Jayapurnama.com, London – Motor listrik lipat Augment 360 diperkenalkan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan yang menghadapi keterbatasan ruang parkir. Skuter listrik asal Finlandia tersebut membawa mekanisme unik pada roda belakang.
Desain tersebut memungkinkan bagian belakang kendaraan dilipat ke bawah rangka. Dengan begitu, ukuran kendaraan menjadi lebih ringkas saat dibawa masuk ke lift, apartemen, maupun ruang kantor.
Kehadiran Augment 360 menarik perhatian karena menawarkan pendekatan berbeda dari skuter listrik berukuran kompak. Kendaraan ini tetap menggunakan jok lebar dan roda berukuran cukup besar. Pengguna pun mendapatkan posisi berkendara yang lebih konvensional.
Motor Listrik Lipat Augment 360 untuk Mobilitas Perkotaan
Augment 360 dikembangkan oleh Augment, merek kendaraan listrik asal Finlandia. Model ini menyasar pengguna perkotaan yang membutuhkan kendaraan praktis untuk perjalanan sehari-hari.
Masalah parkir menjadi salah satu alasan utama pengembangan kendaraan tersebut. Di kawasan perkotaan yang padat, pengendara sering menghabiskan waktu untuk mencari ruang parkir.
Karena itu, konsep motor listrik lipat menawarkan solusi yang berbeda. Setelah digunakan, kendaraan dapat dibuat lebih ringkas sehingga lebih mudah dipindahkan ke area tertutup.
Dalam kondisi terlipat, dimensi Augment 360 menjadi sekitar 1.265 x 350 x 1.180 milimeter. Ukuran tersebut disebut hanya sedikit lebih dari setengah panjang Honda SH.
Meskipun dapat dilipat, kendaraan ini masih menyediakan ruang penyimpanan di bawah jok. Fitur tersebut membuatnya tetap praktis untuk kebutuhan harian.
Spesifikasi dan Performa Augment 360
Dari sisi konstruksi, Augment 360 memiliki bobot sekitar 36 kilogram. Rangkanya menggunakan material aluminium dengan garpu depan satu sisi.
Kendaraan ini juga menggunakan rem cakram hidrolik pada roda depan dan belakang. Selain itu, terdapat ban tubeless berukuran 120/90-R10.
Pabrikan mengklaim penggunaan jok lebar dan ban tersebut dapat memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman. Terutama saat kendaraan melewati permukaan jalan yang tidak rata.
Motor listrik lipat ini memiliki torsi maksimum hingga 105 Nm. Daya maksimumnya mencapai 2,14 kW, sedangkan daya kontinu berada di angka 1,2 kW.
Augment menyediakan dua pilihan kecepatan tertinggi. Versi pertama memiliki kecepatan maksimum 25 km/jam. Sementara itu, versi lainnya mampu mencapai 45 km/jam.
Perbedaan tersebut disesuaikan dengan aturan kendaraan listrik di masing-masing pasar. Dengan demikian, spesifikasi yang tersedia dapat berbeda berdasarkan wilayah pemasaran.
Augment 360 juga memiliki sertifikasi ketahanan air IPX4. Artinya, kendaraan dirancang untuk menghadapi percikan air dari berbagai arah. Namun, pengguna tetap perlu memperhatikan kondisi cuaca dan batas kemampuan perlindungan tersebut.
Baterai Bisa Dilepas, Jarak Tempuh hingga 140 Km
Salah satu keunggulan lain terdapat pada sistem baterainya. Paket baterai Augment 360 dapat dilepas dari kendaraan.
Baterai tersebut dapat diisi menggunakan stopkontak rumah tangga standar. Waktu pengisian hingga penuh membutuhkan sekitar 4,5 jam.
Dalam konfigurasi standar, jarak tempuh kendaraan mencapai sekitar 50 kilometer. Angka tersebut tentu dapat berubah berdasarkan kondisi jalan, gaya berkendara, beban, dan penggunaan fitur kendaraan.
Namun, pengguna juga memiliki pilihan untuk menambahkan paket baterai kedua. Dengan tambahan tersebut, jarak tempuh diklaim dapat meningkat hingga sekitar 140 kilometer.
Jarak tersebut membuat kendaraan lebih fleksibel untuk kebutuhan perjalanan yang lebih jauh. Selain itu, baterai yang dapat dilepas memungkinkan pengguna melakukan pengisian tanpa harus membawa seluruh kendaraan ke dekat sumber listrik.
Dilengkapi Aplikasi dan Sistem Antipencurian
Teknologi menjadi bagian penting dalam motor listrik lipat Augment 360. Kendaraan ini dapat terhubung dengan aplikasi ponsel pintar.
Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat mengatur mode berkendara dan sejumlah pengaturan lainnya. Sistem ini memberikan kendali tambahan tanpa harus bergantung sepenuhnya pada panel kendaraan.
Augment 360 juga menggunakan sistem pembukaan kunci berbasis kartu NFC. Teknologi tersebut memberikan alternatif akses yang lebih praktis bagi pemilik kendaraan.
Selain itu, tersedia fitur antipencurian yang dapat mengunci roda belakang. Fitur tersebut dirancang untuk meningkatkan keamanan ketika kendaraan ditinggalkan.
Di sisi lain, pengguna tetap perlu memperhatikan keamanan tambahan. Parkir di lokasi yang aman dan menggunakan perlengkapan pengaman dapat membantu mengurangi risiko pencurian.
Mekanisme Lipat Jadi Daya Tarik Utama
Hal paling menonjol dari Augment 360 adalah mekanisme pada roda belakang. Bagian tersebut dapat dilipat ke bawah rangka ketika kendaraan perlu disimpan.
Mekanisme ini membuat motor listrik lipat tersebut berbeda dari skuter listrik kompak pada umumnya. Pengguna tidak hanya mendapatkan kendaraan berukuran kecil, tetapi juga sistem yang dirancang untuk memudahkan penyimpanan.
Saat berada di jalan, kendaraan tetap memiliki konfigurasi seperti skuter listrik dengan jok. Setelah sampai di tujuan, roda belakang dapat dilipat untuk mengurangi dimensi kendaraan.
Konsep tersebut sangat relevan bagi penghuni apartemen atau pekerja yang tidak memiliki area parkir khusus. Kendaraan juga lebih mudah dipindahkan ke dalam lift dibandingkan motor berukuran konvensional.
Namun, bobot sekitar 36 kilogram tetap perlu menjadi pertimbangan. Ukuran yang lebih ringkas tidak otomatis membuat kendaraan ringan untuk diangkat.
Potensi Motor Listrik Lipat di Perkotaan
Augment 360 menunjukkan bahwa perkembangan kendaraan listrik tidak hanya berfokus pada jarak tempuh dan performa. Kepraktisan penyimpanan juga mulai menjadi bagian penting dalam desain kendaraan.
Bagi pengguna kota besar, persoalan ruang dapat menjadi faktor utama ketika memilih kendaraan. Karena itu, konsep yang memungkinkan kendaraan disimpan di dalam ruangan berpotensi menarik perhatian.
Meski begitu, penerapan kendaraan ini tetap bergantung pada regulasi setiap negara. Batas kecepatan, klasifikasi kendaraan, serta aturan penggunaan jalan dapat berbeda di setiap wilayah.
Selain itu, ketersediaan layanan purna jual dan baterai juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan calon pengguna. Harga kendaraan dan biaya penggantian baterai akan turut menentukan daya tariknya di pasar.
Dengan mekanisme pelipatan, baterai yang dapat dilepas, serta konektivitas digital, Augment 360 menawarkan pendekatan baru untuk mobilitas perkotaan. Motor listrik lipat ini tidak sekadar mengejar ukuran ringkas, tetapi juga mencoba mengatasi persoalan parkir yang semakin umum di kota padat.
Jika konsep tersebut dapat dipasarkan secara luas dengan harga kompetitif, Augment 360 berpotensi menjadi salah satu pilihan menarik bagi masyarakat yang mengutamakan kepraktisan dalam perjalanan harian.








