Rabu, 21 Oktober 2026Berbagi Informasi, Membuka Wawasan
Jaya Purnama
Berbagi Informasi, Membuka Wawasan

Pemkot Bandar Lampung Genjot Perbaikan Jalan, Drainase, dan Trotoar di Sejumlah Kecamatan

Oleh Jaya Purnama · 21/10/2026 · 12:44 pm
Pemkot Bandar Lampung Genjot Perbaikan Jalan, Drainase, dan Trotoar di Sejumlah Kecamatan
♥ Dukungan
Daftar Isi 5 bagian

JayaPurnama.com – Bandar Lampung, Lampung, Pemerintah Kota Bandar Lampung terus mempercepat pembenahan infrastruktur perkotaan melalui perbaikan jalan, revitalisasi drainase, dan penataan trotoar di sejumlah kecamatan. Langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas fasilitas umum agar masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih nyaman.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana meninjau langsung sejumlah titik pekerjaan infrastruktur. Melalui peninjauan tersebut, pemerintah kota melihat kondisi lapangan sekaligus memastikan penanganan fasilitas umum sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Pekerjaan itu mencakup sejumlah ruas jalan di Kecamatan Sukabumi, Sukarame, dan Tanjung Senang. Selain itu, pemerintah kota menata trotoar di kawasan Tanjung Karang Pusat, Way Halim, serta beberapa ruas jalan lainnya. Pembenahan drainase juga menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur kota.

Pemkot Bandar Lampung Percepat Perbaikan Jalan

Pemerintah Kota Bandar Lampung menangani sejumlah ruas jalan menggunakan metode perkerasan kaku atau rigid pavement. Metode ini menggunakan lapisan beton sebagai struktur perkerasan jalan. Pekerjaan tersebut menyasar beberapa jalur yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Di Kecamatan Sukabumi, pekerjaan peningkatan jalan mencakup Jalan Pangeran Sultan Ageng Tirtayasa dan Jalan Batu Suluh. Pemerintah kota juga menangani Jalan Wala Utama Lanjutan serta Jalan Pulau Singkep di wilayah yang sama.

Sementara itu, pekerjaan di Kecamatan Sukarame meliputi Jalan Pulau Pisang dan Jalan Letkol Endro Suratmin. Adapun di Kecamatan Tanjung Senang, pemerintah kota menangani Jalan Ratu Dibalau dan Jalan R.A. Basyid.

Peningkatan kualitas jalan menjadi salah satu bagian dari pembenahan fasilitas umum di Bandar Lampung. Kondisi jalan yang lebih baik dapat mendukung mobilitas warga, memperlancar perjalanan, serta membantu masyarakat menjalankan kegiatan sehari-hari.

Namun, hasil pekerjaan tetap perlu mendapat perhatian setelah proses perbaikan selesai. Pemeliharaan berkala dan pengawasan kondisi permukaan jalan dapat membantu menjaga fungsi infrastruktur dalam jangka panjang.

Penataan Trotoar Menyasar Sejumlah Kawasan

Selain memperbaiki badan jalan, Pemkot Bandar Lampung juga menata trotoar untuk meningkatkan kenyamanan pejalan kaki. Pekerjaan ini mencakup Jalan Ahmad Yani di Kecamatan Tanjung Karang Pusat dan Jalan Sultan Agung di Kecamatan Way Halim.

Penataan pedestrian juga menjangkau kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jalan H. Juanda, hingga Jalan Dr. Susilo. Selanjutnya, pemerintah kota melakukan revitalisasi di Jalan Pangeran Diponegoro, Kecamatan Teluk Betung Utara.

Keberadaan trotoar yang layak memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat di kawasan perkotaan. Fasilitas tersebut memberikan ruang bagi pejalan kaki agar dapat bergerak dengan lebih aman dan nyaman tanpa harus menggunakan badan jalan.

Di sisi lain, kualitas trotoar tidak hanya bergantung pada kondisi permukaannya. Pemerintah juga perlu memperhatikan kesinambungan jalur pedestrian, kemudahan akses, serta ruang gerak bagi masyarakat dengan kebutuhan mobilitas yang beragam.

Karena itu, penataan trotoar di sejumlah kawasan strategis diharapkan dapat mendukung lingkungan perkotaan yang lebih tertata. Masyarakat pun dapat memanfaatkan fasilitas pejalan kaki secara lebih optimal ketika pemerintah menjaga kualitas dan fungsinya.

Eva Dwiana Pastikan Pekerjaan Infrastruktur Berjalan

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyampaikan bahwa pemerintah kota masih aktif memperbaiki jalan dan drainase di sejumlah titik. Ia menegaskan bahwa pekerjaan tersebut mencakup berbagai wilayah untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur masyarakat.

“Saat ini Pemerintah Kota Bandar Lampung sedang aktif melakukan perbaikan jalan dan drainase di sejumlah titik yang tersebar di Kota Bandar Lampung,” ujar Eva Dwiana.

Eva juga menjelaskan bahwa pekerjaan mencakup sejumlah ruas jalan dan trotoar di beberapa kecamatan. Wilayah tersebut antara lain Sukabumi, Sukarame, Tanjung Senang, Way Halim, dan Tanjung Karang Pusat.

Ia turut menyebut Jalan Pangeran Sultan Ageng Tirtayasa, Jalan Pulau Singkep, dan Jalan Ratu Dibalau sebagai beberapa ruas yang masuk dalam penanganan. Selain itu, pemerintah kota menata trotoar untuk memperbaiki fasilitas bagi pejalan kaki.

Peninjauan langsung memberi kesempatan bagi pemerintah kota untuk melihat kondisi pekerjaan di lapangan. Dengan demikian, pemerintah dapat memperhatikan kebutuhan infrastruktur berdasarkan kondisi setiap lokasi, sekaligus menilai bagian yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

Perbaikan Drainase Jadi Bagian Pembenahan Kota

Revitalisasi drainase turut menjadi perhatian dalam program pembenahan infrastruktur Bandar Lampung. Saluran air yang berfungsi baik membantu mengalirkan air hujan sehingga dapat mengurangi risiko genangan di kawasan perkotaan.

Drainase memiliki hubungan erat dengan kondisi jalan dan lingkungan sekitarnya. Ketika saluran air tidak mampu mengalirkan air dengan baik, genangan berpotensi mengganggu perjalanan serta aktivitas warga. Oleh karena itu, pembenahan saluran air menjadi bagian penting dari pengelolaan infrastruktur kota.

Meski begitu, perbaikan drainase memerlukan perhatian berkelanjutan. Pemerintah perlu menjaga fungsi saluran, sedangkan masyarakat dapat mendukung upaya tersebut dengan tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Selain itu, keterpaduan antara jalan, trotoar, dan saluran air menjadi faktor penting dalam menciptakan kawasan perkotaan yang nyaman. Pembangunan yang memperhatikan ketiga fasilitas tersebut dapat membantu mengurangi gangguan terhadap mobilitas dan aktivitas masyarakat.

Kualitas Infrastruktur Perlu Dijaga Berkelanjutan

Pembenahan jalan, trotoar, dan drainase menunjukkan perhatian Pemkot Bandar Lampung terhadap fasilitas umum di sejumlah wilayah. Namun, manfaat pekerjaan infrastruktur juga bergantung pada pemeliharaan dan pengawasan setelah pengerjaan berlangsung.

Masyarakat dapat ikut mengawasi kondisi fasilitas umum dan menyampaikan laporan apabila menemukan kerusakan atau gangguan. Partisipasi tersebut membantu pemerintah memperoleh informasi mengenai kondisi lapangan yang membutuhkan perhatian.

Sementara itu, pemerintah kota perlu memastikan setiap fasilitas menjalankan fungsinya sesuai kebutuhan masyarakat. Perhatian terhadap kualitas pekerjaan, kelancaran akses, dan pengelolaan air hujan menjadi bagian penting dari upaya menjaga kenyamanan lingkungan perkotaan.

Dengan pembenahan yang berkelanjutan, perbaikan jalan dapat mendukung mobilitas warga, trotoar dapat menunjang aktivitas pejalan kaki, dan drainase dapat membantu mengelola aliran air hujan. Ketiga aspek tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas fasilitas umum di Bandar Lampung.

Tag: ·
Jaya Purnama

Spesialis Informasi | Konten Digital