Daftar Isi 12 bagian
JayaPurnama.com – Malang, QRIS menjadi salah satu solusi pembayaran digital yang memudahkan pelaku usaha menerima uang dari pelanggan. Pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bisa menyediakan satu kode QR untuk menerima pembayaran dari berbagai aplikasi perbankan dan dompet digital. Karena itu, QRIS semakin relevan bagi pedagang yang ingin mengikuti kebiasaan masyarakat dalam bertransaksi secara nontunai.
Kabar baiknya, pelaku UMKM tidak harus memiliki toko besar untuk mendaftar QRIS. Pemilik warung, pedagang makanan, penjual pakaian, hingga pelaku usaha rumahan bisa mengajukan pendaftaran melalui penyedia jasa pembayaran atau bank yang mendukung layanan tersebut. Prosesnya juga relatif praktis karena sebagian penyedia layanan menerima pendaftaran melalui aplikasi.
Namun, calon pengguna tetap perlu menyiapkan dokumen dan memeriksa ketentuan penyedia layanan sebelum mendaftar. Setiap penyedia jasa pembayaran dapat menerapkan prosedur, persyaratan, dan waktu verifikasi yang berbeda. Berikut panduan cara membuat QRIS untuk UMKM, mulai dari persiapan dokumen hingga kode QR siap digunakan untuk menerima pembayaran.
Mengenal QRIS dan Manfaatnya bagi UMKM
QRIS merupakan singkatan dari Quick Response Code Indonesian Standard. Bank Indonesia bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) mengembangkan standar ini untuk menyatukan berbagai metode pembayaran berbasis kode QR. Bank Indonesia memperkenalkan QRIS pada 17 Agustus 2019, kemudian mulai menerapkannya secara nasional pada 1 Januari 2020.
Melalui standar tersebut, pedagang tidak perlu menyediakan kode QR berbeda untuk setiap aplikasi pembayaran yang didukung. Pelanggan cukup memindai kode QRIS menggunakan aplikasi pembayaran yang kompatibel, memeriksa nominal transaksi, lalu menyelesaikan pembayaran. Dengan demikian, proses pembayaran menjadi lebih sederhana bagi penjual maupun pembeli.
Selain mempermudah transaksi, QRIS membantu pedagang mencatat pembayaran digital. Riwayat transaksi pada aplikasi atau layanan merchant dapat membantu pemilik usaha memeriksa pemasukan. Meski begitu, pedagang tetap perlu mencocokkan catatan tersebut dengan pembukuan usaha agar pengelolaan keuangan berjalan lebih tertib.
Seiring perkembangannya, Bank Indonesia juga memperluas penggunaan QRIS melalui fitur seperti QRIS Tuntas untuk transaksi tarik tunai, transfer, dan setor tunai, serta QRIS antarnegara di sejumlah negara mitra. Namun, fitur yang tersedia bergantung pada layanan dan lembaga peserta yang mendukungnya.
Syarat Membuat QRIS untuk UMKM
Sebelum mendaftar, siapkan dokumen yang biasanya diminta penyedia jasa pembayaran. Kelengkapan dokumen membantu proses pemeriksaan identitas dan usaha berjalan lebih lancar. Berikut beberapa dokumen yang sebaiknya kamu siapkan:
- KTP atau NIK: untuk verifikasi identitas pemilik usaha atau pihak yang berwenang mendaftar.
- Nomor ponsel aktif: untuk menerima kode verifikasi dan pemberitahuan pendaftaran.
- Alamat email aktif: untuk kebutuhan komunikasi dan administrasi akun.
- Foto usaha atau produk: sebagai bukti pendukung kegiatan usaha.
- Informasi rekening: untuk menerima pencairan dana sesuai ketentuan penyedia layanan.
- NPWP jika diperlukan: siapkan dokumen ini apabila penyedia layanan meminta atau jenis usaha kamu memerlukannya.
Selain itu, periksa persyaratan terbaru melalui kanal resmi penyedia layanan pilihanmu. Beberapa penyedia mungkin meminta dokumen tambahan, informasi alamat usaha, atau data legalitas tertentu. Pastikan pula nama pemilik, nomor identitas, dan informasi rekening sesuai dengan dokumen yang kamu miliki.
Cara Membuat QRIS melalui GoPay, DANA, dan OVO
Salah satu pilihan praktis bagi UMKM adalah mendaftar melalui penyedia jasa pembayaran nonbank. Kamu bisa mempertimbangkan layanan merchant dari GoPay, DANA, OVO, atau penyedia lain yang memiliki layanan QRIS resmi. Sebelum memilih, bandingkan ketentuan pendaftaran, biaya, fitur pencatatan, dan proses pencairan dana.
1. Unduh atau buka aplikasi resmi
Pertama, buka aplikasi atau situs resmi layanan merchant yang kamu pilih. Sebagai contoh, calon pengguna dapat memeriksa GoPay Merchant untuk layanan merchant GoPay. Sementara itu, pengguna DANA dapat memeriksa fitur bisnis yang tersedia di aplikasi DANA atau kanal resmi DANA. Untuk OVO, pastikan kamu memilih layanan merchant resmi yang menerima pendaftaran QRIS.
Jangan mengunduh aplikasi dari tautan yang tidak jelas. Sebaliknya, gunakan toko aplikasi resmi atau situs penyedia layanan agar kamu terhindar dari aplikasi palsu yang berpotensi mencuri data pribadi.
2. Daftarkan usaha dan isi informasi yang diminta
Setelah membuka layanan merchant, pilih menu pendaftaran atau registrasi akun bisnis jika tersedia. Kemudian, isi formulir dengan informasi yang sesuai, seperti nama usaha, kategori bisnis, alamat, lokasi usaha, nomor kontak, dan rekening penerima dana.
Periksa setiap kolom sebelum melanjutkan. Nama usaha dan informasi pemilik harus konsisten dengan dokumen pendukung. Selain itu, gunakan nomor ponsel serta email yang masih aktif agar kamu bisa menerima pemberitahuan selama proses pendaftaran.
3. Unggah dokumen dan foto usaha
Selanjutnya, unggah dokumen yang diminta oleh penyedia layanan. Proses ini dapat mencakup foto KTP, verifikasi wajah atau swafoto sesuai petunjuk aplikasi, serta foto tempat usaha atau produk yang kamu jual.
Pastikan foto terlihat jelas dan informasi pada dokumen dapat terbaca. Jangan mengirimkan dokumen melalui akun pribadi yang tidak terverifikasi. Jika aplikasi meminta izin akses tertentu, periksa tujuannya sebelum memberikan izin tersebut.
4. Kirim pendaftaran dan tunggu verifikasi
Setelah melengkapi formulir, periksa kembali seluruh data. Kemudian, kirim pendaftaran dan tunggu hasil pemeriksaan dari penyedia layanan. Waktu verifikasi bergantung pada kebijakan masing-masing penyedia, kelengkapan dokumen, serta kebutuhan pemeriksaan tambahan.
Jangan menganggap satu hari kerja sebagai batas waktu yang pasti. Periksa pemberitahuan dalam aplikasi atau hubungi layanan pelanggan resmi jika proses berlangsung lebih lama daripada perkiraan yang mereka sampaikan.
5. Unduh QRIS dan mulai menerima pembayaran
Jika penyedia layanan menyetujui pendaftaran, kamu dapat mengikuti petunjuk untuk memperoleh kode QRIS. Simpan file tersebut, lalu cetak jika kamu ingin memasangnya di meja kasir atau tempat pembayaran.
Sebelum menerima transaksi rutin, pastikan kode QR berfungsi dan nama merchant yang muncul sesuai dengan usaha kamu. Saat pelanggan membayar, periksa notifikasi atau riwayat transaksi pada aplikasi merchant. Jangan hanya mengandalkan tangkapan layar bukti transfer dari pelanggan.
Cara Membuat QRIS melalui Bank
Selain menggunakan penyedia nonbank, pelaku UMKM dapat mengajukan QRIS melalui bank yang menyediakan layanan tersebut. Pilihan ini bisa cocok bagi pemilik usaha yang sudah memiliki rekening di bank tertentu dan ingin mengelola pembayaran melalui layanan merchant bank tersebut.
Kamu bisa memeriksa layanan merchant resmi dari bank pilihan, misalnya Merchant BCA, Livin’ Merchant, atau BRImerchant. Ketersediaan fitur pendaftaran QRIS dan persyaratan setiap layanan dapat berubah. Karena itu, periksa informasi terbaru sebelum memulai proses.
Secara umum, langkah pendaftaran melalui aplikasi merchant bank mencakup pembuatan akun, pengisian data usaha, pengunggahan dokumen, dan verifikasi. Setelah bank menyetujui permohonan, ikuti petunjuk untuk mengakses atau mencetak kode QRIS. Waktu pemrosesan bergantung pada prosedur bank dan kelengkapan data.
Pilihan kedua adalah mendatangi kantor cabang bank yang menyediakan layanan QRIS. Bawa KTP, informasi rekening, serta dokumen usaha yang relevan. Sampaikan kebutuhan kamu kepada petugas agar mereka dapat menjelaskan persyaratan, formulir, biaya, dan tahapan pendaftaran yang berlaku.
Sebelum memilih bank, tanyakan juga bagaimana pencairan dana berlangsung, di mana kamu bisa memeriksa riwayat transaksi, serta bagaimana cara menghubungi layanan bantuan. Informasi ini penting agar kamu tidak hanya mudah mendaftar, tetapi juga nyaman menggunakan QRIS untuk kegiatan usaha sehari-hari.
Biaya QRIS dan Ketentuan MDR yang Perlu Dipahami
Pendaftaran QRIS tidak selalu berarti semua layanan gratis. Biaya administrasi, ketentuan rekening, atau biaya lain dapat berbeda menurut penyedia dan jenis layanan. Karena itu, baca informasi biaya pada kanal resmi sebelum menyelesaikan pendaftaran.
Selain biaya pendaftaran, pedagang perlu memahami Merchant Discount Rate (MDR). MDR merupakan biaya pemrosesan transaksi yang menjadi tanggungan merchant sesuai kategori usaha dan ketentuan yang berlaku. Biaya ini berbeda dari biaya cetak kode QRIS yang mungkin kamu keluarkan sendiri.
Berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam bahan informasi untuk artikel ini, mulai 1 Oktober 2026, transaksi QRIS hingga Rp100.000 memperoleh MDR 0 persen untuk seluruh kategori merchant. Untuk usaha mikro, MDR 0 persen juga berlaku pada transaksi hingga Rp500.000. Sementara itu, transaksi usaha mikro di atas Rp500.000 dikenai MDR 0,3 persen, sedangkan usaha kecil, menengah, dan besar dikenai MDR 0,7 persen untuk transaksi reguler.
Namun, pelaku usaha sebaiknya mengonfirmasi penerapan tarif tersebut melalui informasi resmi Bank Indonesia atau penyedia layanan yang bersangkutan. Pastikan kategori merchant dan jenis transaksi sesuai dengan ketentuan terbaru, terutama jika usaha kamu menerima transaksi dengan nominal yang bervariasi.
Pedagang juga tidak boleh membebankan biaya MDR kepada konsumen melalui tambahan biaya khusus pembayaran QRIS. Jika biaya MDR berlaku, merchant menanggung biaya tersebut sesuai ketentuan. Oleh karena itu, jangan menambahkan biaya administrasi kepada pelanggan hanya karena mereka memilih membayar menggunakan QRIS.
Tips Menggunakan QRIS dengan Aman
Setelah memiliki QRIS, pemilik usaha perlu menjaga keamanan transaksi dan data bisnis. Langkah sederhana berikut dapat membantu mengurangi kesalahan pembayaran serta risiko penipuan.
- Periksa nama merchant: pastikan nama yang muncul saat pelanggan memindai kode sesuai dengan usaha kamu.
- Cek transaksi masuk: gunakan notifikasi atau riwayat resmi pada aplikasi merchant sebagai acuan penerimaan pembayaran.
- Lindungi akun: jangan membagikan kata sandi, PIN, kode OTP, atau informasi autentikasi kepada orang lain.
- Simpan bukti pembukuan: cocokkan transaksi digital dengan catatan penjualan secara berkala.
- Gunakan kanal resmi: hubungi penyedia layanan melalui saluran yang tercantum pada aplikasi atau situs resminya jika menemukan kendala.
Selain itu, tempatkan kode QRIS di lokasi yang mudah dijangkau pelanggan, tetapi tetap dalam pengawasan. Periksa secara berkala apakah stiker atau cetakan kode mengalami perubahan yang mencurigakan. Dengan demikian, kamu dapat menjaga kenyamanan pelanggan sekaligus melindungi pembayaran usaha.
Kesimpulan
Cara membuat QRIS untuk UMKM relatif praktis karena pelaku usaha dapat memilih pendaftaran melalui aplikasi merchant atau mendatangi bank yang menyediakan layanan tersebut. Kamu hanya perlu menyiapkan dokumen, mengisi informasi usaha, mengikuti verifikasi, lalu memperoleh kode QRIS setelah penyedia menyetujui permohonan.
Meski begitu, jangan memilih layanan hanya berdasarkan kemudahan pendaftaran. Bandingkan biaya, ketentuan MDR, proses pencairan dana, dan dukungan pelanggan sebelum menentukan pilihan. Dengan persiapan yang tepat, QRIS dapat membantu usaha menerima pembayaran digital sekaligus membuat pencatatan transaksi lebih teratur.
Pada akhirnya, pelaku UMKM bisa memanfaatkan QRIS sebagai salah satu langkah untuk mengikuti perkembangan pembayaran digital. Pastikan kamu memeriksa aturan terbaru dari Bank Indonesia dan penyedia layanan agar penggunaan QRIS tetap aman, sesuai ketentuan, dan tidak membebani konsumen dengan biaya tambahan yang dilarang.
Penulis: Iqbal AR
Penulis dan reporter lepas. Tinggal di Malang.




