Daftar Isi 5 bagian
JayaPurnama.com – Yogyakarta, pasar PC global mengalami tekanan pada kuartal III 2026. Pengiriman komputer pribadi, termasuk laptop dan desktop, mencapai 57 juta unit sepanjang Juli hingga September 2026. Namun, angka tersebut turun 21% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Di tengah pelemahan tersebut, Apple dan Asus berhasil meningkatkan pangsa pasar. Keduanya mencatatkan porsi pasar lebih besar dibandingkan kuartal III 2025, meskipun jumlah pengiriman masing-masing perusahaan masih mengalami penurunan secara tahunan.
Sementara itu, Lenovo tetap mempertahankan posisi sebagai produsen PC dengan pengiriman terbanyak di dunia. Perusahaan tersebut mengungguli HP dan Dell yang menempati posisi kedua serta ketiga dalam daftar produsen terbesar.
Mengutip laporan Counterpoint Research yang dirilis pada 22 Oktober 2026, kenaikan biaya komponen menjadi salah satu faktor utama yang menekan industri. Harga cip memori DRAM dan NAND meningkat sehingga mendorong biaya produksi serta harga PC. Akibatnya, sebagian konsumen memilih menunda pembelian perangkat baru atau mengganti komputer lama mereka.
Pasar PC Global Turun, Lenovo Tetap Memimpin
Lenovo mempertahankan dominasi pasar PC global pada kuartal III 2026 dengan pengiriman sekitar 15 juta unit. Perusahaan ini menguasai 26,3% pangsa pasar, sekaligus menempatkannya di posisi teratas di antara produsen komputer dunia.
Di posisi kedua, HP mencatatkan pengiriman sekitar 10,3 juta unit dengan pangsa pasar 18,1%. Sementara itu, Dell menempati peringkat ketiga setelah mengirimkan sekitar 7,6 juta unit PC dan meraih pangsa pasar 13,3%.
Ketiga produsen tersebut menunjukkan besarnya persaingan di industri komputer global. Namun, penurunan pengiriman secara keseluruhan memperlihatkan bahwa perusahaan besar sekalipun menghadapi tekanan permintaan dan kenaikan biaya komponen.
Berikut rincian lima produsen PC terbesar pada kuartal III 2026 berdasarkan data yang tersedia dalam laporan Counterpoint Research.
- Lenovo: sekitar 15 juta unit dengan pangsa pasar 26,3%.
- HP: sekitar 10,3 juta unit dengan pangsa pasar 18,1%.
- Dell: sekitar 7,6 juta unit dengan pangsa pasar 13,3%.
- Apple: sekitar 5,6 juta unit dengan pangsa pasar 9,8%.
- Asus: sekitar 5,2 juta unit dengan pangsa pasar 9,2%.
Data tersebut menunjukkan bahwa Lenovo masih memiliki jarak cukup besar dari para pesaingnya. Selain itu, Apple dan Asus menempati posisi penting di antara lima produsen teratas karena berhasil memperbesar pangsa pasar ketika industri secara keseluruhan mengalami kontraksi.
Apple Meningkatkan Pangsa Pasar Berkat MacBook Neo
Apple mencatatkan pangsa pasar PC global sebesar 9,8% pada kuartal III 2026. Angka tersebut meningkat dibandingkan 8,7% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Meski demikian, Apple mengirimkan sekitar 5,6 juta unit PC atau turun 11% secara tahunan. Artinya, peningkatan pangsa pasar tidak serta-merta menunjukkan kenaikan jumlah perangkat yang terjual atau dikirimkan.
Salah satu faktor yang mendukung kinerja Apple adalah permintaan terhadap MacBook Neo. Produk tersebut membantu perusahaan mempertahankan posisi relatif lebih baik ketika pasar komputer global mengalami penurunan.
Secara sederhana, pangsa pasar menggambarkan bagian pengiriman yang dikuasai sebuah produsen dibandingkan keseluruhan pasar. Karena itu, perusahaan tetap dapat meningkatkan pangsa pasar ketika jumlah pengirimannya turun, asalkan penurunannya lebih kecil dibandingkan kondisi pasar atau pesaingnya.
Kondisi Apple pada kuartal III 2026 memperlihatkan dinamika tersebut. Walaupun pengirimannya menyusut, porsi pasar perusahaan justru bertambah. Dengan demikian, perubahan pangsa pasar perlu dibaca bersama data pengiriman agar memberikan gambaran yang lebih akurat.
Asus Catat Pertumbuhan Pengiriman secara Kuartalan
Asus juga berhasil memperbesar pangsa pasar di tengah tekanan industri. Perusahaan asal Taiwan tersebut meraih pangsa pasar 9,2% pada kuartal III 2026, meningkat dari 7,8% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Asus mengirimkan sekitar 5,2 juta unit PC selama periode tersebut. Jumlah itu turun 7% dibandingkan kuartal III 2025. Namun, jika dibandingkan dengan kuartal II 2026, pengiriman Asus justru meningkat 19,4%.
Kinerja tersebut memperlihatkan perbedaan antara perbandingan tahunan dan kuartalan. Secara tahunan, pengiriman Asus masih melemah. Sebaliknya, perbandingan dengan kuartal sebelumnya menunjukkan pemulihan aktivitas pengiriman yang cukup kuat.
Kenaikan kuartalan itu juga menempatkan Asus sebagai salah satu produsen dengan perkembangan relatif positif di antara lima pemain terbesar. Meskipun begitu, peningkatan tersebut belum cukup untuk menyimpulkan bahwa industri PC telah kembali tumbuh.
Perusahaan masih menghadapi tantangan berupa kenaikan biaya komponen dan perubahan keputusan pembelian konsumen. Oleh karena itu, perkembangan pengiriman pada periode berikutnya akan menjadi indikator penting untuk melihat keberlanjutan kinerja Asus.
Kenaikan Harga Komponen Menekan Industri PC
Kenaikan biaya cip memori DRAM dan NAND menjadi salah satu tantangan utama bagi produsen komputer. Kedua komponen tersebut berperan dalam sistem memori dan penyimpanan perangkat. Ketika harganya meningkat, produsen menghadapi tekanan untuk menjaga biaya produksi dan harga jual.
Di sisi lain, konsumen juga harus mempertimbangkan anggaran sebelum membeli komputer baru. Harga perangkat yang semakin mahal dapat mendorong sebagian pembeli menunda penggantian laptop, mempertahankan perangkat lama, atau menunggu kondisi pasar yang lebih menguntungkan.
Akibatnya, produsen menghadapi tantangan untuk mempertahankan volume pengiriman. Perusahaan tidak hanya perlu bersaing melalui produk dan harga, tetapi juga harus menyesuaikan strategi dengan perubahan biaya komponen serta permintaan pasar.
Meski begitu, pergerakan pangsa pasar Apple dan Asus menunjukkan bahwa kinerja setiap produsen tidak selalu mengikuti penurunan industri secara seragam. Faktor permintaan terhadap produk tertentu dan perubahan posisi relatif antarpesaing turut memengaruhi hasil yang dicapai masing-masing perusahaan.
Prospek Pasar PC Global pada 2027
Counterpoint Research memperkirakan tekanan pasar PC masih berlanjut pada kuartal IV 2026. Lembaga riset tersebut memproyeksikan pengiriman global turun 27% secara tahunan pada periode tersebut.
Selain itu, volume pengiriman PC sepanjang 2027 diperkirakan relatif stagnan dibandingkan 2026. Proyeksi ini menunjukkan bahwa industri belum tentu mengalami pemulihan signifikan dalam waktu dekat.
Jika tekanan biaya komponen terus berlanjut, produsen perlu menghadapi tantangan dalam menjaga daya saing harga dan mendorong permintaan. Sementara itu, konsumen kemungkinan akan semakin mempertimbangkan kebutuhan, anggaran, serta manfaat perangkat sebelum memutuskan pembelian.
Bagi Lenovo, tantangan berikutnya adalah mempertahankan posisi teratas di tengah pasar yang melemah. Apple dan Asus juga perlu menjaga momentum pangsa pasar mereka, terutama karena keduanya masih mencatatkan penurunan pengiriman secara tahunan.
Pada akhirnya, perkembangan pasar PC global tidak hanya bergantung pada persaingan antarmerek. Biaya komponen, harga perangkat, dan keputusan pembelian konsumen juga akan menentukan arah industri dalam beberapa kuartal mendatang.
Dengan pengiriman global yang turun 21% pada kuartal III 2026, industri komputer menghadapi periode penuh tantangan. Lenovo masih memimpin dari sisi volume, sedangkan Apple dan Asus menunjukkan kemampuan meningkatkan pangsa pasar di tengah pelemahan permintaan.




