Rabu, 21 Oktober 2026Berbagi Informasi, Membuka Wawasan
Jaya Purnama
Berbagi Informasi, Membuka Wawasan

BPJN Lampung Perbaiki 13 Ruas Jalan di Bandar Lampung dengan Slurry Seal

Oleh Jaya Purnama · 21/10/2026 · 11:05 am
BPJN Lampung Perbaiki 13 Ruas Jalan di Bandar Lampung dengan Slurry Seal
♥ Dukungan
Daftar Isi 12 bagian

JayaPurnama.com – Bandar Lampung, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung menangani perbaikan 13 ruas jalan di Bandar Lampung menggunakan metode slurry seal atau bubur aspal. Langkah ini bertujuan mencegah kerusakan permukaan jalan semakin parah sekaligus mempertahankan kondisi jalan agar tetap layak digunakan.

Salah satu ruas yang masuk dalam program penanganan tersebut ialah Jalan Teuku Umar, yang menghubungkan kawasan Simpang Tanjung Karang dengan Tanjung Karang. BPJN Lampung menargetkan penanganan di ruas tersebut mencapai sekitar 2,5 hingga 3 kilometer.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.5 BPJN Lampung, Fiddin Ichwanul Alhaz, menjelaskan bahwa slurry seal termasuk metode pemeliharaan preventif. Artinya, petugas memperbaiki kondisi permukaan jalan sebelum kerusakan berkembang menjadi lebih serius. Selain menjaga kualitas jalan, metode ini memungkinkan petugas menangani bagian yang membutuhkan perbaikan tanpa harus melapisi seluruh ruas sekaligus.

BPJN Lampung Gunakan Slurry Seal untuk 13 Ruas Jalan

BPJN Lampung menerapkan slurry seal pada 13 ruas jalan di wilayah Bandar Lampung. Metode ini menyasar permukaan jalan yang mulai mengalami keausan, terutama ketika agregat atau material batuan mulai terlihat pada lapisan atas.

Menurut Fiddin, penanganan preventif membantu mempertahankan kondisi permukaan jalan sebelum kerusakan bertambah parah. Karena itu, petugas tidak selalu perlu menunggu munculnya kerusakan berat untuk melakukan pemeliharaan.

Selain itu, slurry seal menawarkan pendekatan pemeliharaan yang berbeda dari pelapisan aspal konvensional. Metode ini menggunakan lapisan tipis berbahan aspal emulsi dan agregat halus untuk memperbaiki kondisi permukaan jalan.

Fiddin menjelaskan bahwa metode tersebut lebih berfokus pada pemeliharaan permukaan. Dengan demikian, slurry seal tidak menggantikan penanganan struktural ketika jalan mengalami kerusakan berat yang membutuhkan perbaikan lebih mendalam.

Jalan Teuku Umar Menjadi Salah Satu Lokasi Perbaikan

Jalan Teuku Umar menjadi salah satu lokasi yang tengah mendapatkan penanganan dari BPJN Lampung. Ruas ini dikenal sebagai jalur yang menghubungkan kawasan Simpang Tanjung Karang dengan Tanjung Karang di Bandar Lampung.

Pada ruas tersebut, BPJN Lampung menargetkan penanganan sepanjang kurang lebih 2,5 hingga 3 kilometer. Namun, petugas mengerjakan perbaikan secara bertahap sesuai kondisi permukaan jalan yang membutuhkan penanganan.

Pendekatan tersebut membuat petugas dapat memprioritaskan bagian jalan yang mulai mengalami keausan. Sebaliknya, bagian yang belum membutuhkan penanganan tidak harus langsung menerima lapisan baru dalam waktu bersamaan.

Fokus pada kondisi permukaan menjadi bagian penting dari pemeliharaan preventif. Sebab, keausan yang tidak segera mendapat penanganan berpotensi berkembang menjadi kerusakan yang lebih berat dan membutuhkan pekerjaan tambahan.

Pekerjaan Ditargetkan Rampung Awal Desember 2026

Fiddin menargetkan pekerjaan slurry seal di Jalan Teuku Umar selesai paling lambat pada awal Desember 2026. Target tersebut mempertimbangkan kebutuhan teknis pengerjaan sekaligus kondisi lalu lintas di kawasan perkotaan.

Menurutnya, pekerjaan jalan di wilayah perkotaan membutuhkan pengaturan lalu lintas yang baik. Petugas perlu mengatur tahapan pekerjaan agar kegiatan pemeliharaan tidak terlalu mengganggu mobilitas masyarakat.

Selain itu, pengerjaan secara bertahap membantu petugas menyesuaikan kegiatan lapangan dengan kondisi ruas yang sedang ditangani. Pengaturan tersebut menjadi penting karena jalan perkotaan tetap mendukung aktivitas harian masyarakat dan kendaraan yang melintas.

Meski demikian, target awal Desember 2026 merupakan sasaran penyelesaian yang disampaikan Fiddin. Informasi tersebut belum memastikan bahwa seluruh pekerjaan pasti selesai pada tanggal tertentu.

Mengenal Fungsi Slurry Seal dalam Pemeliharaan Jalan

Slurry seal merupakan metode pemeliharaan jalan yang menggunakan campuran aspal emulsi dan agregat halus. Petugas mengaplikasikan campuran tersebut sebagai lapisan tipis pada permukaan jalan yang mulai mengalami penurunan kondisi.

Metode ini bertujuan memperbaiki karakteristik permukaan sekaligus membantu memperlambat perkembangan kerusakan. Namun, penerapannya perlu menyesuaikan kondisi jalan agar metode pemeliharaan sesuai dengan kebutuhan lapangan.

Berikut beberapa hal penting mengenai penggunaan slurry seal dalam pemeliharaan jalan:

  • Bersifat preventif: Petugas menangani permukaan jalan sebelum kerusakan berkembang lebih parah.
  • Menggunakan lapisan tipis: Campuran aspal emulsi dan agregat halus membentuk lapisan baru pada permukaan jalan.
  • Menyesuaikan kondisi jalan: Petugas menentukan bagian yang memerlukan penanganan berdasarkan kondisi permukaannya.
  • Berbeda dari perbaikan struktural: Slurry seal berfokus pada permukaan dan bukan pengganti perbaikan untuk kerusakan struktural berat.

Oleh karena itu, pemilihan metode pemeliharaan perlu mempertimbangkan tingkat kerusakan dan kebutuhan teknis setiap ruas jalan. Slurry seal dapat mendukung upaya menjaga kondisi permukaan, sedangkan kerusakan yang lebih berat mungkin memerlukan penanganan berbeda.

Pemeliharaan Jalan Penting bagi Mobilitas Masyarakat

Perbaikan 13 ruas jalan tersebut menjadi bagian dari upaya BPJN Lampung mempertahankan kondisi infrastruktur jalan di Bandar Lampung. Pemeliharaan preventif memungkinkan petugas menangani penurunan kualitas permukaan sebelum kondisinya semakin buruk.

Di sisi lain, pelaksanaan pekerjaan di kawasan perkotaan memerlukan koordinasi agar aktivitas masyarakat tetap berjalan. Pengaturan lalu lintas dan tahapan pengerjaan menjadi faktor penting selama petugas menangani ruas yang membutuhkan perbaikan.

Dengan target penyelesaian paling lambat awal Desember 2026 untuk Jalan Teuku Umar, perhatian selanjutnya tertuju pada pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Masyarakat dapat mengikuti perkembangan penanganan jalan melalui informasi resmi dari instansi terkait.

Pada akhirnya, pemeliharaan jalan tidak hanya berkaitan dengan perbaikan permukaan yang mulai aus. Langkah ini juga membantu menjaga fungsi infrastruktur agar tetap mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di Bandar Lampung.

FAQ Perbaikan Jalan dengan Slurry Seal

Berapa ruas jalan yang ditangani BPJN Lampung?

BPJN Lampung menangani 13 ruas jalan di Bandar Lampung menggunakan metode slurry seal atau bubur aspal.

Apa tujuan penggunaan slurry seal?

Metode ini bertujuan memperbaiki kondisi permukaan jalan yang mulai aus dan mencegah kerusakan berkembang menjadi lebih parah.

Di mana lokasi perbaikan yang disebutkan BPJN Lampung?

Salah satu lokasinya ialah Jalan Teuku Umar, yang dikenal sebagai ruas Simpang Tanjung Karang–Tanjung Karang di Bandar Lampung.

Berapa panjang penanganan di Jalan Teuku Umar?

BPJN Lampung menargetkan penanganan sepanjang kurang lebih 2,5 hingga 3 kilometer.

Kapan pekerjaan di Jalan Teuku Umar ditargetkan selesai?

Fiddin Ichwanul Alhaz menargetkan pekerjaan tersebut selesai paling lambat pada awal Desember 2026.

Apakah slurry seal bisa menggantikan semua jenis perbaikan jalan?

Tidak. Slurry seal berfokus pada pemeliharaan permukaan. Kerusakan struktural yang lebih berat dapat membutuhkan metode penanganan lain sesuai kondisi jalan.

Tag: ·
Jaya Purnama

Spesialis Informasi | Konten Digital

Cara Daftar Bank Jago Online dan Kode Referral JAY28C56

Cara Daftar Bank Jago Online dan Kode Referral JAY28C56

Kunjungi Artikel