Daftar Isi 4 bagian
Jayapurnama.com – Mall 118 Kuala Lumpur mulai beroperasi di kompleks Menara Merdeka Maybank, gedung yang dikenal sebagai menara tertinggi kedua di dunia. Pusat perbelanjaan tujuh lantai ini menghadirkan 158 toko, area acara berkubah kaca, dan atraksi visual di tengah kawasan ikonik ibu kota Malaysia.
Hari pembukaannya menarik perhatian warga yang datang sejak pagi. Sebagian pengunjung mengantre untuk mendapatkan promosi peluncuran, sementara yang lain ingin melihat langsung ruang-ruang unik di dalam mal. Antusiasme itu membuat pembukaan Mall 118 menjadi salah satu daya tarik baru bagi pengunjung Kuala Lumpur.
Mall 118 Kuala Lumpur mulai beroperasi
Pengelola semula menjadwalkan pintu mal dibuka pukul 11.18 waktu setempat. Waktu tersebut dipilih sebagai simbol yang merujuk pada jumlah lantai menara. Namun, pengunjung sudah boleh masuk sebelum seremoni resmi yang berlangsung pukul 10.30.
Sejumlah orang bahkan tiba beberapa jam lebih awal untuk mengejar penawaran dari gerai-gerai yang baru dibuka. Lim Jit Hong, warga Cheras berusia 56 tahun, mengatakan ia menggunakan transportasi umum dan datang sejak pukul sembilan pagi. Ia ingin mendapatkan ayam gratis dari Nando’s untuk 118 pembeli pertama serta memanfaatkan promosi Boost Juice.
Antrean dan promosi menjadi bagian dari suasana hari pertama, tetapi mal ini juga menawarkan alasan lain untuk dikunjungi. Desain interiornya memadukan ruang belanja dengan instalasi yang dirancang sebagai pengalaman visual. Karena itu, sebagian pengunjung menjadikan area-area tertentu sebagai tujuan untuk berfoto, bukan sekadar melewati toko.
Atraksi visual dan ruang berkubah kaca
Salah satu instalasi yang menonjol ialah Raincloud, fitur air terjun bertingkat dengan efek pencahayaan proyeksi. Elemen air dan cahaya itu memberi karakter tersendiri pada ruang mal. Pengunjung dapat melihatnya sebagai bagian dari pengalaman berjalan di dalam kompleks, selain mengunjungi toko-toko.
Di lantai empat, The Atmosphere menyediakan area acara seluas 1.858 meter persegi. Ruang tersebut berada di bawah kubah kaca berukuran 88 meter yang dirancang untuk memasukkan cahaya alami. Skala area dan atapnya memberi ruang bagi kegiatan, sekaligus menghadirkan suasana berbeda dari lorong ritel biasa.
Keberadaan The Atmosphere memperluas fungsi mal di luar kegiatan belanja. Area itu dapat menjadi titik berkumpul dalam kompleks, meski informasi mengenai agenda acara tertentu tidak tercantum dalam pengumuman pembukaan. Pengunjung yang ingin mengikuti kegiatan sebaiknya memeriksa informasi resmi pengelola sebelum datang.
Toilet bertema gua kristal di lantai tiga juga menarik perhatian. Dekorasinya mencakup efek pencahayaan yang menyerupai stalaktit dan patung harimau Malaya seukuran asli di pintu masuk. Keunikan tersebut membuat area yang biasanya hanya berfungsi praktis ikut menjadi lokasi swafoto.
Ramainya pengunjung di sekitar dekorasi itu menunjukkan bagaimana desain interior dapat menjadi bagian dari daya tarik sebuah pusat belanja. Namun, area tersebut tetap merupakan fasilitas mal. Pengunjung dapat menikmati tampilannya sambil menjaga kelancaran akses bagi orang lain yang hendak menggunakannya.
Gerai besar dan pilihan belanja
Mal ini menghadirkan beragam penyewa, termasuk Lindt, Decathlon, dan SOGO118. Lindt membuka gerai mandiri keduanya di Asia Tenggara di lokasi tersebut. Sementara itu, Decathlon mengoperasikan toko flagship, sedangkan SOGO118 membawa konsep khusus anak muda dari jaringan toko serba ada SOGO.
Kehadiran merek-merek itu memberi gambaran tentang variasi isi Mall 118. Ada pilihan produk cokelat, perlengkapan olahraga, hingga kebutuhan yang ditawarkan toko serba ada. Meski begitu, daftar tersebut hanya sebagian dari 158 toko yang mengisi pusat perbelanjaan tujuh lantai ini.
Pengunjung yang datang untuk berbelanja dapat menjadikan gerai-gerai tersebut sebagai titik awal menjelajahi mal. Di sisi lain, orang yang lebih tertarik pada arsitektur bisa menyusun kunjungan dengan memperhatikan Raincloud dan The Atmosphere. Kombinasi toko dan ruang publik membuat pengalaman setiap pengunjung tidak harus berpusat pada kegiatan yang sama.
Promosi pada hari pembukaan juga ikut mendorong kedatangan warga sejak pagi. Akan tetapi, penawaran yang disebut pengunjung berkaitan dengan momentum peluncuran. Tidak ada kepastian bahwa promo serupa tetap tersedia setelah hari pembukaan, sehingga pengunjung perlu memeriksa ketentuan terbaru dari gerai masing-masing.
Bagian menara yang belum dibuka untuk umum
Meski mal sudah beroperasi, dua atraksi wisata di menara belum mengumumkan tanggal pembukaan untuk publik. Keduanya adalah The View at 118, anjungan pandang, dan Museum Tekstil Merdeka. Dengan demikian, pengunjung belum dapat menganggap kedua tempat itu sudah termasuk dalam kunjungan ke Mall 118.
Pemisahan informasi ini penting bagi wisatawan yang merencanakan perjalanan khusus untuk melihat pemandangan dari ketinggian atau mengunjungi museum. Sebelum berangkat, mereka dapat mencari pengumuman terbaru mengenai jadwal akses. Sementara menunggu, pusat perbelanjaan telah menyediakan toko dan atraksi interior yang bisa dikunjungi.
Menara Merdeka Maybank menjulang setinggi 678,9 meter. Data Council on Tall Buildings and Urban Habitat menempatkannya sebagai gedung tertinggi kedua di dunia, setelah Burj Khalifa di Dubai yang memiliki tinggi 828 meter. Skala bangunan itu menjadi latar penting bagi kehadiran pusat belanja di dalam kompleksnya.
Nama resmi kompleks tersebut berubah menjadi Menara Merdeka Maybank pada Juli, setelah Maybank memindahkan kantor pusatnya ke menara itu. Sebelumnya, gedung ini dikenal sebagai Merdeka 118. Perubahan nama tersebut turut menandai perkembangan penggunaan kompleks, yang kini mencakup kegiatan perkantoran dan ritel.
Bagi wisatawan, Mall 118 menambah pilihan kunjungan di Kuala Lumpur dengan memadukan belanja, instalasi interior, dan arsitektur berskala besar. Namun, akses ke beberapa atraksi menara masih menunggu pengumuman. Untuk saat ini, daya tarik yang sudah tersedia mencakup 158 toko, Raincloud, area The Atmosphere, serta dekorasi khas di lantai tiga.





