Rabu, 21 Oktober 2026Berbagi Informasi, Membuka Wawasan
Jaya Purnama
Berbagi Informasi, Membuka Wawasan

Chery Masuk Bisnis Motor Listrik, Hadirkan Moped Mirip Yamaha Vino

Oleh Jaya Purnama · 20/10/2026 · 11:24 pm
Chery Masuk Bisnis Motor Listrik, Hadirkan Moped Mirip Yamaha Vino
♥ Dukungan
Daftar Isi 5 bagian

JayaPurnama.com – Wuhu, China, Chery mulai memperluas bisnis otomotifnya ke segmen kendaraan roda dua melalui pengembangan moped listrik. Produsen mobil asal China tersebut memperoleh persetujuan untuk memproduksi skuter listrik dengan desain yang menyerupai Yamaha Vino. Langkah ini menandai ekspansi Chery ke pasar sepeda motor setelah selama ini dikenal melalui produk kendaraan roda empat.

Informasi mengenai model baru tersebut muncul dalam katalog produk terbaru Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT). Dokumen itu memperlihatkan moped listrik dengan desain sederhana dan motor penggerak yang terpasang pada roda belakang. Meski demikian, Chery belum mengumumkan harga resmi maupun spesifikasi lengkap kendaraan tersebut.

Menurut laporan CarNewsChina pada Selasa (20/10/2026), moped ini berpotensi menjadi salah satu produk awal Chery untuk memasuki pasar kendaraan roda dua. Perusahaan juga telah menyiapkan langkah lain, termasuk persetujuan produksi sepeda motor bagi divisi kendaraan komersialnya serta pameran beberapa konsep sepeda motor listrik di kantor pusatnya.

Chery Hadirkan Moped Listrik Mirip Yamaha Vino

Dokumen MIIT memperlihatkan kendaraan dengan rancangan step-through, yaitu desain yang menyediakan ruang pijakan kaki dan memudahkan pengendara naik atau turun. Bentuk bodinya mengingatkan pada lini moped Yamaha Vino, yang memiliki tampilan klasik. Namun, kemiripan visual tersebut tidak berarti kedua kendaraan memiliki sistem penggerak yang sama.

Yamaha Vino yang menjadi pembanding dalam laporan tersebut menggunakan mesin pembakaran internal, sedangkan produk baru Chery mengandalkan tenaga listrik. Chery memilih motor listrik yang terpasang langsung pada roda belakang atau hub motor. Konfigurasi ini umum digunakan pada kendaraan listrik roda dua karena memiliki rancangan relatif sederhana.

Selain itu, desain serupa sudah lama beredar di pasar China. Produsen kendaraan roda dua di negara tersebut, baik perusahaan besar maupun usaha berskala kecil, kerap menggunakan komponen dan bentuk bodi yang mirip. Praktik tersebut membantu produsen menekan biaya sekaligus mempertahankan harga jual yang kompetitif.

Harga Moped Listrik Chery Diperkirakan Terjangkau

Chery belum menetapkan harga jual untuk moped listrik terbarunya. Meski begitu, laporan mengenai pasar kendaraan sejenis di China memberikan gambaran mengenai segmen yang mungkin menjadi sasaran produk ini.

Moped listrik dengan desain serupa umumnya menyasar konsumen kelas bawah dengan harga sekitar 2.000 yuan atau setara Rp5,4 juta. Karena itu, sejumlah perkiraan menempatkan produk Chery di kisaran harga tersebut. Namun, angka itu masih berupa perkiraan, bukan harga resmi yang telah diumumkan perusahaan.

Penggunaan komponen yang relatif sederhana juga berpotensi membantu Chery menjaga biaya produksi. Sejumlah produsen kendaraan listrik China memakai hub motor dan baterai asam timbal untuk menekan ongkos pembuatan. Akan tetapi, belum ada konfirmasi bahwa Chery akan menerapkan kombinasi komponen yang sama pada model barunya.

Di sisi lain, harga akhir akan bergantung pada spesifikasi, kapasitas baterai, fitur, serta strategi pemasaran perusahaan. Konsumen masih perlu menunggu pengumuman resmi untuk mengetahui kemampuan dan posisi produk tersebut di pasar.

Chery Siapkan Ekspansi ke Industri Sepeda Motor

Masuknya Chery ke segmen roda dua tidak hanya terlihat dari moped listrik tersebut. Divisi kendaraan komersial perusahaan juga telah menerima persetujuan pemerintah China untuk memproduksi sepeda motor pada akhir September 2026.

Sebelumnya, Chery turut memamerkan dua model sepeda motor listrik dalam sebuah acara teknologi di kantor pusatnya di Wuhu. Pameran itu menunjukkan bahwa perusahaan tengah menjajaki beberapa pendekatan produk untuk memperluas kehadirannya di industri kendaraan listrik.

Langkah tersebut berpotensi memberi Chery pengalaman baru dalam mengembangkan kendaraan dengan dimensi lebih kecil dan kebutuhan produksi berbeda dari mobil. Selain itu, pemanfaatan fasilitas serta kemampuan manufaktur yang sudah dimiliki perusahaan dapat menjadi bagian dari strategi ekspansi tersebut.

Meski demikian, belum ada informasi terperinci mengenai jadwal produksi massal, wilayah pemasaran, maupun target penjualan moped listrik ini. Chery juga belum menjelaskan apakah perusahaan akan memasarkan produk tersebut di luar China.

Merek Cinnox Tampilkan Skuter Listrik Bergaya Adventure

Selain moped bergaya klasik, Chery juga memperkenalkan model lain di bawah merek Cinnox. Salah satu kendaraan yang dipamerkan mengusung gaya skuter listrik adventure atau adventure scooter, yang dirancang dengan tampilan berbeda dari moped perkotaan biasa.

Chery mengklaim skuter listrik tersebut mampu menempuh jarak sekitar 150 hingga 200 kilometer. Angka ini menjadi salah satu informasi awal mengenai kemampuan produk yang mereka perkenalkan. Namun, perusahaan belum merinci kondisi pengujian yang mendasari klaim jarak tempuh tersebut.

Chery juga menyatakan bahwa skuter tersebut dapat menggunakan pengisi daya otomotif. Meski begitu, perusahaan belum menjelaskan apakah sistem pengisian dayanya mendukung arus bolak-balik (AC), arus searah (DC), atau konfigurasi tertentu lainnya.

Keterangan lebih lanjut mengenai kapasitas baterai, waktu pengisian, tenaga motor, dan fitur keselamatan masih diperlukan untuk menilai kemampuan kendaraan itu secara menyeluruh. Karena itu, spesifikasi yang tersedia saat ini belum cukup untuk membandingkannya secara langsung dengan produk pesaing.

Ekspansi Chery ke Kendaraan Roda Dua Menarik Perhatian

Ekspansi Chery memperlihatkan upaya produsen otomotif China tersebut menjajaki peluang di luar bisnis mobil. Moped listrik berbiaya rendah dapat menjadi pintu masuk ke pasar kendaraan roda dua, sementara model Cinnox menawarkan pendekatan berbeda melalui skuter listrik bergaya adventure.

Namun, keberhasilan strategi ini masih bergantung pada harga resmi, spesifikasi akhir, kualitas produk, dan penerimaan konsumen. Kejelasan mengenai produksi massal serta distribusi juga akan menentukan seberapa jauh Chery dapat bersaing dengan produsen sepeda motor listrik yang sudah lebih dahulu beroperasi.

Untuk saat ini, moped listrik bergaya Yamaha Vino tersebut masih menarik perhatian karena menandai langkah baru Chery di industri roda dua. Konsumen perlu menunggu pengumuman lanjutan sebelum menarik kesimpulan mengenai harga akhir, kemampuan kendaraan, dan ketersediaannya di pasar.

Tag: ·
Jaya Purnama

Spesialis Informasi | Konten Digital

Kode Promo Maxim Oktober 2026: Dapatkan Bonus Saldo Rp200.000!

Kode Promo Maxim Oktober 2026: Dapatkan Bonus Saldo Rp200.000!

Kunjungi Artikel