Selasa, 27 Oktober 2026Berbagi Informasi, Membuka Wawasan
JayaPurnama.com
Berbagi Informasi, Membuka Wawasan

Mahakarya Etam Festival Dorong UMKM Kaltim Naik Kelas

Oleh Jaya Purnama · 27/10/2026 · 9:09 pm
Dukung
Daftar Isi 5 bagian

JayaPurnama.com – Samarinda, Kalimantan Timur, Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Timur akan menggelar Mahakarya Etam Festival pada 6–8 November 2026 di Atrium Big Mall Samarinda. Festival ini menjadi bagian dari upaya memperkuat transformasi ekonomi daerah melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pemanfaatan teknologi digital, serta perluasan akses pasar.

Deputi Kepala Perwakilan BI Kaltim, Bayuadi Hardiyanto, mengatakan festival tersebut akan menghadirkan pameran produk UMKM binaan, berbagai perlombaan, gelar wicara, dan hiburan musik. Fiersa Besari dan Ada Band juga akan meramaikan agenda tersebut.

Melalui kegiatan ini, BI ingin mendorong pelaku usaha lokal agar mampu mengembangkan bisnis dan menjangkau konsumen yang lebih luas. Selain itu, festival tersebut membuka ruang bagi masyarakat untuk mengenal produk unggulan daerah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di Kalimantan Timur.

Mahakarya Etam Festival Perkuat UMKM Kaltim

Bayuadi menyampaikan rencana penyelenggaraan festival tersebut dalam Rapat Persiapan Kegiatan bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan sejumlah pemangku kepentingan di Samarinda pada Selasa, 27 Oktober 2026.

Menurutnya, Kalimantan Timur memiliki potensi ekonomi yang luas. Daerah ini tidak hanya mengandalkan sumber daya alam, tetapi juga memiliki kekayaan budaya, kreativitas, serta talenta masyarakat yang dapat mendukung pertumbuhan sektor usaha lainnya.

Karena itu, pengembangan UMKM menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah. Pelaku usaha membutuhkan peningkatan kapasitas, inovasi produk, dan akses pasar agar dapat berkembang secara berkelanjutan.

Mahakarya Etam Festival menghadirkan kesempatan bagi UMKM binaan untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat. Selain memperluas promosi, kegiatan tersebut dapat mempertemukan pelaku usaha dengan calon konsumen serta membuka peluang kerja sama bisnis.

BI Kaltim Dorong Digitalisasi dan Pasar Ekspor

Selain mengadakan festival, BI Kaltim menjalankan sejumlah program untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM. Program tersebut meliputi Kaltimpreneurs, Digital Kaltimpreneurs, dan Export Kaltimpreneurs.

Melalui Kaltimpreneurs, BI mendukung pengembangan kapasitas usaha agar pelaku UMKM mampu memperkuat pengelolaan bisnis. Sementara itu, Digital Kaltimpreneurs mendorong pelaku usaha memanfaatkan platform digital untuk mendukung pemasaran dan memperluas jangkauan konsumen.

Di sisi lain, Export Kaltimpreneurs membantu pelaku usaha mengembangkan potensi produknya untuk memasuki pasar internasional. Langkah ini penting karena pasar ekspor dapat membuka peluang pertumbuhan baru bagi produk lokal yang memenuhi kebutuhan dan standar konsumen luar negeri.

Namun, perluasan pasar membutuhkan kesiapan yang matang. Pelaku UMKM perlu menjaga kualitas produk, memperkuat identitas merek, meningkatkan kapasitas produksi, serta memahami persyaratan distribusi dan perdagangan. Dengan demikian, peluang promosi dapat berkembang menjadi kegiatan usaha yang berkelanjutan.

Mahakarya Etam Festival diharapkan dapat mendukung upaya tersebut melalui promosi langsung dan penguatan ekosistem usaha. Masyarakat juga berperan penting dengan mengenal, mencoba, dan membeli produk lokal sesuai kebutuhan mereka.

Pemprov Kaltim Siapkan Dukungan Publikasi

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur turut mendukung persiapan festival. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim, Ririn Sari Dewi, menyatakan kesiapannya untuk membantu publikasi kegiatan tersebut.

Selain mendukung penyebaran informasi, Diskominfo Kaltim akan mengoordinasikan jadwal kehadiran pimpinan daerah. Koordinasi ini menjadi bagian dari persiapan agar pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai rencana.

Sementara itu, unsur kepolisian dan panitia terus berkoordinasi untuk mematangkan kesiapan operasional. Mereka juga menyiapkan langkah pengamanan demi menjaga stabilitas dan keamanan selama festival berlangsung.

Koordinasi lintas instansi tersebut menjadi aspek penting dalam penyelenggaraan acara yang melibatkan pelaku usaha, pengunjung, dan berbagai pihak terkait. Selain kelancaran kegiatan, penyelenggara perlu memperhatikan kenyamanan serta kebutuhan masyarakat yang hadir.

Panitia Siapkan Posko Kesehatan untuk Pengunjung

Panitia juga menyiapkan posko kesehatan melalui kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Dinas Kesehatan. Fasilitas ini menjadi langkah antisipasi untuk membantu menangani kebutuhan kesehatan pengunjung selama acara berlangsung.

Persiapan tersebut turut mempertimbangkan situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi lingkungan akibat karhutla dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama ketika asap memengaruhi kualitas udara.

Karena itu, keberadaan posko kesehatan menjadi bagian dari upaya penyelenggara dalam mendukung keselamatan pengunjung. Masyarakat tetap perlu memperhatikan kondisi tubuh dan mengikuti arahan petugas apabila mengalami keluhan kesehatan selama kegiatan.

Di samping aspek kesehatan dan keamanan, kesiapan teknis juga menentukan kelancaran festival. Koordinasi antara BI, pemerintah daerah, kepolisian, tenaga kesehatan, dan panitia membantu setiap pihak menjalankan perannya sesuai kebutuhan acara.

Festival Diharapkan Perluas Peluang Ekonomi Lokal

Mahakarya Etam Festival diharapkan memperkuat ekosistem UMKM dan ekonomi kreatif di Kalimantan Timur. Melalui promosi produk, pengembangan kemampuan usaha, serta pemanfaatan teknologi, pelaku UMKM memiliki peluang untuk meningkatkan daya saing.

Meski begitu, dampak jangka panjang festival bergantung pada tindak lanjut setelah acara berakhir. Pelaku usaha perlu memanfaatkan peluang promosi untuk membangun hubungan dengan pelanggan, memperbaiki produk, dan menjaga kualitas layanan.

Selain itu, akses pasar yang lebih luas perlu berjalan seiring dengan penguatan kapasitas produksi dan pengelolaan keuangan usaha. Pendampingan yang konsisten dapat membantu UMKM mengubah peluang menjadi pertumbuhan bisnis yang lebih stabil.

Bagi masyarakat, festival ini menjadi kesempatan untuk mengenal keragaman produk lokal dan mendukung usaha daerah. Sementara itu, bagi pelaku UMKM, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan inovasi, menguji respons pasar, dan menjajaki peluang kolaborasi.

Pada akhirnya, Mahakarya Etam Festival bukan sekadar agenda pameran dan hiburan. Kegiatan pada 6–8 November 2026 tersebut diharapkan ikut mendorong UMKM Kalimantan Timur berkembang, memanfaatkan teknologi digital, serta memperluas jangkauan produk ke pasar nasional maupun internasional.

Tag: ·

Chief Idea Officer • Powered by AI — Turning Ideas into Digital Products, Content & Businesses.