Rabu, 21 Oktober 2026Berbagi Informasi, Membuka Wawasan
Jaya Purnama
Berbagi Informasi, Membuka Wawasan

Kelangkaan BBM Tak Ganggu Kunjungan Wisatawan ke Bali, Dispar Catat Angka Stabil

Oleh Jaya Purnama · 21/10/2026 · 11:07 am
Kelangkaan BBM Tak Ganggu Kunjungan Wisatawan ke Bali, Dispar Catat Angka Stabil
♥ Dukungan
Daftar Isi 5 bagian

JayaPurnama.com – Denpasar, kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang sempat terjadi di Bali selama sepekan terakhir tidak menurunkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik. Dinas Pariwisata (Dispar) Bali mencatat aktivitas kunjungan wisatawan masih berjalan stabil hingga pertengahan Oktober 2026.

Kepala Dispar Bali I Wayan Sumarajaya menjelaskan bahwa data kunjungan belum menunjukkan penurunan drastis akibat kendala distribusi BBM. Menurutnya, jumlah wisatawan mancanegara yang datang setiap hari masih berada pada kisaran 22.000 hingga 24.000 orang.

Angka tersebut juga sejalan dengan tren kunjungan pada September 2026. Pada bulan itu, Bali mencatat total 745.186 kunjungan wisatawan mancanegara. Meski demikian, gangguan pasokan BBM sempat mendorong sejumlah pelaku perjalanan menyesuaikan jadwal dan rute menuju destinasi wisata.

Kunjungan Wisatawan ke Bali Tetap Stabil

Sumarajaya menyampaikan keterangan tersebut di Denpasar pada Selasa, 20 Oktober 2026. Ia menilai persoalan distribusi BBM belum memberikan pengaruh signifikan terhadap jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pulau Dewata.

Berdasarkan data yang tersedia, kunjungan harian wisatawan mancanegara pada pertengahan Oktober masih berkisar 22.000 hingga 24.000 orang. Kondisi ini menunjukkan bahwa minat wisatawan untuk datang ke Bali tetap terjaga di tengah kendala pasokan energi.

Selain itu, catatan September memberikan gambaran mengenai besarnya arus wisatawan sebelum gangguan distribusi tersebut mencuat. Total 745.186 kunjungan wisatawan mancanegara pada bulan itu menjadi pembanding bagi perkembangan kunjungan pada Oktober.

Namun, angka kunjungan yang stabil tidak berarti seluruh aktivitas perjalanan berlangsung tanpa hambatan. Sejumlah agen perjalanan menghadapi kebutuhan untuk mengatur ulang agenda wisata agar perjalanan tetap berjalan sesuai kondisi di lapangan.

Agen Perjalanan Menyesuaikan Jadwal Wisata

Menurut Sumarajaya, laporan dari pelaku perjalanan menunjukkan adanya penyesuaian jadwal menuju daya tarik wisata atau destinasi wisata. Penyesuaian tersebut berkaitan dengan kendala distribusi BBM yang sempat memengaruhi kelancaran perjalanan di sejumlah wilayah.

Meski begitu, Dispar Bali belum menerima keluhan resmi dari agen perjalanan mengenai pembatalan kunjungan akibat kelangkaan BBM. Hingga Selasa, pihaknya juga belum menerima laporan langsung yang menyatakan bahwa persoalan tersebut memicu pembatalan perjalanan wisata.

Sumarajaya menjelaskan bahwa beberapa pelaku perjalanan perlu merencanakan kembali rute yang sebelumnya sudah masuk dalam agenda. Dengan demikian, penyesuaian lebih berfokus pada pengaturan perjalanan daripada penghentian kegiatan wisata secara keseluruhan.

Situasi tersebut menunjukkan pentingnya koordinasi antara agen perjalanan, pengelola destinasi, dan pihak terkait. Pengaturan rute yang tepat dapat membantu wisatawan mempertahankan agenda perjalanan meskipun kondisi distribusi BBM sempat mengalami gangguan.

Pasokan BBM Bali Berangsur Membaik

Di sisi lain, antrean BBM di berbagai wilayah Bali mulai membaik setelah Pertamina mendatangkan tambahan pasokan ke Depo Sanggaran dan Depo Manggis. Kedatangan pasokan tersebut membantu memperbaiki distribusi bahan bakar yang sebelumnya memicu antrean.

Perbaikan distribusi menjadi faktor penting untuk menjaga mobilitas masyarakat dan wisatawan. Pasokan yang lebih lancar membantu kendaraan pribadi, angkutan umum, serta kendaraan operasional pariwisata menjalankan aktivitasnya dengan lebih baik.

Selain penambahan pasokan, Pemerintah Provinsi Bali juga menjalankan skema pengaturan pembelian BBM. Kebijakan tersebut mencakup pembelian berdasarkan sistem ganjil-genap serta pembatasan volume pembelian.

Skema tersebut menyertai upaya pemulihan distribusi di tengah kebutuhan bahan bakar yang tinggi. Namun, kelancaran pasokan tetap memerlukan koordinasi berkelanjutan agar masyarakat dan pelaku usaha tidak kembali menghadapi antrean panjang.

Dispar Bali Minta Pertamina Cegah Gangguan Berulang

Meskipun situasi pariwisata masih terkendali, Sumarajaya berharap Pertamina dapat mengantisipasi persoalan distribusi BBM agar gangguan serupa tidak kembali terjadi. Ia menilai kelancaran pasokan bahan bakar penting untuk mendukung perjalanan wisata di Bali.

Ketersediaan BBM turut menunjang operasional kendaraan yang mengantar wisatawan menuju berbagai destinasi. Karena itu, gangguan distribusi berpotensi memengaruhi pengaturan perjalanan apabila berlangsung lebih lama atau meluas ke lebih banyak wilayah.

Bagi agen perjalanan, kepastian pasokan membantu penyusunan jadwal, pemilihan rute, dan pengaturan waktu kunjungan. Sementara itu, wisatawan juga membutuhkan kelancaran transportasi agar dapat menjalankan agenda liburan tanpa perubahan yang terlalu besar.

Oleh karena itu, antisipasi distribusi menjadi perhatian penting bagi keberlanjutan sektor pariwisata Bali. Meski gangguan kali ini belum menurunkan angka kunjungan secara drastis, pencegahan tetap diperlukan untuk menjaga kenyamanan perjalanan dan kepercayaan wisatawan.

Pariwisata Bali Tetap Berjalan di Tengah Kendala BBM

Secara keseluruhan, data kunjungan pada pertengahan Oktober 2026 menunjukkan bahwa kelangkaan BBM belum mengganggu arus wisatawan ke Bali secara signifikan. Jumlah wisatawan mancanegara masih berada pada kisaran 22.000 hingga 24.000 orang per hari.

Namun, pelaku perjalanan tetap perlu menyesuaikan sejumlah rute dan jadwal selama distribusi BBM mengalami kendala. Perbaikan pasokan melalui Depo Sanggaran dan Depo Manggis, ditambah pengaturan pembelian oleh pemerintah daerah, turut mendukung pemulihan kondisi di lapangan.

Ke depan, kelancaran distribusi BBM akan menjadi salah satu faktor pendukung mobilitas wisatawan dan operasional industri pariwisata. Dispar Bali berharap Pertamina dapat menjaga pasokan agar kegiatan wisata tetap berlangsung lancar dan gangguan serupa tidak terulang.

Dengan kondisi kunjungan yang masih stabil, Bali sejauh ini mampu mempertahankan aktivitas pariwisatanya di tengah persoalan distribusi bahan bakar. Meski begitu, pemantauan pasokan dan koordinasi antarpihak tetap penting untuk menjaga kelancaran perjalanan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Tag: ·
Jaya Purnama

Spesialis Informasi | Konten Digital

Pengalaman Daftar Yup PayLater: Limit Hingga Rp100 Juta dan Cicilan 0% di Oktober 2026

Pengalaman Daftar Yup PayLater: Limit Hingga Rp100 Juta dan Cicilan 0% di Oktober 2026

Kunjungi Artikel