Dalam kisah perjalananku kali ini, aku ingin berbagi pengalaman unikku pulang kampung dari Bandar Lampung menuju Way Kanan, sebuah perjalanan yang penuh cerita dan kenangan. Aku lahir di Palembang, namun hidupku seperti seorang manusia nomaden, berpindah-pindah tempat. Dari Megang Sakti Lubuk Linggau (Sumatera Selatan), hingga akhirnya menetap di Bandar Lampung.

Namun, kali ini aku akan mengajakmu berkenalan dengan kisah perjalananku menggunakan Bus Bahuga, yang telah menjadi pilihan favoritku ketika pulang kampung. Bus Bahuga bukan hanya sekadar alat transportasi, tapi juga menghadirkan kenyamanan dan keamanan selama perjalanan.

Pilihan Ideal: Bus Bahuga untuk Kenyamanan Perjalanan

Perjalanan ini dimulai dari Pool Mertasari di daerah Jalan By Pass Soekarno Hatta No. 159 dan Terminal Induk Rajabasa Loket No. 08. Bus Bahuga, yang menjadi satu-satunya bus yang melintasi Way Kanan hingga perbatasan Buay Bahuga dan Sumatera Selatan, memberikan pilihan yang nyaman bagi penumpangnya.

Harga tiket perjalanan bervariasi tergantung pada tujuan dan lokasi yang dituju. Saat berangkat dari Bandar Lampung menuju Way Kanan, tiket bisa diperoleh langsung di Pool Mertasari. Namun, ketika melakukan perjalanan sebaliknya, yaitu dari Way Kanan ke Bandar Lampung, pembayaran tiket dapat dilakukan langsung di dalam bus.

Kenikmatan dalam Perjalanan: Musik dan Kenyamanan AC

Salah satu alasan mengapa aku memilih Bus Bahuga adalah kenyamanannya. Bus ini dilengkapi dengan fasilitas AC dan bersih, menjadikan perjalanan semakin nyaman tanpa perlu khawatir terkena panasnya cuaca. Selain itu, lagu-lagu yang menghibur hati turut mengiringi perjalanan, menciptakan atmosfer yang lebih menggembirakan.

Pelayanan yang Ramah dan Istimewa

Tak hanya kenyamanan fisik, pelayanan dari kru Bus Bahuga juga patut diacungi jempol. Karyawan-karyawan yang ramah dan bersahabat siap melayani penumpang dengan senyum dan keramahan. Mereka dengan senang hati menjawab pertanyaan atau bahkan sekadar berbincang santai selama perjalanan.

Durasi Perjalanan yang Tepat Waktu

Perjalanan dari Bandar Lampung ke Way Kanan, khususnya hingga Buay Bahuga, memakan waktu sekitar 7-8 jam. Namun, perjalanan dari Buay Bahuga ke Bandar Lampung umumnya lebih cepat. Ini dikarenakan, saat menuju Buay Bahuga, sopir bus akan mencari penumpang, sehingga membutuhkan waktu lebih lama.

Istirahat pun tidak terlupakan dalam perjalanan ini. Bus Bahuga memberikan waktu istirahat di tengah perjalanan, terutama di Bukit Kemuning, Lampung Utara. Di sana, terdapat rumah makan yang bekerjasama dengan Bus Bahuga, memberikan kesempatan bagi penumpang untuk beribadah atau sekadar menikmati makanan ringan selama sekitar 15 menit.

Jadwal dan Waktu Perjalanan yang Fleksibel

Bus Bahuga menyediakan dua pilihan jadwal perjalanan dari Bandar Lampung, yakni jam 09.00-09.30 pagi dan jam sore (waktu pasti bisa diketahui melalui informasi terbaru). Apabila berangkat pada jam 09.00, biasanya tiba di Sritunggal, Way Kanan sekitar jam 05.00-05.30.

Sementara itu, perjalanan dari Way Kanan menuju Bandar Lampung dimulai sekitar jam 06.00-06.30 dan biasanya tiba di Bandar Lampung sekitar jam 02.30-03.00. Durasi perjalanan ini dapat bervariasi tergantung pada muatan dan jumlah penumpang.

Kesimpulan: Kenyamanan, Keamanan, dan Kenangan

Pulang kampung dengan Bus Bahuga telah memberikan pengalaman tak terlupakan. Kenyamanan, keamanan, serta pelayanan yang ramah membuat perjalanan ini menjadi salah satu pilihan terbaikku. Bagi para pelancong yang mencari kenyamanan dan keamanan dalam perjalanan dari Bandar Lampung ke Way Kanan atau sebaliknya, Bus Bahuga adalah pilihan yang layak dipertimbangkan.

Kisah perjalananku ini semoga dapat memberikan inspirasi dan informasi bermanfaat bagi teman-teman sekalian. Tetaplah berbagi cerita dan pengalaman untuk saling membantu dalam merencanakan perjalanan yang menyenangkan dan berkesan.

Hanya seorang content creator pemula