Daftar Isi 5 bagian
Jayapurnama.com – Saldo minimum Mandiri, BRI, dan BNI berbeda-beda menurut jenis rekening. Nasabah perlu mengetahui batas tersebut sebelum menarik uang, sebab sebagian saldo harus tetap mengendap agar rekening memenuhi ketentuan produknya.
Rincian yang dilaporkan CNBC Indonesia pada 7 November 2026 menunjukkan perbedaan cukup lebar di antara produk tabungan ketiga bank. Ada rekening dengan batas minimum Rp5.000, sementara produk tertentu mensyaratkan saldo hingga Rp1 juta. Beberapa produk juga mencantumkan ketentuan tanpa batas saldo minimum atau saldo sesuai perjanjian.
Saldo minimum bukan berarti seluruh uang dalam rekening tidak bisa digunakan. Namun, nasabah sebaiknya memisahkan jumlah yang perlu tetap tersedia dari dana yang memang bisa dipakai untuk transaksi. Berikut rincian berdasarkan produk tabungan yang tercantum.
Saldo minimum rekening Bank Mandiri
Bank Mandiri menetapkan saldo minimum yang berbeda untuk sejumlah produk tabungannya. Perbedaan itu terlihat pada rekening reguler, rekening payroll, hingga tabungan khusus pelajar.
- Tabungan Rupiah: Rp100.000
- Tabungan NOW: Rp25.000
- Tabungan Payroll: Rp10.000
- TabunganKu: Rp20.000
- Tabungan SiMakmur: bebas biaya
- Tabungan Simpanan Pelajar: Rp5.000
Di antara daftar tersebut, Tabungan Rupiah memiliki batas saldo minimum tertinggi, yaitu Rp100.000. Sementara itu, Tabungan NOW mensyaratkan Rp25.000 dan Tabungan Payroll Rp10.000. Nasabah dengan rekening payroll tetap perlu mengecek ketentuan produk yang digunakan, terutama jika ingin menghitung dana yang bisa ditarik.
TabunganKu dan Simpanan Pelajar memiliki batas lebih rendah, masing-masing Rp20.000 dan Rp5.000. Adapun keterangan untuk Tabungan SiMakmur menyebut bebas biaya. Keterangan itu berbeda dari angka minimum saldo, sehingga nasabah sebaiknya tidak menyamakannya dengan ketentuan saldo minimum produk lain.
Rincian saldo minimum produk BRI
Sejumlah produk BRI dalam daftar memiliki batas saldo minimum yang sama. Simpedes, BritAma, serta BritAma Bisnis, BritAma Pro, dan BritAma X masing-masing mencantumkan saldo minimum Rp50.000.
- Simpedes: Rp50.000
- BritAma: Rp50.000
- BritAma Bisnis, BritAma Pro, dan BritAma X: Rp50.000
- TabunganKu: Rp20.000
- Junio: Rp50.000
- SimPel: Rp5.000
Kesamaan angka pada beberapa produk dapat memudahkan nasabah membandingkan batas saldo dasar. Meski begitu, jenis rekening tetap penting diperhatikan. BritAma Bisnis, misalnya, berada dalam kelompok produk berbeda dari TabunganKu, walaupun daftar saldo minimumnya sama-sama memberikan batas yang jelas.
Untuk rekening Junio, batas yang tercantum adalah Rp50.000. Sementara itu, SimPel memiliki batas Rp5.000, sedangkan TabunganKu menetapkan Rp20.000. Karena nama produk dan tujuan rekening berbeda, pastikan nasabah mencocokkan nama tabungan di aplikasi atau dokumen rekening sebelum memakai angka tersebut sebagai acuan.
Ketentuan saldo minimum BNI
BNI memiliki rentang ketentuan yang bervariasi, mulai dari produk tanpa batas saldo minimum hingga Taplus Bisnis yang mensyaratkan Rp1 juta. Taplus Pegawai juga memiliki ketentuan khusus, yaitu mengikuti perjanjian kerja sama atau PKS.
- Taplus: Rp150.000
- Taplus Bisnis: Rp1.000.000
- Taplus Pegawai: sesuai perjanjian kerja sama (PKS)
- Taplus Muda: Rp0
- BNI Pandai: tanpa batasan saldo
- SimPel: Rp5.000
- TabunganKu: Rp20.000
Taplus menetapkan saldo minimum Rp150.000, sedangkan Taplus Bisnis memiliki batas paling tinggi dalam daftar ini. Untuk Taplus Pegawai, tidak ada satu angka yang berlaku bagi semua nasabah karena ketentuannya mengikuti PKS. Karena itu, nasabah produk tersebut perlu merujuk pada perjanjian yang berlaku untuk rekeningnya.
Taplus Muda tercatat memiliki saldo minimum Rp0. BNI Pandai dicantumkan tanpa batasan saldo, sedangkan SimPel dan TabunganKu memiliki batas masing-masing Rp5.000 dan Rp20.000. Istilah “tanpa batasan saldo” dan angka “Rp0” sebaiknya dibaca sesuai nama produk, bukan dianggap berlaku bagi semua rekening BNI.
Perbedaan saldo minimum dan saldo yang bisa digunakan
Saldo minimum merupakan dana yang perlu mengendap sesuai ketentuan rekening. Dengan kata lain, saldo yang terlihat di rekening belum tentu seluruhnya bisa ditarik tanpa membuat jumlah tersisa turun di bawah batas produk.
Contohnya, nasabah yang memiliki Tabungan Rupiah Mandiri perlu memperhitungkan batas Rp100.000 saat merencanakan penarikan. Pada produk dengan batas Rp5.000, ruang penggunaan dana bisa berbeda. Namun, saldo minimum bukan satu-satunya hal yang perlu diperiksa karena ketentuan masing-masing produk dapat memiliki rincian lain.
Selain itu, saldo minimum tidak selalu sama dengan biaya administrasi. Dalam keterangan produk Mandiri, Tabungan SiMakmur disebut bebas biaya, sedangkan produk lain dicantumkan dengan nominal saldo minimum. Karena keduanya adalah informasi yang berbeda, nasabah sebaiknya memeriksa detail produk dan mutasi rekening secara terpisah.
Cara memeriksa ketentuan rekening sebelum bertransaksi
Pertama, pastikan nama produk rekening yang digunakan. Satu bank menyediakan beberapa jenis tabungan, sehingga menyebut nama bank saja belum cukup untuk menentukan batas saldo. Nama produk dapat dilihat pada informasi rekening yang tersedia bagi nasabah.
Kedua, bandingkan saldo saat ini dengan saldo minimum produk sebelum melakukan penarikan atau memindahkan dana. Sisakan jumlah sesuai batas yang berlaku agar nasabah tidak keliru menganggap seluruh saldo dapat digunakan. Jika ketentuan rekening mengikuti perjanjian khusus, seperti Taplus Pegawai, gunakan perjanjian tersebut sebagai acuan.
Ketiga, periksa kembali informasi terbaru melalui kanal resmi bank apabila akan mengambil keputusan transaksi. Daftar di atas memberi gambaran saldo minimum produk yang tercantum untuk November 2026, tetapi tidak menggantikan ketentuan rekening individual. Langkah ini terutama berguna bagi nasabah yang tidak yakin dengan jenis tabungan atau aturan yang berlaku pada rekeningnya.
Secara umum, produk untuk pelajar dan program inklusi keuangan seperti SimPel serta TabunganKu memiliki saldo minimum lebih rendah. Sebaliknya, produk yang menyasar kebutuhan bisnis dapat menetapkan batas lebih tinggi. Dengan mengenali jenis rekening dan jumlah saldo yang harus mengendap, nasabah dapat merencanakan penggunaan uang dengan lebih cermat.





