Daftar Isi 4 bagian
JayaPurnama.com – Sepang, Malaysia, Pebalap muda Indonesia Veda Ega Pratama berhasil meraih podium kedua pada balapan Moto3 Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang, Minggu (1/11/2026). Veda menyelesaikan perlombaan dengan selisih 3,734 detik dari pemenang balapan, Maximo Quiles.
Hasil tersebut menjadi pencapaian positif bagi Veda setelah melewati persaingan sengit sepanjang 15 lap. Pebalap Honda Team Asia itu harus menghadapi tekanan dari sejumlah rival, termasuk Alvaro Carpe dan Hakim Danish.
Sementara itu, Quiles yang memperkuat CFMOTO Gaviota Aspar Team berhasil mengamankan kemenangan. Alvaro Carpe menempati posisi ketiga, sedangkan Hakim Danish harus puas finis di urutan keempat.
Balapan berlangsung menarik sejak lampu start padam. Sejumlah insiden dan aksi saling menyalip mewarnai persaingan, terutama dalam perebutan posisi podium. Namun, Veda mampu menjaga kecepatannya hingga menyelesaikan perlombaan di posisi kedua.
Veda Pratama Langsung Bangkit Sejak Start
Moto3 Malaysia 2026 langsung menghadirkan persaingan ketat sejak putaran pertama. Bahkan, insiden sudah terjadi di tikungan kedua ketika Jesus Rios mengalami kecelakaan dan gagal melanjutkan persaingan.
Di barisan depan, David Almansa memimpin jalannya perlombaan. Ia mendapat tekanan dari Maximo Quiles dan Alvaro Carpe. Sementara itu, Hakim Danish mengawali persaingan dari posisi keempat.
Veda juga memperlihatkan perkembangan positif setelah memulai balapan dari barisan depan. Pebalap Indonesia tersebut secara bertahap memperbaiki posisinya dan berhasil menembus enam besar pada awal perlombaan.
Memasuki lap kedua, Veda naik ke posisi kelima. Jaraknya dengan Danish yang berada tepat di depan hanya sekitar 0,7 detik. Kondisi tersebut membuka peluang bagi Veda untuk kembali memperbaiki posisi.
Namun, persaingan di kelompok depan tidak berjalan mudah. Quiles sempat bersenggolan dengan Carpe pada lap kedua. Meski begitu, kedua pebalap tersebut tetap melanjutkan perlombaan.
Drama kembali muncul pada lap ketiga. Matteo Bertelle mengalami kecelakaan sehingga harus mengakhiri balapannya lebih awal. Insiden tersebut membuat persaingan semakin menarik bagi para pebalap yang masih bertahan.
Duel Sengit Veda Pratama dan Hakim Danish
Memasuki lap kelima, Almansa masih menguasai posisi terdepan. Quiles berada di urutan kedua, disusul Carpe, Veda, dan Danish.
Veda kemudian mulai memberikan tekanan kepada para pebalap di depannya. Ia sempat melewati Danish untuk memperbaiki posisi. Namun, pebalap Malaysia tersebut segera memberikan perlawanan melalui manuver balasan.
Persaingan keduanya menjadi salah satu perhatian utama dalam balapan. Veda berusaha mempertahankan momentum, sedangkan Danish terus mencari kesempatan untuk mengambil posisi lebih baik.
Memasuki lap kesembilan, Veda berhasil naik ke posisi ketiga. Pencapaian tersebut menunjukkan peningkatan performanya setelah memulai balapan dari posisi kedelapan.
Selanjutnya, persaingan di kelompok depan semakin terbuka. Veda kembali memperbaiki posisinya dan berhasil menempati urutan kedua ketika balapan memasuki lap kesepuluh.
Danish juga terus mendekat dan menempati posisi ketiga. Dengan demikian, persaingan perebutan podium melibatkan tiga pebalap yang memiliki peluang saling menyalip.
Quiles Mempertahankan Keunggulan hingga Finis
Ketika balapan menyisakan lima lap, Veda masih bertahan di posisi kedua. Namun, jaraknya dengan Quiles yang memimpin perlombaan mencapai sekitar 2,0 detik.
Di sisi lain, Carpe dan Danish terus memberikan tekanan. Ketiganya terlibat duel ketat dalam memperebutkan posisi kedua dan ketiga. Aksi saling menyalip membuat posisi podium belum sepenuhnya aman hingga fase akhir perlombaan.
Danish sempat mengambil posisi Veda ketika balapan memasuki fase akhir. Akan tetapi, Veda kembali merebut posisi kedua. Persaingan semakin menarik ketika Carpe juga berusaha memanfaatkan celah di antara kedua pebalap tersebut.
Pada penghujung balapan, Danish melebar sehingga kehilangan kesempatan mempertahankan posisinya. Veda dan Carpe kemudian memanfaatkan situasi tersebut untuk mengamankan tempat kedua dan ketiga.
Sementara itu, Quiles tetap mempertahankan keunggulannya hingga garis finis. Ia menyelesaikan 15 lap dengan catatan waktu 33 menit 7,632 detik.
Veda menyusul di posisi kedua dengan selisih 3,734 detik. Carpe finis di urutan ketiga dengan jarak 4,184 detik dari pemenang. Adapun Danish menempati posisi keempat dengan selisih 4,410 detik.
Hasil Lengkap Moto3 GP Malaysia 2026
Persaingan di Sirkuit Sepang menghasilkan kemenangan bagi Quiles dan podium kedua untuk Veda. Berikut hasil sepuluh besar Moto3 GP Malaysia 2026 berdasarkan catatan balapan:
- Maximo Quiles β CFMOTO Gaviota Aspar Team β 33:07.632.
- Veda Ega Pratama β Honda Team Asia β +3.734 detik.
- Alvaro Carpe β Red Bull KTM Ajo β +4.184 detik.
- Hakim Danish β MT Helmets – MSI β +4.410 detik.
- David Almansa β Intact GP β +4.914 detik.
- Joel Esteban β LEVEL UP – MTA β +9.403 detik.
- Adrian Fernandez β Leopard Racing β +9.514 detik.
- David MuΓ±oz β Intact GP β +9.533 detik.
- Brian Uriarte β Red Bull KTM Ajo β +9.650 detik.
- Eddie O’Shea β GRYD Racing β +12.064 detik.
Hasil tersebut memperlihatkan kemampuan Veda bersaing dengan para pebalap papan atas Moto3. Ia mampu menjaga konsistensi sepanjang balapan, meskipun menghadapi tekanan dari Carpe dan Danish.
Selain menjadi pencapaian penting bagi perjalanan kariernya, podium kedua ini juga memberikan kabar positif bagi dunia balap motor Indonesia. Veda berhasil menunjukkan daya saingnya di salah satu seri Moto3 yang berlangsung ketat.
Dengan keberhasilan tersebut, perhatian berikutnya tertuju pada penampilan Veda dalam seri-seri selanjutnya. Konsistensi dan kemampuan menjaga posisi akan menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan di kelas Moto3.




