Jayapurnama.com – Modifikasi Wuling Aira EV di IMX 2026 menempatkan mobil listrik tersebut sebagai ruang ekspresi. Wuling Motors berkolaborasi dengan Otoproject dan SOVLO untuk memadukan aksesori, modifikasi, serta seni melalui lukisan pada unit Aira EV. Kolaborasi ini tampil di ICE, BSD, Tangerang, Sabtu, 10 Oktober 2026.
Alih-alih hanya menonjolkan kendaraan sebagai sarana mobilitas, kreasi tersebut mengajak pengunjung melihat kemungkinan lain: mobil juga dapat merefleksikan selera pemiliknya. Pendekatan itu memberi unsur personal pada Aira EV, sekaligus mempertemukan dunia kendaraan, aksesori, dan karya visual dalam satu proyek.
Modifikasi Wuling Aira EV sebagai ruang ekspresi
Dalam kolaborasi ini, permukaan mobil menjadi kanvas bagi lukisan. Gagasan tersebut sederhana, tetapi memperluas makna modifikasi. Perubahan pada kendaraan tidak harus berhenti pada fungsi atau tampilan aksesori; unsur seni pun dapat ikut membentuk karakter yang ingin ditampilkan.
Wuling Motors menggarap proyek ini bersama Otoproject dan SOVLO. Ketiganya membawa bidang yang saling melengkapi: kendaraan, aksesori, dan seni. Perpaduan itu membuat Aira EV tampil sebagai medium untuk mengeksplorasi hubungan antara sebuah mobil dan identitas penggunanya.
Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian, mengatakan kolaborasi tersebut menunjukkan luasnya ruang pengembangan kreatif Aira EV. Menurutnya, kendaraan listrik tidak hanya menawarkan teknologi dan kemudahan mobilitas, tetapi juga bisa menjadi bagian dari gaya hidup serta sarana mengekspresikan karakter.
โMelalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan perspektif baru bahwa kendaraan listrik tidak hanya menawarkan teknologi dan kemudahan mobilitas, tetapi juga dapat menjadi bagian dari gaya hidup serta medium untuk mengekspresikan karakter penggunanya,โ ujar Ricky.
Ia berharap Aira EV yang menjadi kanvas kolaborasi dapat menginspirasi masyarakat untuk melihat mobil tersebut dengan cara yang lebih personal dan kreatif. Harapan itu menegaskan bahwa proyek ini bukan semata soal perubahan visual, melainkan juga gagasan tentang kedekatan pengguna dengan kendaraannya.
Seni, aksesori, dan karakter kendaraan
Ketika seni hadir pada sebuah kendaraan, perhatian dapat bergeser dari bentuk dan fungsi menuju cerita yang ingin disampaikan. Lukisan memberi ruang visual untuk membangun kesan personal. Sementara itu, aksesori dan modifikasi membuka kemungkinan lain untuk menyesuaikan tampilan dengan kebutuhan atau preferensi pengguna.
Namun, ketiga unsur tersebut tidak harus berdiri sendiri. Kolaborasi Wuling, Otoproject, dan SOVLO justru mempertemukan semuanya dalam satu eksplorasi. Hasilnya mengangkat gagasan bahwa kendaraan dapat menjadi bagian dari cara seseorang menunjukkan pilihan dan karakternya, bukan hanya alat untuk berpindah tempat.
Pendekatan seperti ini juga memperluas pembicaraan tentang kendaraan listrik. Teknologi dan kemudahan mobilitas tetap menjadi bagian penting, seperti disampaikan Ricky. Di sisi lain, aspek gaya hidup memberi sudut pandang tambahan tentang bagaimana kendaraan dapat hadir dalam keseharian penggunanya.
Meski begitu, nilai proyek ini tidak terletak pada anggapan bahwa setiap kendaraan perlu memiliki dekorasi atau modifikasi serupa. Intinya adalah membuka kemungkinan. Pengguna dapat memandang kendaraan sebagai sesuatu yang bisa disesuaikan dengan selera, selama gagasan personal itu menjadi bagian dari pengalaman mereka.
Aira EV hadir di tengah pameran IMX 2026
Kolaborasi tersebut diperkenalkan dalam rangkaian IMX 2026 di ICE, BSD, Tangerang. Kehadiran Aira EV yang dilukis membuat proyek ini menghubungkan produk otomotif dengan aktivitas seni di ruang pameran. Pengunjung pun dapat melihat contoh bagaimana pendekatan kreatif diterapkan pada kendaraan.
Dalam konteks pameran, karya seperti ini menambah ragam cara sebuah mobil ditampilkan. Kendaraan tidak hanya menjadi objek untuk diamati, tetapi juga membawa gagasan yang dapat dibaca melalui perpaduan modifikasi, aksesori, dan lukisan. Dengan demikian, Aira EV tampil sebagai titik temu beberapa bentuk kreativitas.
IMX menjadi latar bagi kolaborasi yang menempatkan eksplorasi visual berdampingan dengan dunia otomotif. Wuling memanfaatkan kesempatan itu untuk memperlihatkan sisi Aira EV yang berbeda dari pembahasan mengenai teknologi dan mobilitas. Fokusnya kali ini berada pada kemungkinan ekspresi melalui kendaraan.
Pesan tersebut sejalan dengan keterangan Ricky mengenai kendaraan listrik sebagai bagian dari gaya hidup. Mobilitas tetap menjadi fungsi dasarnya, tetapi pengalaman memiliki dan menggunakan kendaraan juga dapat memuat pilihan personal. Karena itu, karya ini mengajak publik memperluas cara melihat peran mobil dalam keseharian.
Personalisasi sebagai gagasan, bukan sekadar tampilan
Personalisasi kerap dimulai dari keputusan kecil tentang tampilan atau aksesori. Dalam proyek Aira EV, gagasan itu memperoleh bentuk melalui lukisan pada bodi kendaraan. Perubahan visual tersebut mengundang pertanyaan yang lebih luas: bagaimana pengguna ingin kendaraannya mencerminkan selera dan karakter mereka?
Pertanyaan itu tidak memiliki satu jawaban untuk semua orang. Sebagian pengguna mungkin lebih menyukai tampilan sederhana, sementara yang lain tertarik pada pendekatan yang lebih ekspresif. Kolaborasi ini tidak menetapkan satu pilihan sebagai standar; ia menunjukkan bahwa ruang untuk mengembangkan karakter kendaraan bisa hadir dalam banyak bentuk.
Di sini, peran seni menjadi penting karena membuka kemungkinan komunikasi tanpa harus mengubah pembahasan menjadi soal spesifikasi. Lukisan pada Aira EV memberi lapisan makna yang berbeda: kendaraan dapat dipandang sebagai medium visual. Gagasan tersebut melengkapi fungsi mobil tanpa menggantikannya.
Kolaborasi lintas bidang juga memperlihatkan bahwa proses kreatif dapat mempertemukan pihak dengan fokus berbeda. Wuling membawa Aira EV sebagai kendaraan, sementara Otoproject dan SOVLO terlibat dalam perpaduan modifikasi, aksesori, dan seni. Kerja bersama itu menghasilkan pendekatan yang menempatkan kreativitas sebagai pusat cerita.
Pada akhirnya, Aira EV di IMX 2026 menawarkan sudut pandang bahwa kendaraan listrik dapat memuat lebih dari urusan perjalanan. Melalui lukisan dan kolaborasi kreatif, mobil ini menjadi kanvas untuk gagasan personal. Wuling berharap pendekatan tersebut menginspirasi masyarakat melihat Aira EV secara lebih dekat, kreatif, dan sesuai karakter penggunanya.








