelatihan kerja berbasis kompetensi, pembentukan tenaga kerja mandiri, dan magang bagi lulusan SMA atau SMK.
Pelatihan berbasis kompetensi membantu peserta mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pekerjaan. Sementara itu, program tenaga kerja mandiri mendorong masyarakat membangun kegiatan ekonomi secara lebih independen.
Program magang juga memberikan kesempatan kepada lulusan SMA dan SMK untuk mengenal lingkungan kerja. Melalui pengalaman tersebut, peserta dapat mempelajari proses kerja sekaligus mengembangkan keterampilan praktis sebelum memasuki pasar tenaga kerja secara lebih luas.
Syaripudin berharap berbagai program tersebut dapat membantu warga Jakarta memperoleh pekerjaan yang layak, baik di dalam maupun luar negeri. Pada akhirnya, pemerintah menargetkan peningkatan produktivitas daerah, penurunan pengangguran, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Cara Memanfaatkan Kesempatan di Karir Jakarta dan TKM Expo 2026
Pencari kerja dapat memanfaatkan bursa kerja ini dengan mempersiapkan kebutuhan seleksi sejak awal. Berikut beberapa langkah yang dapat membantu proses pencarian kerja.
- Periksa lowongan online. Kunjungi karir.jakarta.go.id selama periode layanan daring pada 8–29 Oktober 2026.
- Tentukan posisi yang sesuai. Pilih pekerjaan berdasarkan pendidikan, pengalaman, keterampilan, dan minat.
- Siapkan dokumen lamaran. Perbarui CV dan lengkapi dokumen pendukung sesuai persyaratan perusahaan.
- Catat jadwal acara luring. Bursa kerja berlangsung pada 22–23 Oktober 2026 di Convention Hall SMESCO, Pancoran, Jakarta Selatan.
- Pelajari profil perusahaan. Kenali bidang usaha dan posisi yang tersedia sebelum mengikuti proses seleksi.
Masyarakat sebaiknya memeriksa kembali informasi lowongan, persyaratan, dan mekanisme pendaftaran melalui platform resmi sebelum mengirimkan lamaran. Langkah tersebut membantu pencari kerja memahami ketentuan setiap perusahaan dan menghindari informasi yang tidak jelas.
Kesimpulan
Karir Jakarta dan TKM Expo 2026 menghadirkan 12 ribu lowongan kerja melalui layanan daring dan luring sepanjang Oktober 2026. Pencari kerja dapat mengakses platform karir.jakarta.go.id pada 8–29 Oktober, sedangkan acara langsung berlangsung pada 22–23 Oktober 2026 di Convention Hall SMESCO, Jakarta Selatan.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Pemprov DKI Jakarta untuk memperluas kesempatan kerja di tengah angka pengangguran yang masih mencapai 323,66 ribu orang. Selain bursa kerja, pemerintah juga memperkuat pelatihan berbasis kompetensi, program tenaga kerja mandiri, dan magang bagi lulusan SMA/SMK.
Bagi pencari kerja, persiapan dokumen, pemilihan posisi yang tepat, dan pemantauan informasi resmi menjadi langkah penting untuk memanfaatkan peluang tersebut. Dengan persiapan yang baik, peserta dapat mengikuti proses rekrutmen secara lebih terarah.




