Daftar Isi 6 bagian
JayaPurnama.com – Makassar, Sulawesi Selatan, Omoda & Jaecoo membuka pemesanan awal Omoda O4 di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Makassar 2026. Pada kesempatan yang sama, perusahaan menawarkan program gratis bodykit untuk konsumen Jaecoo J5 EV.
Kedua agenda tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas jangkauan kendaraan listrik di Indonesia Timur. Selain membawa model terbaru, Omoda & Jaecoo juga memperkenalkan teknologi dan fitur kendaraan kepada pengunjung pameran.
Omoda O4 menarik perhatian melalui desain futuristis dan klaim jarak tempuh hingga 611 kilometer berdasarkan pengujian CLTC. Sementara itu, Jaecoo J5 EV menawarkan baterai LFP berkapasitas 60,9 kWh dengan jarak tempuh hingga 461 kilometer berdasarkan pengujian NEDC.
Melalui keikutsertaan dalam pameran ini, perusahaan ingin mendekatkan produk kendaraan listriknya kepada masyarakat Makassar dan sekitarnya. Selain itu, Omoda & Jaecoo terus memperluas jaringan dealer untuk mendukung layanan penjualan dan purnajual di berbagai wilayah Indonesia.
Omoda O4 Buka Pemesanan di GIIAS Makassar 2026
Omoda & Jaecoo mengusung tema “Super Intelligence Best NEV” dalam partisipasinya di GIIAS Makassar 2026. Perusahaan menempati Booth C dan membawa empat unit kendaraan untuk menarik perhatian pengunjung.
Keempat model tersebut terdiri atas Jaecoo J5 EV, Omoda O4, Jaecoo J7 SHS-P, dan Jaecoo J8 SHS-P ARDIS. Kehadiran berbagai model ini memperlihatkan pilihan kendaraan listrik dan elektrifikasi yang perusahaan bawa ke pasar Indonesia.
Omoda O4 menjadi salah satu sorotan utama karena perusahaan memperkenalkan model tersebut secara regional kepada masyarakat Makassar. Pengunjung juga berkesempatan mengenal lebih dekat kendaraan ini sekaligus mengajukan pemesanan selama pameran berlangsung.
“Makassar merupakan salah satu kota penting dengan dinamika masyarakat dan kebutuhan mobilitas yang terus berkembang. Melalui kehadiran Omoda O4 di GIIAS Makassar 2026, kami ingin membawa lebih dekat pilihan kendaraan listrik yang memadukan desain futuristis, teknologi pintar, dan pengalaman berkendara yang relevan dengan gaya hidup konsumen masa kini. Kami juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat Omoda O4 dan melakukan pemesanan selama pameran berlangsung,” ujar Jim Ma, Business Unit Director Omoda & Jaecoo Indonesia.
Meski sudah membuka pemesanan awal, perusahaan belum mencantumkan harga resmi maupun rincian spesifikasi teknis lainnya dalam informasi yang tersedia untuk pameran tersebut. Karena itu, calon pembeli masih perlu menunggu pengumuman lanjutan untuk mengetahui detail lengkap kendaraan.
Desain Futuristis dan Jarak Tempuh Omoda O4
Omoda O4 mengusung konsep Cyber Mecha Design yang menonjolkan karakter futuristis dan ekspresif. Pendekatan tersebut memberikan identitas visual tersendiri pada SUV listrik ini.
Selain desain eksterior, Omoda O4 membawa Super AI Cockpit. Sistem tersebut dirancang untuk menghadirkan interaksi yang lebih intuitif antara pengemudi dan kendaraan.
Dari sisi daya jelajah, perusahaan mengklaim Omoda O4 mampu menempuh jarak hingga 611 kilometer berdasarkan pengujian CLTC. Angka ini menjadi salah satu informasi penting bagi konsumen yang mempertimbangkan kendaraan listrik untuk mobilitas sehari-hari maupun perjalanan lebih jauh.
Namun, calon konsumen perlu memahami bahwa hasil pengujian CLTC tidak selalu sama dengan jarak tempuh dalam penggunaan nyata. Kondisi jalan, kecepatan, suhu, gaya berkendara, dan penggunaan pendingin kabin dapat memengaruhi konsumsi energi kendaraan.
Oleh karena itu, konsumen sebaiknya menunggu informasi mengenai kapasitas baterai, kemampuan pengisian daya, fitur keselamatan, dan spesifikasi teknis lain sebelum mengambil keputusan pembelian. Informasi harga juga penting untuk menilai posisi Omoda O4 di tengah persaingan SUV listrik di Indonesia.
Jaecoo J5 EV Tawarkan Bodykit Gratis
Selain memperkenalkan Omoda O4, Omoda & Jaecoo menghadirkan program gratis bodykit untuk Jaecoo J5 EV. Program ini memberi kesempatan kepada konsumen untuk mempersonalisasi tampilan SUV listrik tersebut sesuai karakter dan preferensi masing-masing.
Bodykit dapat menjadi pilihan bagi pemilik yang ingin menghadirkan tampilan kendaraan berbeda tanpa mengganti model mobil. Meski begitu, konsumen perlu memastikan detail komponen, ketentuan program, dan ketersediaan penawaran melalui pihak perusahaan atau dealer.
Dari sisi teknis, Jaecoo J5 EV menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 60,9 kWh. Motor listriknya menghasilkan tenaga 155 kW dan torsi 288 Nm.
Berdasarkan pengujian NEDC, Jaecoo J5 EV diklaim mampu menempuh jarak hingga 461 kilometer. Seperti halnya angka pengujian kendaraan listrik lainnya, hasil tersebut dapat berbeda dari pemakaian sehari-hari.
Jaecoo J5 EV juga memiliki ground clearance 200 mm. Karakteristik ini menjadi salah satu aspek yang mendukung penggunaan kendaraan di berbagai kondisi jalan, meskipun kemampuan melintasi medan tertentu tetap bergantung pada desain kendaraan dan kondisi aktual.
Fitur Kabin dan Keselamatan Jaecoo J5 EV
Di bagian kabin, Jaecoo J5 EV mengandalkan layar infotainment berukuran 13,2 inci. Layar tersebut menjadi pusat akses berbagai fungsi hiburan dan informasi kendaraan.
Selain itu, kendaraan ini membawa kamera 540 derajat yang membantu pengemudi memantau lingkungan sekitar mobil. Fitur tersebut dapat mendukung manuver di area parkir atau ruang yang terbatas.
Jaecoo J5 EV juga menawarkan 17 fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS). Teknologi bantuan pengemudi ini dirancang untuk membantu pengemudi selama perjalanan melalui sejumlah fungsi pendukung keselamatan.
Meski begitu, fitur ADAS tidak menggantikan kewaspadaan pengemudi. Pengemudi tetap perlu memperhatikan kondisi lalu lintas, menjaga jarak aman, dan mengendalikan kendaraan secara bertanggung jawab.
Kombinasi baterai berkapasitas 60,9 kWh, tenaga 155 kW, torsi 288 Nm, serta sejumlah fitur kabin dan bantuan pengemudi menjadi bagian dari penawaran Jaecoo J5 EV. Sementara itu, program gratis bodykit memberi nilai tambahan bagi konsumen yang ingin menyesuaikan tampilan kendaraan.
Omoda & Jaecoo Targetkan 80 Dealer pada 2026
Di luar peluncuran regional dan program penawaran kendaraan, Omoda & Jaecoo melanjutkan ekspansi jaringan dealer di Indonesia. Perusahaan menyebut telah memiliki 44 dealer dan menargetkan peningkatan menjadi 80 dealer sepanjang 2026.
Penambahan jaringan tersebut bertujuan memperluas akses konsumen terhadap layanan penjualan dan purnajual. Selain itu, kehadiran dealer di berbagai wilayah dapat membantu konsumen mendapatkan informasi produk dan dukungan perawatan kendaraan.
Makassar menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian dalam strategi pengembangan pasar Indonesia Timur. Melalui partisipasi di GIIAS Makassar 2026, perusahaan berupaya memperkenalkan jajaran produknya sekaligus membangun kedekatan dengan calon konsumen setempat.
Namun, pencapaian target 80 dealer tetap menjadi pekerjaan lanjutan bagi perusahaan sepanjang 2026. Perluasan jaringan juga perlu berjalan seiring dengan kesiapan layanan teknis, ketersediaan suku cadang, dan dukungan bagi pengguna kendaraan listrik.
Peluang Konsumen Mengenal Kendaraan Listrik Baru
Kehadiran Omoda O4 dan Jaecoo J5 EV di GIIAS Makassar 2026 menawarkan dua daya tarik berbeda. Omoda O4 membuka kesempatan pemesanan awal dengan desain futuristis dan klaim jarak tempuh hingga 611 kilometer berdasarkan CLTC.
Sementara itu, Jaecoo J5 EV menggabungkan baterai LFP 60,9 kWh, jarak tempuh hingga 461 kilometer berdasarkan NEDC, serta program gratis bodykit. Fitur kabin dan teknologi bantuan pengemudi turut melengkapi penawaran SUV listrik tersebut.
Bagi calon pembeli, pameran ini menjadi kesempatan untuk memeriksa kendaraan secara langsung dan menanyakan detail penawaran kepada tenaga penjualan. Namun, konsumen sebaiknya membandingkan harga, spesifikasi lengkap, garansi baterai, pilihan pengisian daya, dan layanan purnajual sebelum menentukan pilihan.
Pada akhirnya, pembukaan pemesanan Omoda O4 dan program gratis bodykit Jaecoo J5 EV memperlihatkan upaya Omoda & Jaecoo memperluas pilihan kendaraan listrik di Indonesia. Perkembangan jaringan dealer hingga akhir 2026 juga akan menjadi faktor penting dalam mendukung pengalaman kepemilikan kendaraan bagi konsumen.





