Selasa, 27 Oktober 2026Berbagi Informasi, Membuka Wawasan
JayaPurnama.com
Berbagi Informasi, Membuka Wawasan

MBSS Kantongi Kontrak Batu Bara 30 Juta Ton, Nilainya Rp1,2 Triliun per Tahun

Oleh Jaya Purnama · 27/10/2026 · 2:51 am
Dukung
Daftar Isi 6 bagian

JayaPurnama.com – Jakarta, PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) menandatangani kontrak jasa pengangkutan batu bara selama lima tahun dengan PT Global Energi Lestari (GEL Group). Kerja sama ini mencakup potensi volume pengangkutan 30 juta metrik ton sepanjang masa kontrak dan berpeluang menghasilkan pendapatan rata-rata sekitar Rp1,2 triliun per tahun bagi MBSS.

Kedua perusahaan menandatangani perjanjian tersebut di Jakarta pada Senin (26/10/2026). Direktur Utama MBSS Sugeng Pangraksa dan Direktur GEL Group Johnson Hartawan mewakili masing-masing perusahaan dalam penandatanganan yang turut disaksikan jajaran direksi serta manajemen kedua pihak.

Melalui kontrak ini, MBSS akan menangani pengangkutan sekitar 500.000 metrik ton batu bara setiap bulan atau setara dengan 6 juta ton per tahun. Layanan tersebut akan mendukung kebutuhan pasar domestik dan ekspor, dengan wilayah muat antara lain Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.

Kerja sama jangka panjang ini juga menjadi bagian dari strategi MBSS untuk memperbesar bisnis logistik maritim. Perusahaan berencana meningkatkan kapasitas armada secara signifikan mulai 2027 melalui program ekspansi bertahap dan terukur.

Kontrak MBSS dan GEL Group Capai 30 Juta Ton

Volume pengangkutan menjadi salah satu aspek utama dalam perjanjian kedua perusahaan. Dengan target 500.000 metrik ton setiap bulan, kontrak lima tahun tersebut berpotensi mencakup total 30 juta metrik ton batu bara.

Angka itu setara dengan kapasitas tahunan sebesar 6 juta ton. Namun, potensi pendapatan MBSS tetap bergantung pada pelaksanaan jasa, volume pengiriman aktual, dan ketentuan komersial yang berlaku dalam kontrak.

Berdasarkan nilai yang disampaikan perusahaan, kerja sama tersebut berpotensi memberikan pendapatan rata-rata sekitar Rp1,2 triliun per tahun bagi MBSS. Nilai ini menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung perencanaan operasional dan pengembangan bisnis jangka panjang.

Selain itu, kepastian kebutuhan angkutan dalam periode panjang membantu perusahaan menyusun rencana penggunaan kapal secara lebih terarah. MBSS dapat menyesuaikan alokasi armada dengan kebutuhan pengiriman GEL Group sekaligus mengoptimalkan kapasitas operasional yang sudah tersedia.

Wilayah muat yang mencakup Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan juga menunjukkan kebutuhan layanan pengangkutan dari sejumlah kawasan produksi batu bara di Sumatera. Adapun tujuan pengiriman akan menyesuaikan kebutuhan operasional GEL Group, termasuk untuk memenuhi permintaan pelanggan domestik dan ekspor.

Ekspansi Armada MBSS Mulai Disiapkan untuk 2027

Direktur Utama MBSS Sugeng Pangraksa menjelaskan bahwa kontrak jangka panjang dengan GEL Group mendukung rencana pengembangan kapasitas perusahaan. Menurutnya, kepastian volume angkutan membantu MBSS mempersiapkan ekspansi armada secara terukur.

MBSS menargetkan penambahan kapasitas kapal secara signifikan pada 2027. Perusahaan akan menjalankan program tersebut secara bertahap, terencana, dan menyesuaikan kebutuhan bisnis.

Dengan adanya kontrak lima tahun, MBSS memiliki dasar permintaan jasa yang dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan kebutuhan armada. Strategi ini juga membuka peluang bagi perusahaan untuk meningkatkan utilisasi kapal yang sudah beroperasi sebelum menambah kapasitas baru.

Sugeng menilai kepercayaan GEL Group mencerminkan kesiapan MBSS dalam menangani pengangkutan batu bara berskala besar. Perusahaan berkomitmen menjaga ketepatan waktu, keselamatan, dan efisiensi selama proses pengiriman berlangsung.

“Kepercayaan GEL Group melalui kontrak lima tahun ini menjadi bukti kesiapan MBSS dalam melayani pengangkutan batu bara berskala besar secara andal. Kontrak ini memberi kami basis volume yang kuat untuk melangkah ke tahap ekspansi berikutnya, dan kami berkomitmen menjaga ketepatan waktu, keselamatan, serta efisiensi di setiap pengiriman,” ujar Sugeng, dikutip dari keterangan tertulis pada Senin (26/10/2026).

Meski demikian, ekspansi armada tetap memerlukan perencanaan investasi, kesiapan operasional, dan pengelolaan biaya yang cermat. Karena itu, kontrak jangka panjang dapat membantu MBSS menyelaraskan kebutuhan investasi dengan potensi permintaan jasa angkutan.

MBSS Andalkan Tongkang dan Layanan Transshipment

MBSS telah beroperasi sejak 1994 dan memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade dalam bisnis angkutan laut batu bara. Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal perusahaan untuk menangani kebutuhan pengiriman dalam skala besar.

Untuk memenuhi kontrak dengan GEL Group, MBSS akan mengerahkan kapal tunda dan tongkang atau tug and barge. Perusahaan juga akan menyesuaikan penggunaan kapal kelas Handymax hingga Supramax dengan karakteristik rute dan kebutuhan pengiriman.

Selain armada pengangkut, MBSS menyediakan layanan transshipment dengan bantuan floating crane. Fasilitas ini memungkinkan operator memindahkan batu bara dari tongkang ke kapal berukuran lebih besar di lepas pantai.

Rangkaian layanan tersebut menghubungkan proses pengangkutan dari pelabuhan muat hingga pemindahan muatan ke kapal induk. Dengan demikian, MBSS dapat menawarkan alur logistik laut yang terintegrasi sesuai kebutuhan operasional pelanggan.

Integrasi layanan juga berperan penting dalam mengatur perpindahan muatan antarkapal. Perencanaan yang tepat membantu perusahaan mengelola jadwal pengiriman, penggunaan armada, serta proses bongkar muat secara lebih efisien.

Namun, kinerja operasional tetap bergantung pada kondisi pelayaran, kesiapan fasilitas, cuaca, dan jadwal kapal. Oleh sebab itu, koordinasi antara MBSS dan GEL Group menjadi bagian penting untuk menjaga kelancaran pengiriman sepanjang masa kontrak.

GEL Group Perkuat Distribusi Batu Bara Domestik dan Ekspor

GEL Group merupakan perusahaan nasional yang bergerak dalam perdagangan batu bara. Perusahaan ini berdiri pada 2013 dan melayani kebutuhan pelanggan di pasar domestik maupun ekspor.

Direktur GEL Group Johnson Hartawan menyatakan bahwa pengiriman batu bara dalam skala besar membutuhkan mitra transportasi yang memiliki pengalaman dan kapasitas memadai. Menurutnya, kemampuan MBSS dalam transportasi laut dan transshipment menjadi salah satu pertimbangan dalam membangun kemitraan tersebut.

“Pengalaman MBSS di bidang transportasi laut dan transshipment, didukung kapasitas armada serta layanan yang terintegrasi, menjadi salah satu pertimbangan kami dalam membangun kerja sama berskala besar dan jangka panjang ini. Bersama MBSS, kami yakin pasokan batu bara GEL Group ke pelanggan domestik maupun ekspor dapat berjalan lebih lancar, tepat waktu, dan sesuai spesifikasi,” kata Johnson.

Kerja sama ini diharapkan membantu GEL Group mengelola distribusi batu bara secara lebih konsisten. Selain itu, dukungan transportasi yang memadai dapat membantu perusahaan menyesuaikan jadwal pengiriman dengan kebutuhan pelanggan di berbagai tujuan.

Bagi kedua perusahaan, kontrak jangka panjang juga menciptakan ruang untuk memperkuat koordinasi operasional. MBSS menyediakan layanan angkutan dan transshipment, sedangkan GEL Group dapat merencanakan kebutuhan pengiriman berdasarkan permintaan pasar.

Kontrak Batu Bara dan Kaitannya dengan Pasokan Energi

Kerja sama MBSS dan GEL Group turut berkaitan dengan distribusi batu bara untuk pasar domestik. Sebagian volume pengangkutan akan memenuhi kebutuhan dalam negeri, sementara sebagian lainnya menyasar pasar ekspor.

Dalam keterangan perusahaan, potensi volume angkutan 6 juta ton per tahun setara dengan sekitar 3,9% dari alokasi batu bara untuk pembangkit listrik PLN pada 2026. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan alokasi tersebut sebesar 154 juta ton.

Perbandingan itu memberikan gambaran mengenai skala potensi pengangkutan dalam kontrak tersebut. Meski begitu, angka 6 juta ton merupakan volume angkutan yang mencakup kebutuhan domestik dan ekspor, sehingga tidak seluruhnya dapat dianggap sebagai pasokan khusus bagi pembangkit listrik PLN.

Kelancaran transportasi laut menjadi salah satu faktor penting dalam rantai pasok batu bara. Ketersediaan kapal, ketepatan jadwal, dan kemampuan memindahkan muatan ke kapal berukuran besar dapat memengaruhi kelancaran distribusi dari wilayah produksi menuju pelanggan.

Di sisi lain, pasar ekspor menuntut perusahaan menjaga konsistensi pengiriman sesuai kebutuhan pembeli. Karena itu, layanan logistik yang terintegrasi berpotensi membantu GEL Group mengelola distribusi ke berbagai tujuan dengan lebih terencana.

Prospek Bisnis MBSS Setelah Kontrak Jangka Panjang

Kontrak lima tahun dengan GEL Group memberi MBSS peluang memperkuat basis bisnis angkutan batu bara. Potensi pendapatan rata-rata Rp1,2 triliun per tahun dapat mendukung perencanaan perusahaan, meskipun realisasi pendapatan akan mengikuti pelaksanaan kontrak dan volume aktual.

Selain potensi pendapatan, kepastian permintaan jasa dapat membantu MBSS merancang kebutuhan armada untuk periode mendatang. Langkah ini relevan dengan rencana ekspansi pada 2027 yang membutuhkan perhitungan kapasitas dan efisiensi operasional.

Namun, investor tetap perlu memperhatikan sejumlah faktor saat menilai prospek bisnis perusahaan. Faktor tersebut mencakup realisasi volume pengangkutan, biaya operasional kapal, kebutuhan belanja modal, serta perkembangan permintaan batu bara di pasar domestik dan internasional.

Perusahaan juga perlu menjaga standar keselamatan dan ketepatan waktu untuk mempertahankan kepercayaan pelanggan. Kinerja layanan yang konsisten dapat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan hubungan komersial selama masa kontrak.

Pada akhirnya, kemitraan MBSS dan GEL Group menjadi langkah strategis untuk memperkuat kegiatan pengangkutan batu bara sekaligus mendukung rencana pengembangan armada. Keberhasilan kerja sama ini akan bergantung pada kemampuan kedua perusahaan merealisasikan volume pengiriman, menjaga efisiensi, dan memenuhi kebutuhan pelanggan domestik maupun ekspor.

Tag: ·

Chief Idea Officer • Powered by AI — Turning Ideas into Digital Products, Content & Businesses.