Jumat, 23 Oktober 2026Berbagi Informasi, Membuka Wawasan
JayaPurnama.com
Berbagi Informasi, Membuka Wawasan

Ekosistem Digital Bank Mandiri Diperluas, Livin’ Satukan Beragam Kebutuhan

Oleh Jaya Purnama · 23/10/2026 · 1:21 am
Ekosistem Digital Bank Mandiri Diperluas Livin Satukan Beragam Kebutuhan
♥ Dukung
Daftar Isi 4 bagian

Jayapurnama.com – Ekosistem digital Bank Mandiri terus dikembangkan untuk menjawab kebutuhan nasabah yang berubah dan semakin beragam. Melalui Livin’ by Mandiri, bank ini menggabungkan layanan keuangan dengan sejumlah kebutuhan lain, sembari memperkuat dukungan dari kantor cabang, ATM, dan contact center.

Bank Mandiri menempatkan pengalaman nasabah sebagai dasar pengembangan layanan. Direktur Operations Bank Mandiri Timothy Utama mengatakan, nasabah membutuhkan layanan yang cepat, mudah, dan aman, sekaligus solusi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Karena itu, perusahaan berupaya menjaga kenyamanan dan nilai tambah pada setiap interaksi.

Pendekatan tersebut hadir di tengah bertambahnya jumlah pengguna dan variasi kebutuhan. Bank Mandiri menyatakan ingin menyediakan layanan yang mudah diakses, aman, nyaman, serta dapat diandalkan pada berbagai titik layanan. Dengan demikian, strategi digital tidak hanya berfokus pada penambahan fitur, tetapi juga pada hubungan antara kanal dan kebutuhan nasabah.

Livin’ merangkum kebutuhan finansial dalam satu aplikasi

Menurut Timothy, layanan digital Bank Mandiri dibangun dengan kerangka yang teruji dan berorientasi pada pengalaman nasabah. Livin’ dirancang untuk mencakup kebutuhan menabung atau Save Money, bertransaksi atau Move Money, memperoleh pembiayaan atau Borrow Money, serta berinvestasi atau Grow Money. Aplikasi itu juga memuat solusi gaya hidup dan terhubung dengan ekosistem Bank Mandiri.

Rangkaian layanan tersebut memberi satu pintu digital untuk berbagai kebutuhan keuangan. Namun, pengembangan aplikasi tetap berjalan bersama upaya menjaga keamanan dan keandalan layanan. Bank Mandiri menyebut kemudahan, keamanan, dan kenyamanan sebagai bagian penting dari pengalaman yang ingin disediakan, bukan sekadar pelengkap fitur.

Salah satu layanan baru yang diperkenalkan ialah emas digital. Pada perayaan ulang tahun ke-28, Bank Mandiri meluncurkan layanan tersebut setelah memperoleh izin bullion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan lisensi itu, Bank Mandiri menjadi bank konvensional pertama di Indonesia yang memilikinya.

Nasabah dapat membuka Tabungan Emas melalui Livin’, lalu melakukan transaksi jual beli atau mengakses fasilitas cicil emas. Selain menyimpan dan bertransaksi secara digital, nasabah juga dapat memilih untuk mengambil emas fisik melalui kantor cabang maupun ATM Emas yang tersebar di berbagai kota. Pilihan tersebut menghubungkan akses dalam aplikasi dengan pengambilan fisik.

Pengguna dan transaksi Livin’ terus bertambah

Hingga Agustus 2026, Livin’ by Mandiri memiliki 42,2 juta pengguna terdaftar. Jumlah itu tumbuh 23,4% secara tahunan. Pada periode yang sama, frekuensi transaksi mencapai 3,7 miliar, naik 21,6% dibandingkan periode setahun sebelumnya.

Angka tersebut menunjukkan besarnya aktivitas di platform yang memasuki tahun kelima itu. Bank Mandiri menyebut pertumbuhan pengguna dan transaksi sebagai tanda bahwa Livin’ terus dipercaya untuk mendukung kebutuhan nasabah yang dinamis. Meski begitu, jumlah penggunaan bukan satu-satunya ukuran pengalaman layanan; perusahaan juga menekankan pentingnya solusi yang relevan pada tiap interaksi.

Peningkatan transaksi digital berjalan beriringan dengan pertumbuhan penghimpunan dana. Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Mandiri secara bank only tercatat Rp1.687 triliun, tumbuh 17,6% secara tahunan. Pertumbuhan itu melampaui angka industri sebesar 13,7% pada periode yang sama.

Data tersebut memberi gambaran tentang perkembangan bisnis penghimpunan dana ketika penggunaan layanan digital meningkat. Namun, Bank Mandiri tidak hanya mengandalkan aplikasi untuk membangun hubungan dengan nasabah. Timothy menegaskan bahwa interaksi langsung tetap dibutuhkan agar nasabah dapat memperoleh solusi yang menyeluruh.

Kanal digital dan layanan langsung saling melengkapi

Untuk itu, Bank Mandiri memperkuat hubungan antara layanan digital, kantor cabang, ATM atau CRM, dan contact center. Perusahaan menyebut pendekatan ini sebagai Online-to-Offline. Tujuannya ialah menjaga agar nasabah dapat berinteraksi melalui kanal yang sesuai, baik secara mandiri lewat aplikasi maupun dengan bantuan layanan langsung.

Salah satu contohnya adalah Livin’ Call. Melalui fitur tersebut, nasabah dapat menghubungi contact center tanpa pulsa atau biaya telepon. Timothy juga menyampaikan bahwa layanan ini memungkinkan penanganan lebih cepat karena nasabah tidak perlu menjalani proses identifikasi dan verifikasi dengan pertanyaan seperti nama, nomor kartu, atau nama ibu kandung.

Perpaduan kanal digital dan layanan langsung menjadi penting saat kebutuhan tidak selalu selesai melalui transaksi mandiri. Nasabah bisa memakai aplikasi untuk melakukan aktivitas perbankan, sementara cabang, ATM, CRM, dan contact center tetap menjadi bagian dari jaringan layanan. Integrasi itu memberi lebih banyak pilihan dalam mengakses bantuan dan layanan.

Bank Mandiri menggambarkan layanan yang ingin dibangun sebagai pengalaman yang memberi kemudahan, solusi, serta nilai tambah. Timothy mengatakan sinergi inovasi digital, keandalan teknologi, dan pelayanan yang lebih personal di berbagai kanal diharapkan memperkuat kepercayaan serta loyalitas nasabah. Upaya tersebut sejalan dengan semangat Nyaman Bersama Mandiri.

Pengakuan untuk kualitas layanan berbagai kanal

Konsistensi Bank Mandiri dalam meningkatkan layanan di sejumlah kanal turut mendapat pengakuan di ajang Danantara Indonesia CX100. Bank Mandiri meraih predikat Sector Champion untuk kategori Financial Services. Bank itu juga memperoleh Grand Champion sebagai BUMN dengan skor layanan tertinggi.

Penghargaan tersebut menjadi pengakuan terhadap kualitas layanan yang dijalankan di berbagai kanal. Bank Mandiri menyatakan komitmen itu sejalan dengan semangat Danantara, Melayani Sepenuh Hati. Di sisi lain, perusahaan tetap menghadapi kebutuhan untuk menjaga pengalaman nasabah di tengah pertumbuhan jumlah pengguna dan aktivitas digital.

Pengembangan Livin’, layanan emas digital, serta keterhubungan dengan kanal tatap muka menunjukkan arah layanan yang menggabungkan teknologi dan dukungan langsung. Bagi nasabah, pilihan itu mencakup transaksi harian, tabungan, pembiayaan, investasi, hingga layanan emas. Bank Mandiri menyatakan akan terus menyempurnakan layanan agar setiap interaksi terasa mudah, aman, dan relevan.

Tag: ·
Jaya Purnama

Suka Berbagi Informasi Terbaru :)

Pengalaman Daftar Yup PayLater: Limit Hingga Rp100 Juta dan Cicilan 0% di Oktober 2026

Pengalaman Daftar Yup PayLater: Limit Hingga Rp100 Juta dan Cicilan 0% di Oktober 2026

Kunjungi Artikel