Hyundai Batalkan Rencana Ioniq 3 di Australia karena Biaya Impor Tinggi

Jaya Purnama

Hyundai Batalkan Rencana Ioniq 3 di Australia karena Biaya Impor Tinggi
Hyundai Batalkan Rencana Ioniq 3 di Australia karena Biaya Impor Tinggi

JayaPurnama.com – Australia, Hyundai membatalkan rencana menghadirkan Ioniq 3 ke pasar Australia karena biaya impor mobil listrik tersebut dinilai terlalu tinggi. Keputusan itu membuat hatchback listrik yang sebelumnya dijadwalkan hadir pada awal 2027 tersebut tidak lagi masuk dalam rencana pasar Australia.

Hyundai sebelumnya menyiapkan Ioniq 3 untuk bersaing di segmen mobil listrik ringkas. Model tersebut akan berhadapan langsung dengan MG 4 dan BYD Dolphin yang menawarkan harga lebih kompetitif. Namun, perhitungan bisnis Hyundai Australia akhirnya membuat rencana peluncuran tersebut sulit dilanjutkan.

Menurut publikasi otomotif Drive, Hyundai menghapus halaman penyampaian minat atau expressions of interest untuk Ioniq 3 dari situs resminya. Langkah tersebut kemudian memperkuat konfirmasi bahwa Hyundai Australia membatalkan rencana pemasaran model itu di Negeri Kanguru.

Hyundai Batalkan Ioniq 3 karena Biaya Impor

Juru bicara Hyundai Australia menjelaskan kepada Drive bahwa kelayakan bisnis Ioniq 3 menghadapi tantangan besar. Hyundai memproduksi model tersebut di Turki, bukan Korea Selatan seperti sejumlah model Hyundai lainnya.

Menurut Hyundai Australia, biaya impor yang tinggi membuat harga jual Ioniq 3 sulit bersaing. Selain itu, segmen mobil listrik ringkas sangat sensitif terhadap harga. Karena itu, perusahaan menilai perhitungan bisnis model tersebut tidak masuk akal dalam kondisi persaingan saat ini.

Drive sebelumnya memperkirakan Hyundai dapat menjual Ioniq 3 dengan harga mulai sekitar 40.000 dolar Australia. Nilai tersebut setara dengan sekitar Rp500 juta sebelum biaya on-road.

Sementara itu, varian N Line dengan jarak tempuh panjang dan spesifikasi tertinggi diperkirakan memiliki harga mendekati 55.000 dolar Australia. Jika dikonversikan, nilainya berada di kisaran Rp685 juta sebelum memperhitungkan biaya terkait lainnya.

Ioniq 3 Sulit Melawan MG 4 dan BYD Dolphin

Persaingan harga menjadi persoalan utama bagi Ioniq 3 di Australia. MG 4 Urban saat ini berada pada rentang harga 31.990 hingga 34.990 dolar Australia.

Di sisi lain, BYD Dolphin menawarkan harga mulai 28.888 dolar Australia. Harga tersebut sudah mencakup pajak dan biaya registrasi. Dengan demikian, konsumen Australia memiliki pilihan mobil listrik ringkas dengan harga jauh lebih rendah daripada perkiraan harga Ioniq 3.

Perbedaan harga tersebut dapat membuat Hyundai kesulitan menarik konsumen. Terlebih lagi, pembeli mobil listrik pada segmen ini cenderung mempertimbangkan harga sebagai faktor utama. Karena itu, biaya produksi dan distribusi menjadi bagian penting dalam strategi pemasaran kendaraan listrik ringkas.

Hyundai juga menghadapi perubahan kondisi pasar Australia. Produsen harus menjaga harga tetap kompetitif sekaligus mempertahankan margin bisnis. Dalam situasi tersebut, biaya impor Ioniq 3 dari Turki menjadi hambatan yang cukup besar.

Ioniq 3 Pernah Diperkenalkan di Indonesia

Keputusan Hyundai Australia tidak serta-merta menutup peluang Ioniq 3 di negara lain. Di Indonesia, Hyundai memperkenalkan model tersebut untuk pertama kali dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2026.

Namun, Hyundai masih mempelajari kemungkinan membawa Ioniq 3 ke pasar Indonesia. Perusahaan belum menetapkan keputusan akhir mengenai rencana penjualan model tersebut secara resmi di Tanah Air.

Kondisi pasar Indonesia tentu berbeda dengan Australia. Karena itu, Hyundai dapat mempertimbangkan faktor harga, permintaan, strategi produksi, serta biaya distribusi sebelum mengambil keputusan. Selanjutnya, hasil studi pasar akan menjadi salah satu pertimbangan penting bagi perusahaan.

Pabrik Turki Menjadi Bagian Penting Strategi Hyundai

Hyundai memproduksi Ioniq 3 di pabrik yang juga membuat Hyundai i20 N untuk pasar Australia. Pabrik tersebut memiliki peran penting dalam memasok sejumlah kendaraan Hyundai ke pasar Eropa dan kawasan lainnya.

Menariknya, Hyundai akan segera menghentikan penjualan i20 N generasi saat ini di Australia. Model tersebut memiliki harga 37.500 dolar Australia sebelum biaya on-road.

Berbeda dengan mobil listrik ringkas, segmen i20 N cenderung tidak terlalu sensitif terhadap harga. Karena itu, biaya impor dari Eropa sebelumnya masih dapat masuk dalam pertimbangan bisnis Hyundai Australia.

Namun, situasi Ioniq 3 berbeda. Model tersebut harus bersaing dengan mobil listrik yang memiliki harga lebih rendah. Oleh sebab itu, tambahan biaya impor dapat langsung memengaruhi daya saing produk di ruang pamer.

Ioniq V Berpeluang Mengisi Kekosongan

Menurut Drive, Hyundai masih memiliki opsi lain untuk memperkuat jajaran mobil listriknya di Australia. Salah satunya adalah Ioniq V yang memiliki ukuran jauh lebih besar daripada Ioniq 3.

Ioniq V memiliki panjang sekitar 4,9 meter dan Hyundai memproduksinya di China. Model tersebut memiliki posisi berbeda karena masuk ke segmen kendaraan listrik berukuran lebih besar.

Di pasar Australia, Ioniq V berpotensi bersaing dengan Tesla Model 3 dan BYD Seal. Kedua model tersebut berada di kisaran harga sekitar 55.000 dolar Australia dan sudah termasuk pajak serta biaya registrasi.

Dengan posisi tersebut, Hyundai dapat menggunakan Ioniq V sebagai salah satu alternatif untuk memperluas pilihan kendaraan listriknya. Namun, perusahaan tetap perlu mempertimbangkan harga dan strategi produk sebelum menetapkan langkah berikutnya.

Pada akhirnya, pembatalan rencana Ioniq 3 menunjukkan ketatnya persaingan mobil listrik di Australia. Hyundai harus memperhitungkan biaya impor dengan cermat agar harga produknya tetap kompetitif. Sementara itu, peluang Ioniq 3 di Indonesia masih menunggu hasil studi Hyundai mengenai kelayakan model tersebut untuk pasar domestik.

Penulis:

Jaya Purnama

TOPIK:

Home Trending Explore Discover Menu
Kode Referral Pluang Oktober 2026, Bonus Saldo 5.000 Hingga 1 Juta

Kode Referral Pluang Oktober 2026, Bonus Saldo 5.000 Hingga 1 Juta

Kunjungi Artikel