Daftar Isi 5 bagian
JayaPurnama.com – Wuhu, Tiongkok, CHERY menggelar CHERY Brand Safety Challenge pada 22 Oktober 2026 dengan menampilkan uji tabrak TIGGO7 terhadap truk pada kecepatan 50 km/jam. Kegiatan di Longshan Crash Laboratory, Wuhu, Tiongkok, tersebut menyoroti kemampuan struktur bodi dan sistem keselamatan kendaraan dalam melindungi penumpang.
Media internasional, tokoh industri otomotif, serta sejumlah keluarga menyaksikan langsung rangkaian pengujian tersebut. Melalui demonstrasi ini, CHERY ingin memperlihatkan bagaimana berbagai sistem keselamatan bekerja ketika kendaraan mengalami benturan.
Acara tersebut mengusung tema “Guardian. For Family” atau pelindung bagi keluarga. Selain menampilkan pengujian teknis, CHERY menghadirkan pertunjukan dan kisah pengguna untuk menghubungkan teknologi keselamatan dengan pengalaman berkendara sehari-hari.
CHERY TIGGO7 Jalani Uji Tabrak 50 Km/Jam
CHERY menjadikan benturan antara TIGGO7 dan sebuah truk sebagai bagian utama dalam demonstrasi keselamatan tersebut. Pengujian pada kecepatan 50 km/jam ini bertujuan mengevaluasi kemampuan struktur kendaraan dan sistem perlindungan penumpang dalam skenario tabrakan yang telah ditentukan.
Sebelum pengujian berlangsung, penyelenggara menghadirkan pertunjukan untuk keluarga dan film mengenai perjalanan di alam terbuka. Tayangan tersebut menggambarkan suasana liburan akhir pekan yang dekat dengan aktivitas pengguna kendaraan.
Selanjutnya, acara beralih ke area pengujian. Setelah hitung mundur, TIGGO7 menjalani tabrakan yang ditampilkan secara langsung melalui layar LED agar para tamu dapat mengikuti prosesnya.
Pakar keselamatan berkendara Li Jun kemudian memasuki area pengujian untuk memandu para tamu memahami hasil benturan. Ia membantu menjelaskan sejumlah aspek teknis yang menjadi perhatian dalam demonstrasi tersebut.
Pengujian ini memberikan gambaran tentang respons kendaraan dalam kondisi tabrakan tertentu. Namun, satu demonstrasi tidak dapat mewakili seluruh jenis kecelakaan di jalan raya karena arah benturan, kecepatan, kondisi kendaraan, dan faktor lainnya dapat memengaruhi hasil.
Struktur Kabin dan Sistem Airbag Menjadi Perhatian
Salah satu hasil yang disampaikan CHERY berkaitan dengan kondisi struktur kabin setelah benturan. Perusahaan menyatakan bahwa pilar A, pilar B, dan pintu TIGGO7 tetap utuh tanpa intrusi signifikan ke dalam kabin.
Struktur kabin memiliki peran penting dalam menjaga ruang perlindungan penumpang ketika kecelakaan terjadi. Dengan mempertahankan ruang tersebut, kendaraan dapat membantu mengurangi risiko cedera akibat perubahan bentuk bagian kabin.
Selain struktur bodi, sistem sabuk pengaman dan kantong udara atau airbag turut menjadi sorotan. Pretensioner mengencangkan sabuk pengaman saat benturan terdeteksi, sedangkan airbag mengembang untuk membantu meredam gerakan tubuh penumpang.
Kedua sistem tersebut bekerja sebagai bagian dari perlindungan berlapis. Meski demikian, sabuk pengaman tetap berperan penting karena airbag tidak menggantikan fungsi sabuk dalam menahan tubuh saat terjadi tabrakan.
CHERY juga memperlihatkan respons sistem eCall dalam demonstrasi tersebut. Sistem ini aktif secara otomatis setelah benturan untuk memulai proses bantuan darurat, sesuai kemampuan perangkat dan dukungan layanan yang tersedia.
Fitur bantuan darurat dapat membantu mempercepat proses penanganan setelah kecelakaan. Namun, pengguna tetap perlu memahami cakupan layanan eCall pada kendaraan yang mereka miliki, termasuk ketersediaan jaringan dan dukungan di wilayah operasionalnya.
CHERY Tegaskan Keselamatan sebagai Prioritas
Dalam sambutannya, Liang Yugen, salah satu pimpinan divisi bisnis otomotif CHERY, menegaskan bahwa keselamatan penumpang merupakan persyaratan mendasar dalam pengembangan mobil. Menurutnya, keselamatan bukan sekadar fitur tambahan, melainkan bagian penting dari upaya perusahaan memperluas pasar global.
Liang juga menyampaikan bahwa lini TIGGO7 telah meraih peringkat bintang lima dari sejumlah lembaga penilaian keselamatan kendaraan. Lembaga tersebut mencakup C-NCAP di Tiongkok, Euro NCAP, ANCAP di Australia, dan ASEAN NCAP.
Peringkat dari lembaga-lembaga tersebut dapat membantu konsumen memahami hasil evaluasi keselamatan kendaraan. Namun, setiap lembaga memiliki protokol dan kriteria pengujian tersendiri. Karena itu, konsumen perlu memeriksa tahun pengujian, varian, serta spesifikasi kendaraan yang memperoleh penilaian tersebut.
CHERY mengaitkan pencapaian itu dengan prinsip “In Somewhere, For Somewhere, Be Somewhere”. Prinsip tersebut menggambarkan pendekatan perusahaan dalam menyesuaikan pengembangan kendaraan dengan kebutuhan pengguna di berbagai pasar.
Melalui demonstrasi langsung, perusahaan juga ingin menunjukkan perhatian terhadap aspek keselamatan kendaraan. Walaupun begitu, calon pembeli sebaiknya tetap membandingkan hasil pengujian independen dan kelengkapan fitur keselamatan sebelum menentukan pilihan.
Pemilik CHERY Berbagi Pengalaman Berkendara
Rangkaian acara turut menghadirkan sesi Guardian Club yang mempertemukan pemilik mobil CHERY dari berbagai negara. Dalam sesi tersebut, mereka berbagi pengalaman mengenai peran struktur bodi dan fitur keselamatan ketika menghadapi situasi berbahaya di jalan raya.
Sebagian pemilik menceritakan pengalaman yang berkaitan dengan perlindungan struktur kendaraan saat kecelakaan. Sementara itu, pengguna lainnya menyoroti fitur keselamatan aktif yang membantu mereka mengenali atau menghindari potensi bahaya.
Pengalaman para pemilik memberikan perspektif mengenai pentingnya keselamatan dalam aktivitas sehari-hari. Namun, cerita pengguna tidak menggantikan pengujian terkontrol karena kondisi setiap kecelakaan berbeda dan tidak selalu menghasilkan dampak yang sama.
Dalam sambutan penutup, penyelenggara menekankan bahwa teknologi keselamatan dapat membantu keluarga kembali ke rumah dengan selamat setelah mengalami kecelakaan. Pesan tersebut memperkuat tema “Guardian. For Family” yang menjadi landasan kegiatan.
Pendekatan ini juga mengingatkan bahwa keselamatan kendaraan tidak hanya berkaitan dengan kekuatan bodi. Sistem perlindungan penumpang, fitur pencegahan kecelakaan, dan perilaku pengemudi turut menentukan tingkat keselamatan selama perjalanan.
Keselamatan Menjadi Fokus Agenda CHERY 2026
CHERY mengaitkan CHERY Brand Safety Challenge dengan rangkaian Chery International User Summit 2026. Dalam agenda tersebut, perusahaan menyoroti keselamatan kendaraan sebagai bagian dari pengembangan produk dan hubungannya dengan pengguna di berbagai negara.
Sementara itu, AiMOGA Robotics Global Launch mengeksplorasi teknologi cerdas untuk mendukung kehidupan keluarga. Kedua agenda tersebut memperlihatkan perhatian CHERY terhadap pengembangan teknologi otomotif dan solusi teknologi untuk kebutuhan sehari-hari.
CHERY menyatakan akan terus menerapkan standar pengujian yang ketat dan mengembangkan teknologi keselamatan. Perusahaan menempatkan perlindungan keluarga sebagai salah satu fokus dalam pengembangan kendaraan untuk pasar global.
Bagi konsumen, demonstrasi uji tabrak dapat menjadi salah satu sumber informasi sebelum membeli mobil. Namun, calon pembeli sebaiknya memeriksa hasil uji tabrak independen, fitur keselamatan aktif dan pasif, serta perbedaan spesifikasi setiap varian.
Pada akhirnya, keselamatan berkendara membutuhkan kombinasi teknologi kendaraan, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, kondisi jalan yang memadai, dan perilaku pengemudi. Pengujian TIGGO7 dengan truk pada 50 km/jam menunjukkan salah satu pendekatan CHERY dalam mengevaluasi perlindungan penumpang, sekaligus menegaskan pentingnya keselamatan keluarga dalam setiap perjalanan.




