Jayapurnama.com – Walkman Sony terbaru membawa pemutar musik portabel itu ke arah yang berbeda dari perangkat kaset yang dulu populer. Generasi anyar ini memakai Android 16 dan mendukung streaming video melalui aplikasi, selain menawarkan pemutaran musik digital.
Sony menghadirkan tiga model premium dengan desain dan rentang harga berbeda. Yang paling mahal, NW-WM1ZM3, memakai bodi tembaga bebas oksigen berlapis emas dan dibanderol 5.899 dollar AS, atau sekitar Rp 106 juta.
Walkman Sony terbaru tak hanya untuk memutar musik
Perubahan paling kentara terlihat pada fungsi perangkat. Walkman masa kini tidak lagi terbatas pada kaset atau koleksi lagu digital yang tersimpan di dalamnya. Dengan Android 16, pengguna dapat mengakses aplikasi, termasuk layanan untuk streaming video.
Layar sentuh menjadi bagian penting dari pengalaman tersebut. Pengguna dapat menelusuri koleksi musik, memilih lagu, dan mengakses aplikasi streaming melalui layar perangkat. Namun, informasi yang diumumkan tidak merinci layanan apa saja yang tersedia ataupun detail kemampuan pemutaran videonya.
Karena itu, perangkat ini tetap menarik untuk dilihat sebagai pemutar audio khusus yang kini menawarkan fungsi lebih luas. Kehadiran aplikasi dan streaming membuatnya berbeda dari pemutar musik sederhana. Meski demikian, Sony tetap menempatkan kualitas audio dan konstruksi premium sebagai daya tarik utama lini ini.
NW-WM1ZM3 mengandalkan tembaga berlapis emas
Model tertinggi dalam jajaran tersebut adalah NW-WM1ZM3. Sony menggunakan tembaga bebas oksigen atau oxygen-free copper sebagai bahan utama sasis, lalu melapisinya dengan emas. Perangkat ini juga memiliki sekrup berlapis emas yang melengkapi tampilannya.
Tembaga bebas oksigen dikenal memiliki kemurnian tinggi dan konduktivitas listrik yang baik. Sony menggunakan material itu sebagai bagian dari konstruksi perangkat audio premium untuk membantu mengoptimalkan kualitas suara. Namun, keterangan tersebut tidak mencantumkan ukuran peningkatan audio dalam angka atau hasil pengujian tertentu.
Bagian depan NW-WM1ZM3 memuat layar sentuh berukuran 5,5 inci. Ukuran itu memberi ruang bagi pengguna untuk menjelajahi koleksi dan aplikasi. Kombinasi material khusus, lapisan emas, dan layar besar ikut membedakan model ini dari perangkat pemutar musik biasa.
Harga 5.899 dollar AS membuatnya berada di posisi teratas dalam trio Walkman baru. Nilai sekitar Rp 106 juta yang dicantumkan merupakan konversi harga dalam pemberitaan, bukan keterangan mengenai harga resmi di pasar Indonesia. Informasi mengenai ketersediaan lokal juga tidak disertakan.
Dua model lain menawarkan bahan dan harga berbeda
Di bawah model berlapis emas, Sony menempatkan NW-WM1AM3 dengan harga 2.999 dollar AS atau sekitar Rp 54,1 juta. Perangkat ini juga memakai layar 5,5 inci, tetapi tampil dengan bodi aluminium hitam dan bagian belakang berlapis emas.
Selisih harga dengan NW-WM1ZM3 mencapai 2.900 dollar AS. Perbedaan material bodi menjadi pembeda yang jelas dari keterangan produk yang tersedia. Kedua model berbagi ukuran layar yang sama, tetapi NW-WM1AM3 tidak menggunakan konstruksi tembaga bebas oksigen berlapis emas seperti model termahal.
Pilihan dengan harga paling rendah adalah NW-ZX900, yang dibanderol 1.899 dollar AS atau sekitar Rp 34,2 juta. Model ini memiliki layar sentuh 5 inci. Sony tetap menyematkan sejumlah fitur audio premium, sementara lapisan bodinya tidak semewah dua perangkat lain.
Meski menjadi model termurah di antara ketiganya, NW-ZX900 masih berada di kelas harga tinggi. Perbandingan harga ini menunjukkan bahwa lini tersebut menyasar pengguna yang mempertimbangkan perangkat audio khusus, bukan sekadar mencari pemutar lagu portabel berbiaya rendah.
Posisi Walkman di tengah perubahan format
Nama Walkman pernah lekat dengan pemutar kaset portabel yang populer pada 1980-an hingga 1990-an. Namun, Sony tidak menghentikan lini tersebut ketika format musik berubah. Perangkatnya berkembang dari kaset ke pemutar musik digital, mengikuti cara orang menyimpan dan mengakses audio.
Sebelum tiga model baru ini, Sony terakhir merilis NW-ZX707 dan NW-A306 pada Januari 2023. Jeda tersebut memberi konteks pada pembaruan terbaru: Walkman tetap menjadi lini produk aktif, tetapi kini berada di segmen premium dengan fungsi yang lebih luas.
Perkembangan itu juga mengubah cara pengguna berinteraksi dengan perangkat. Layar sentuh dan aplikasi membawa pengalaman yang berbeda dari tombol fisik pada pemutar musik generasi awal. Selain mendengarkan koleksi lagu, pengguna kini dapat memanfaatkan koneksi layanan streaming, termasuk untuk menonton video.
Rincian yang tersedia belum menjelaskan daya tahan baterai, kapasitas penyimpanan, format audio yang didukung, maupun spesifikasi teknis lainnya. Karena itu, calon pembeli perlu membedakan fitur yang sudah diumumkan dari hal-hal yang belum dijelaskan.
Memilih model berdasarkan prioritas
Ketiga perangkat menawarkan pendekatan yang tidak sama. NW-WM1ZM3 menonjol lewat material tembaga bebas oksigen berlapis emas, sedangkan NW-WM1AM3 memakai aluminium hitam dengan panel belakang berlapis emas. Sementara itu, NW-ZX900 menjadi pilihan paling terjangkau di antara ketiganya dan memiliki layar lebih kecil.
Selisih harga yang besar membuat pertimbangan pembelian tidak cukup berhenti pada nama Walkman atau dukungan Android 16. Pengguna juga perlu menilai apakah bahan, ukuran layar, dan fitur audio yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan. Terlebih lagi, ketiga harga yang disebutkan berada di tingkat premium.
Dengan generasi ini, Sony mempertahankan identitas Walkman sebagai perangkat audio khusus sambil membuka akses ke aplikasi modern. Android 16 dan dukungan streaming video memperluas fungsinya, tetapi fokus premium tetap terlihat pada rancangan serta material tiap model. Pilihan akhirnya bergantung pada prioritas pengguna terhadap desain, fitur, dan anggaran.








