Jayapurnama.com, Bandar Lampung – Turnamen Catur Smanda Cup Piala Gubernur Lampung 2025 resmi digelar di Gedung Serbaguna Mapolda Presisi Lampung dan sukses menarik perhatian ratusan pecatur dari berbagai kalangan. Ajang bergengsi ini menjadi salah satu rangkaian perayaan HUT ke-60 SMAN 2 Bandar Lampung sekaligus reuni akbar yang penuh kebersamaan. –
Sejak pagi, saya sudah tiba di lokasi dan suasana begitu hidup. Ratusan pecatur dari berbagai usia tampak bersemangat menempati meja pertandingan, bersiap mengadu kecerdikan dalam setiap langkah bidak. Bagi saya, nuansa seperti ini bukan hanya tentang siapa yang menang, tetapi juga tentang persahabatan dan kebanggaan bisa berada di tengah para pecinta olahraga otak.
Turnamen ini tidak main-main. Sebanyak 400 peserta hadir, membanjiri Gedung Serbaguna Mapolda Presisi Lampung. Tiga kategori dipertandingkan, yaitu beregu, perorangan, dan junior. Meski kategori beregu khusus untuk alumni SMAN 2 Bandar Lampung, banyak di antara mereka juga turun di kategori perorangan untuk menguji kemampuan individu.
Kategori junior pun tidak kalah menarik. Siswa-siswa SMA sederajat, termasuk binaan Percasi dari SMAN 2 Bandar Lampung, unjuk gigi dengan gaya bermain penuh percaya diri. Melihat semangat mereka, saya teringat masa sekolah dulu ketika kompetisi menjadi ajang pembuktian bukan hanya untuk menang, tetapi juga untuk menunjukkan kerja keras dan latihan yang panjang.
Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama yang solid antara panitia HUT, Mapolda Lampung, Percasi Lampung, Universitas Teknokrat Indonesia, Ika Kemala STAN, dan media wartalampung.id. Kolaborasi lintas lembaga ini menunjukkan bahwa olahraga seperti catur bisa menjadi pengikat tali silaturahmi sekaligus ajang prestasi.
Momen pembukaan juga sangat istimewa. Gubernur Lampung sekaligus Ketua Ikatan Keluarga Alumni SMAN 2 Bandar Lampung (IKA Smanda) periode 2025–2029, Rahmat Mirzani Djausal, hadir dan ikut bertanding dalam partai pembuka melawan Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika. Pertandingan persahabatan ini menjadi tontonan yang menghibur sekaligus membangkitkan semangat peserta lain.
Tidak hanya itu, daftar tamu undangan pun dipenuhi tokoh penting. Hadir Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan yang juga alumni Smanda angkatan 1998, Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, Ketua Percasi Lampung Yanuar Irawan, dan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana. Kehadiran para tokoh ini menambah kesan bahwa Turnamen Catur Smanda Cup bukan sekadar lomba, tetapi juga simbol persatuan lintas generasi.
Yang menarik, Wakapolda Lampung Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, alumni Smanda angkatan 1988, ikut bertanding di dua kategori sekaligus: beregu dan perorangan. Langkah ini menjadi bukti bahwa semangat kompetisi tidak mengenal usia. Bahkan dari bangku penonton, saya bisa merasakan antusiasme setiap kali langkah penting diambil di papan catur.
Bagi saya pribadi, menyaksikan ratusan pecatur memutar otak di ajang ini memberikan pelajaran bahwa strategi dan kesabaran adalah kunci kemenangan, baik di catur maupun dalam kehidupan. Smanda Cup Piala Gubernur Lampung 2025 bukan hanya tentang trofi, tetapi juga tentang momen kebersamaan, dedikasi, dan kebanggaan menjadi bagian dari sejarah panjang SMAN 2 Bandar Lampung.
Jika dilihat dari semangat yang terpancar, saya yakin turnamen ini akan terus menjadi agenda tahunan yang ditunggu-tunggu. Dari partai pembuka yang penuh kejutan hingga laga penentuan nanti, setiap detiknya membawa cerita yang layak diabadikan.






