Selasa, 20 Oktober 2026Berita Seputar Informasi Terkini
Jaya Purnama
Berita Seputar Informasi Terkini

BYD Denza B8 Viral Melaju dengan Tiga Roda, Suspensi Hidrolik Jadi Sorotan

Oleh Jaya Purnama · 19/10/2026 · 7:56 pm
BYD Denza B8 Viral Melaju dengan Tiga Roda, Suspensi Hidrolik Jadi Sorotan
Daftar Isi 5 bagian

JayaPurnama.com – Lianyungang, Tiongkok, BYD Denza B8 menjadi sorotan setelah sebuah video di media sosial memperlihatkan SUV tersebut melaju dengan tiga roda di jalan umum. Rekaman itu menunjukkan roda depan kiri terangkat dari permukaan jalan dengan bantuan perangkat penjepit logam berwarna kuning dan merah.

Dalam video tersebut, kendaraan tetap bergerak di jalan dua jalur kawasan komersial Kota Jinshan, Lianyungang. Sejumlah kendaraan lain dan pejalan kaki tampak berada di sekitar SUV tersebut.

Peristiwa ini menarik perhatian karena mengingatkan publik pada demonstrasi teknologi suspensi hidrolik DiSus-P Ultra milik BYD pada Mei 2026. Namun, hingga kini belum ada informasi terverifikasi yang memastikan apakah kendaraan dalam rekaman terbaru itu menjalani pengujian resmi atau demonstrasi khusus.

BYD Fang Cheng Bao Bao 8 merupakan nama kendaraan tersebut di pasar Tiongkok. Sementara itu, sejumlah pasar internasional mengenalnya dengan nama Denza B8. Kemampuan mengangkat roda secara individual menjadi salah satu aspek teknologi suspensi yang membuat SUV ini menarik perhatian.

BYD Denza B8 Viral karena Melaju dengan Tiga Roda

Rekaman yang beredar memperlihatkan bagian roda depan kiri terangkat ketika kendaraan melaju. Perangkat penjepit logam dengan warna kuning dan merah tampak berada di area roda tersebut.

Selain itu, kendaraan bergerak di tengah lingkungan perkotaan yang memiliki lalu lintas aktif. Mobil yang terparkir, kendaraan lain, serta pejalan kaki terlihat di sekitar lokasi. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai tujuan pengoperasian SUV itu di jalan umum.

Meski video tersebut mengingatkan pada demonstrasi teknologi BYD, kemiripan visual saja belum cukup untuk memastikan hubungan antara kedua peristiwa tersebut. Belum ada keterangan terverifikasi yang menjelaskan prosedur pengujian, kecepatan kendaraan, ataupun pihak yang mengoperasikannya.

Karena itu, publik perlu membedakan fakta yang terlihat dalam rekaman dari dugaan mengenai tujuan pengujian. Video tersebut menunjukkan roda yang terangkat, tetapi tidak memberikan bukti lengkap mengenai kondisi teknis kendaraan atau tingkat keselamatannya.

Suspensi DiSus-P Ultra Mampu Mengangkat Roda

DiSus-P Ultra merupakan sistem kontrol bodi hidrolik yang dikembangkan BYD. Teknologi ini memungkinkan sistem mengatur suspensi secara individual untuk menyesuaikan posisi bodi dan roda dalam kondisi tertentu.

Pada demonstrasi Mei 2026, BYD memperlihatkan Fang Cheng Bao Bao 8 Flash Charge Edition bergerak menggunakan tiga roda. Satu roda lainnya terangkat dari permukaan jalan ketika sistem suspensi menjalankan fungsi tersebut.

Kemampuan ini menunjukkan bagaimana kontrol suspensi dapat melampaui fungsi konvensional yang hanya menjaga kenyamanan dan kestabilan kendaraan. Sistem tersebut juga membuka kemungkinan untuk melakukan manuver teknis tertentu dalam kondisi yang sesuai.

Selain mengangkat roda, teknologi ini dilaporkan mendukung penggantian roda tanpa dongkrak konvensional. Meski begitu, kemampuan tersebut tidak berarti pengemudi dapat melakukan prosedur penggantian roda secara sembarangan. Pengguna tetap perlu mengikuti petunjuk keselamatan dan ketentuan operasional dari produsen.

Rentang Penyesuaian Suspensi Mencapai 200 mm

Spesifikasi yang dilaporkan menyebutkan bahwa DiSus-P Ultra memiliki rentang penyesuaian suspensi hingga 200 mm. Sistem tersebut juga diklaim mampu mengangkat satu roda secara individual hingga 300 mm.

Selain rentang gerak tersebut, kapasitas angkat maksimum sistem mencapai 9 ton metrik menurut spesifikasi yang dilaporkan. Angka ini menggambarkan kemampuan teknis sistem suspensi, bukan hasil pengukuran langsung terhadap SUV dalam video yang viral.

Perbedaan tersebut penting karena kondisi kendaraan, konfigurasi suspensi, dan prosedur pengujian dapat memengaruhi hasil pengamatan. Tanpa data teknis dari rekaman terbaru, publik belum dapat memastikan apakah kendaraan itu menggunakan konfigurasi yang sama dengan unit demonstrasi BYD sebelumnya.

Di sisi lain, kemampuan mengatur setiap roda secara individual dapat memberikan fleksibilitas dalam pengujian kendaraan. Namun, manfaat praktisnya bergantung pada rancangan sistem, kondisi permukaan jalan, serta batas pengoperasian yang ditetapkan produsen.

BYD Membatasi Kecepatan saat Demonstrasi Tiga Roda

Dalam demonstrasi pada Mei 2026, BYD menetapkan batas kecepatan 15 km/jam ketika kendaraan beroperasi dengan tiga roda. Batas tersebut menjadi bagian penting dalam memahami konteks penggunaan teknologi suspensi ini.

Sementara itu, kecepatan SUV dalam video terbaru belum dapat dipastikan secara independen. Rekaman yang beredar juga belum menjelaskan apakah pengemudi mengikuti prosedur pengujian tertentu atau menggunakan konfigurasi yang sama dengan demonstrasi sebelumnya.

Karena itu, angka 15 km/jam dari demonstrasi Mei 2026 tidak dapat langsung dianggap sebagai kecepatan kendaraan dalam video viral. Kedua peristiwa tersebut memerlukan verifikasi terpisah sebelum publik dapat menarik kesimpulan yang lebih jauh.

Pengujian teknologi kendaraan umumnya memerlukan pengendalian kondisi dan prosedur keselamatan. Dengan demikian, kemampuan teknis yang berhasil diperagakan dalam situasi terkendali tidak otomatis menjamin keamanan penggunaan dalam lalu lintas sehari-hari.

Pengoperasian di Jalan Umum Memunculkan Pertanyaan Keselamatan

Video tersebut memperlihatkan SUV bergerak di dekat pengguna jalan lain, mobil yang terparkir, dan pejalan kaki. Situasi ini membuat aspek keselamatan menjadi perhatian selain kemampuan teknis suspensi.

Pengoperasian kendaraan dengan satu roda terangkat memiliki kondisi berbeda dari berkendara menggunakan empat roda secara normal. Stabilitas, pengendalian, respons kemudi, serta perilaku kendaraan saat menghadapi perubahan permukaan jalan menjadi faktor yang perlu diperhatikan.

Selain itu, keberadaan pengguna jalan lain dapat meningkatkan risiko apabila pengujian tidak memiliki pengamanan yang memadai. Area tertutup dengan pengawasan teknis memungkinkan penguji mengendalikan lingkungan secara lebih baik dibandingkan jalan umum yang memiliki lalu lintas aktif.

Hingga informasi terverifikasi tersedia, belum ada dasar yang cukup untuk menyimpulkan tujuan kendaraan tersebut melaju dengan tiga roda. Publik juga belum dapat memastikan apakah kegiatan itu merupakan demonstrasi teknologi, pengujian teknis, atau aktivitas lain.

Pada akhirnya, video BYD Denza B8 ini kembali menyoroti perkembangan teknologi suspensi kendaraan modern. DiSus-P Ultra memperlihatkan kemampuan pengaturan roda secara individual, tetapi penerapannya tetap harus mempertimbangkan batas operasional dan keselamatan pengguna jalan.

Tag: ·
Jaya Purnama

Curhat Tentang Pengalaman Hidup :)

Kode Referral Bank Aladin | 4890HZ | Oktober 2026 dan Dapat Bonus Rp50 Ribu

Kode Referral Bank Aladin | 4890HZ | Oktober 2026 dan Dapat Bonus Rp50 Ribu

Kunjungi Artikel