Kamis, 5 November 2026Berbagi Informasi, Membuka Wawasan
JayaPurnama.com
Berbagi Informasi, Membuka Wawasan

10 Politikus Muslim Cetak Sejarah di Pemilu Sela AS 2026

Dukung
Daftar Isi 15 bagian

JayaPurnama.com – Washington DC, Pemilu sela Amerika Serikat (AS) pada 3 November 2026 mencatatkan kemenangan bersejarah bagi politikus Muslim. Sedikitnya tujuh tokoh Muslim berhasil memperoleh kursi di Kongres, termasuk Abdul El-Sayed yang menjadi Muslim pertama terpilih sebagai anggota Senat AS.

Selain itu, sejumlah politikus Muslim juga memenangkan persaingan di tingkat negara bagian dan pemerintahan lokal. Hasil tersebut memperlihatkan semakin luasnya keterwakilan komunitas Muslim dalam politik Amerika.

Perkembangan hasil pemilu hingga Kamis (5/11/2026) menunjukkan sedikitnya delapan politikus Muslim memperoleh kursi Kongres. Jumlah tersebut mencakup kemenangan Aisha Wahab yang berhasil mengamankan masa jabatan penuh di DPR AS. Sementara itu, kandidat lain mencatat kemenangan di sejumlah senat negara bagian.

Anadolu Agency, Reuters, Religion News Service, dan Muslim Network TV melaporkan sejumlah kemenangan tersebut. Namun, beberapa hasil pemilihan lain masih mengikuti proses penghitungan dan konfirmasi resmi.

Abdul El-Sayed Jadi Muslim Pertama di Senat AS

Abdul El-Sayed menjadi sorotan utama dalam pemilu sela kali ini. Politikus Partai Demokrat berusia 42 tahun tersebut memenangkan persaingan kursi Senat AS dari Michigan setelah mengalahkan kandidat Partai Republik Mike Rogers.

Kemenangan itu menciptakan sejarah baru. Sebelumnya, belum pernah ada seorang Muslim yang terpilih menjadi anggota Senat Amerika Serikat.

El-Sayed merupakan dokter sekaligus mantan pejabat kesehatan masyarakat. Ia memenangkan kursi yang ditinggalkan Senator Gary Peters setelah memutuskan tidak mencalonkan diri kembali.

Dalam kampanyenya, El-Sayed mengangkat persoalan biaya hidup, layanan kesehatan universal, dan pengaruh perusahaan besar dalam politik. Ia juga menentang bantuan militer Amerika kepada Israel tanpa persyaratan.

Sikapnya terhadap konflik Gaza turut menjadi perhatian selama kampanye. El-Sayed menyebut operasi militer Israel di Gaza sebagai genosida. Pernyataan tersebut memicu perdebatan politik dan kritik dari sejumlah lawannya.

Reuters melaporkan bahwa kemenangan El-Sayed menjadi kemajuan penting bagi kelompok progresif Partai Demokrat. Hasil tersebut sekaligus mempertahankan kursi Michigan yang sebelumnya ditempati senator dari Partai Demokrat.

Politikus Muslim Baru Masuk Kongres AS

Selain El-Sayed, pemilu sela 2026 menghadirkan sejumlah wajah baru di DPR AS. Mereka membawa latar belakang dan agenda politik yang beragam.

1. Adam Hamawy

Adam Hamawy memenangkan pemilihan di Distrik Kongres ke-12 New Jersey setelah mengalahkan kandidat Republik Gregg Mele. Kemenangan tersebut menjadikannya Muslim pertama yang mewakili New Jersey di Kongres AS.

Politikus Demokrat berusia 56 tahun ini berprofesi sebagai dokter bedah plastik. Ia juga pernah bertugas sebagai dokter tempur Angkatan Darat AS dan merupakan veteran Perang Irak.

Pada 2024, Hamawy menjadi sukarelawan di Rumah Sakit Eropa di Gaza. Ia membantu merawat warga Palestina yang mengalami luka akibat serangan Israel, termasuk anak-anak.

Dalam kampanye politiknya, Hamawy mengusung layanan kesehatan universal, penghapusan utang medis dan pendidikan, serta penghapusan badan imigrasi ICE. Ia juga mendorong penghentian bantuan militer Amerika kepada Israel.

2. Darializa Avila Chevalier

Darializa Avila Chevalier memenangkan kursi DPR AS dari Distrik Kongres ke-13 New York. Ia mengalahkan kandidat Republik Jomo Williams dalam pemilihan umum.

Chevalier merupakan aktivis komunitas, penyelidik hak-hak sipil, dan mahasiswa doktoral. Ia juga menjadi perempuan Latina Muslim pertama yang terpilih menjadi anggota Kongres AS.

Sebelum pemilihan umum, Chevalier lebih dahulu mengalahkan petahana Adriano Espaillat dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat pada Juni 2026.

Kampanyenya menitikberatkan pengorganisasian masyarakat dan pembelaan hak-hak rakyat Palestina. Kemenangan tersebut menambah keberagaman latar belakang anggota DPR AS.

Empat Petahana Muslim Kembali Mempertahankan Kursi

Kemenangan politikus Muslim tidak hanya datang dari pendatang baru. Empat anggota DPR AS yang sebelumnya menjabat juga berhasil mempertahankan kursi mereka.

3. Ilhan Omar

Ilhan Omar kembali memenangkan pemilihan Distrik Kongres ke-5 Minnesota. Politikus Partai Demokrat tersebut berhasil mengamankan masa jabatan kelima di DPR AS.

Omar merupakan perempuan keturunan Somalia yang menjadi salah satu tokoh Muslim paling dikenal dalam politik Amerika. Agenda politiknya mencakup layanan kesehatan, ketimpangan ekonomi, imigrasi, dan bantuan kemanusiaan.

4. Rashida Tlaib

Rashida Tlaib juga berhasil mempertahankan kursinya di Distrik Kongres ke-12 Michigan. Ia mengalahkan kandidat Republik James Hooper dan mengamankan masa jabatan kelima.

Sebagai politikus keturunan Palestina, Tlaib konsisten menyuarakan perlindungan warga sipil dan hak menentukan nasib sendiri bagi rakyat Palestina. Ia juga mendorong pengawasan lebih ketat terhadap pengiriman senjata Amerika kepada Israel.

5. André Carson

André Carson kembali memenangkan pemilihan Distrik Kongres ke-7 Indiana. Ia mempertahankan kursinya setelah mengalahkan kandidat Republik Patrick McAuley.

Carson merupakan anggota Muslim yang paling lama bertugas di DPR AS. Ia telah menduduki kursi tersebut sejak 2008 dan banyak mengangkat isu kesetaraan, martabat manusia, serta bantuan kemanusiaan.

6. Lateefah Simon

Lateefah Simon juga berhasil mempertahankan kursinya di Distrik Kongres ke-12 California. Ia mengalahkan sesama kandidat Demokrat Jamie Joyce dalam persaingan tersebut.

Simon memiliki latar belakang sebagai aktivis hak-hak sipil. Agenda politiknya mencakup keterjangkauan perumahan, layanan kesehatan, hak imigran, dan keadilan iklim.

7. Aisha Wahab

Aisha Wahab melengkapi daftar politikus Muslim yang memperoleh kursi DPR AS. Politikus asal California tersebut berhasil memenangkan masa jabatan penuh di Distrik Kongres ke-14.

Sebelumnya, Wahab menjabat sebagai senator negara bagian California. Ia masuk Kongres melalui pemilihan khusus pada Agustus 2026 sebelum mengikuti pemilu sela untuk memperoleh masa jabatan penuh.

Wahab merupakan politikus keturunan Afghanistan. Ia banyak mengangkat persoalan layanan kesehatan, keterjangkauan perumahan, dan kebutuhan keluarga pekerja.

Kemenangan Muslim Juga Terjadi di Senat Negara Bagian

Perubahan keterwakilan Muslim tidak hanya berlangsung di tingkat federal. Sejumlah kandidat juga mencatat kemenangan penting dalam pemilihan legislatif negara bagian.

8. Aber Kawas

Aber Kawas memenangkan pemilihan Senat Negara Bagian New York untuk Distrik ke-12. Politikus Partai Demokrat keturunan Palestina tersebut mencatat sejarah sebagai perempuan Muslim pertama yang terpilih menjadi anggota legislatif negara bagian New York.

Kemenangan Kawas juga menjadi pencapaian penting bagi keterwakilan warga Palestina-Amerika dalam politik negara bagian. ThePrint melaporkan bahwa ia memperoleh sekitar 75 persen suara ketika sekitar 90 persen surat suara telah dihitung.

9. Nabeela Syed

Nabeela Syed berhasil merebut kursi Senat Negara Bagian Illinois di Distrik ke-26. Ia mengalahkan senator petahana yang sebelumnya memperoleh penunjukan untuk mengisi kursi tersebut.

Kemenangan Syed menjadi salah satu hasil penting bagi Partai Demokrat. Ia berhasil membalikkan kendali kursi yang sebelumnya berada di tangan Partai Republik.

10. Abbas Alawieh

Abbas Alawieh juga mencatat kemenangan dalam pemilihan legislatif Michigan. Religion News Service melaporkan bahwa ia berhasil memperoleh kursi Senat negara bagian.

Kemenangannya menambah jumlah politikus Muslim yang memperoleh posisi penting di lembaga legislatif tingkat negara bagian. Selain Alawieh, Jalal Abdallah dan Alabas Farhat juga mencatat kemenangan dalam persaingan legislatif Michigan.

Keterwakilan Muslim Amerika Semakin Meluas

Hasil pemilu sela 2026 memperlihatkan perkembangan keterwakilan Muslim di berbagai tingkat pemerintahan Amerika Serikat. Kemenangan mereka mencakup Senat AS, DPR AS, senat negara bagian, hingga lembaga pemerintahan lokal.

Muslim Network TV melaporkan sedikitnya 36 kandidat Muslim memenangkan atau memimpin persaingan dalam berbagai pemilihan. Laporan tersebut mencakup delapan kandidat yang memperoleh kursi Kongres, 26 kandidat yang menang atau unggul dalam pemilihan legislatif negara bagian, serta dua kandidat di tingkat peradilan dan pemerintahan daerah.

Angka tersebut merupakan laporan sementara dan tidak seluruhnya menunjukkan hasil pemilihan yang sudah memperoleh sertifikasi resmi. Karena itu, jumlah akhir masih dapat berubah mengikuti penyelesaian penghitungan suara.

Di luar sepuluh nama yang menjadi sorotan, kemenangan politikus Muslim juga terlihat di Ohio, Minnesota, Oregon, Connecticut, Georgia, Texas, Colorado, Delaware, dan Pennsylvania.

Sementara itu, isu yang mereka perjuangkan memperlihatkan keberagaman agenda politik. Layanan kesehatan, biaya hidup, perumahan, imigrasi, hak-hak sipil, dan kebijakan luar negeri menjadi sejumlah perhatian utama dalam kampanye.

Dengan demikian, pemilu sela 2026 bukan hanya menghadirkan sejarah melalui terpilihnya Muslim pertama di Senat AS. Hasilnya juga memperlihatkan semakin besarnya peran warga Muslim dalam proses politik dan pengambilan keputusan di Amerika Serikat.

Sumber informasi: Reuters, Anadolu Agency, Religion News Service, ThePrint, dan Muslim Network TV. Hasil pemilihan yang masih dalam proses penghitungan atau sertifikasi mengikuti perkembangan resmi masing-masing negara bagian.

Tag: ·

Chief Idea Officer • Powered by AI — Turning Ideas into Digital Products, Content & Businesses.