Jumat, 23 Oktober 2026Berbagi Informasi, Membuka Wawasan
JayaPurnama.com
Berbagi Informasi, Membuka Wawasan

BYD Seagull Generasi Kedua Hadir dengan Flash Charging

Oleh Jaya Purnama · 23/10/2026 · 7:49 pm
BYD Seagull Generasi Kedua Hadir dengan Flash Charging
Dukung
Daftar Isi 6 bagian

JayaPurnama.com – Zhengzhou, China. BYD resmi meluncurkan generasi kedua BYD Seagull pada 20 Oktober 2026 dengan sejumlah pembaruan besar. Mobil listrik hatchback ini membawa bodi lebih panjang, kabin yang lebih lapang, baterai Blade generasi kedua, serta teknologi pengisian daya kilat atau flash charging pada varian tertentu.

Selain meningkatkan kemampuan pengisian daya, BYD juga memperbesar dimensi mobil listrik mungil andalannya tersebut. Panjang bodinya kini mencapai 4.205 mm, atau bertambah 425 mm dibandingkan generasi sebelumnya. Sementara itu, jarak sumbu rodanya meningkat 150 mm menjadi 2.650 mm.

Perubahan tersebut membuat BYD Seagull generasi kedua mampu menampung lima penumpang, bertambah dari kapasitas empat orang pada model sebelumnya. Dengan pembaruan ini, BYD berupaya menghadirkan mobil listrik perkotaan yang lebih praktis tanpa meninggalkan segmen harga terjangkau di pasar China.

Peluncuran di Zhengzhou, China, juga membawa kabar menarik bagi calon pembeli. BYD menawarkan lima varian dengan harga resmi mulai 65.900 yuan hingga 99.900 yuan. Namun, teknologi flash charging hanya tersedia pada tiga varian yang menggunakan baterai berkapasitas lebih besar.

BYD Seagull Generasi Kedua Mendapat Bodi Lebih Besar

Perubahan dimensi menjadi salah satu pembaruan paling menonjol pada generasi terbaru ini. BYD Seagull memiliki panjang 4.205 mm, lebar 1.810 mm, tinggi 1.570 mm, serta jarak sumbu roda 2.650 mm. Dimensi tersebut mendekatkannya pada kelas mobil listrik kompak yang menawarkan ruang kabin lebih lega.

Selain itu, pertambahan jarak sumbu roda memberi ruang lebih besar bagi penumpang. Kapasitas lima orang juga membuat mobil ini lebih fleksibel untuk kebutuhan keluarga kecil maupun perjalanan bersama teman.

BYD turut memperbarui desain eksterior melalui bagian depan yang lebih tegas, lampu dengan bentuk geometris, serta detail bodi yang terlihat modern. Pabrikan ini juga menawarkan enam pilihan warna eksterior untuk menjangkau selera konsumen yang beragam.

Di bagian belakang, BYD mengubah tata letak penggerak menjadi penggerak roda belakang atau rear-wheel drive. Sebelumnya, Seagull menggunakan penggerak roda depan. Perubahan tersebut berjalan bersama peningkatan suspensi belakang dari model torsion beam menjadi suspensi independen multi-link.

Dengan demikian, pembaruan tidak hanya berfokus pada tampilan dan ruang kabin. BYD juga mengubah konfigurasi mekanis untuk mendukung karakter berkendara mobil listrik generasi terbaru tersebut.

Flash Charging Isi Baterai dalam Lima Menit

Teknologi flash charging menjadi daya tarik utama BYD Seagull generasi kedua. BYD mengklaim sistem tersebut mampu mengisi baterai dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam lima menit ketika mobil menggunakan stasiun pengisian yang kompatibel.

Bahkan, pengisian dari 10 persen hingga 97 persen membutuhkan waktu sekitar sembilan menit menurut klaim perusahaan. Kemampuan ini berpotensi mengurangi waktu tunggu saat perjalanan, terutama bagi pengemudi yang mengandalkan mobil listrik untuk mobilitas harian.

Namun, calon pembeli perlu memperhatikan bahwa fitur tersebut tidak tersedia pada seluruh varian. BYD hanya menyertakan flash charging pada tiga varian teratas, yakni Comfort, Flying, dan Smart, yang menggunakan baterai berkapasitas 39,2 kWh.

Selain kapasitas baterai, kecepatan pengisian juga bergantung pada stasiun pengisian yang mendukung teknologi tersebut. Karena itu, pengguna perlu mempertimbangkan ketersediaan infrastruktur sebelum mengandalkan waktu pengisian yang sangat singkat.

BYD juga menawarkan baterai Blade berbasis litium besi fosfat atau LFP generasi kedua. Teknologi baterai ini menjadi bagian penting dari pembaruan sistem energi pada model terbaru, terutama untuk varian yang mendukung pengisian kilat.

Jarak Tempuh Mencapai 420 Kilometer

BYD menyediakan dua pilihan kapasitas baterai untuk generasi kedua Seagull. Varian dasar menggunakan baterai 30,1 kWh, sedangkan varian yang lebih tinggi memakai baterai 39,2 kWh.

Berdasarkan pengujian dengan siklus CLTC di China, baterai 30,1 kWh menawarkan jarak tempuh hingga 320 km. Sementara itu, baterai 39,2 kWh memberikan jarak tempuh hingga 420 km.

Angka tersebut merupakan hasil pengujian berdasarkan standar CLTC, sehingga jarak tempuh dalam penggunaan sehari-hari dapat berbeda. Kondisi jalan, kecepatan, suhu lingkungan, penggunaan pendingin kabin, serta gaya mengemudi dapat memengaruhi konsumsi energi.

Dari sisi tenaga, dua varian dasar menghasilkan daya maksimum 85 kW atau sekitar 114 hp. Adapun tiga varian yang menggunakan baterai lebih besar menawarkan motor listrik dengan tenaga 95 kW atau sekitar 127 hp.

Peningkatan tenaga tersebut mendukung karakter mobil listrik yang praktis untuk penggunaan perkotaan. Di sisi lain, perpaduan baterai dengan dua kapasitas memberi konsumen pilihan berdasarkan kebutuhan jarak perjalanan dan anggaran pembelian.

Kabin Baru dan Fitur Bantuan Pengemudi

BYD juga merombak interior Seagull generasi kedua. Dasbor tampil lebih modern dengan layar tengah berukuran besar, setir dua palang, serta konsol tengah yang menyediakan ruang penyimpanan praktis.

Selain layar hiburan, BYD tetap mempertahankan sejumlah tombol fisik untuk memudahkan pengoperasian fungsi tertentu. Pabrikan ini juga menyediakan pengisi daya ponsel nirkabel pada kabin, sehingga pengguna dapat mengisi daya perangkat tanpa kabel tambahan yang mengganggu.

Pada varian tertentu, BYD menambahkan fitur kenyamanan seperti kursi depan dengan fungsi pemanas dan ventilasi. Varian tertinggi juga menawarkan layar tengah 15,6 inci serta perangkat perekam perjalanan.

Sementara itu, sistem bantuan pengemudi menjadi bagian dari peningkatan teknologi. Varian Smart menawarkan sistem DiPilot 300 atau God’s Eye B yang dilengkapi sensor LiDAR pada atap, bersama perangkat sensor lain untuk mendukung fungsi bantuan berkendara.

Meski demikian, konsumen perlu membedakan fitur standar dan fitur khusus varian tertinggi. Tidak semua model mendapatkan perangkat bantuan pengemudi yang sama, sehingga pemeriksaan spesifikasi setiap varian tetap penting sebelum membeli.

Harga BYD Seagull Terbaru di China

Dalam peluncuran resminya, BYD menawarkan lima varian Seagull generasi kedua dengan rentang harga yang berbeda. Berikut daftar harga yang berlaku di pasar China.

  • Vitality: 65.900 yuan.
  • Freedom: 72.900 yuan.
  • Comfort: 75.900 yuan.
  • Flying: 82.900 yuan.
  • Smart: 99.900 yuan.

Harga tersebut merupakan harga resmi di China, bukan harga jual di Indonesia. Biaya impor, pajak, distribusi, kebijakan penjualan, serta spesifikasi regional dapat memengaruhi harga apabila model ini masuk ke pasar lain.

BYD juga menawarkan program tukar tambah dengan potongan harga 3.000 yuan bagi pembeli yang memenuhi ketentuan program di China. Selain itu, pembeli yang memenuhi persyaratan pada tiga varian dengan flash charging berhak mendapatkan fasilitas pengisian gratis selama satu tahun di stasiun flash charging BYD.

Namun, fasilitas tersebut mengikuti ketentuan promosi di pasar China. Konsumen di negara lain tidak dapat menganggap program yang sama otomatis berlaku di wilayah mereka.

Bagaimana Peluangnya Masuk ke Indonesia?

BYD Seagull memiliki nama berbeda di sejumlah pasar internasional. Model yang satu keluarga dengannya dikenal sebagai Dolphin Mini di beberapa negara Amerika Latin, Dolphin Surf di Eropa, serta Atto 1 di sejumlah pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Meski demikian, peluncuran generasi kedua di China belum otomatis memastikan jadwal penjualan versi terbaru di Indonesia. BYD belum mengumumkan kepastian jadwal maupun spesifikasi untuk pasar Indonesia dalam informasi peluncuran tersebut.

Jika kelak hadir di Indonesia, beberapa hal akan menjadi perhatian konsumen. Harga jual, jarak tempuh berdasarkan standar yang relevan, kompatibilitas pengisian daya, kelengkapan fitur keselamatan, serta jaringan stasiun pengisian akan menentukan daya tariknya.

Selain itu, teknologi flash charging membutuhkan infrastruktur yang sesuai agar pengemudi bisa menikmati waktu pengisian seperti klaim pabrikan. Karena itu, keberadaan teknologi tersebut pada mobil saja belum cukup untuk menjamin pengalaman pengisian yang sama di setiap lokasi.

Pada akhirnya, BYD Seagull generasi kedua membawa perubahan menyeluruh pada mobil listrik berukuran kecil. Bodi lebih besar, kapasitas lima penumpang, pilihan baterai hingga 39,2 kWh, serta pengisian kilat pada varian tertentu menjadi pembaruan utama yang membedakannya dari pendahulu.

Konsumen Indonesia tetap perlu menunggu pengumuman resmi mengenai ketersediaan dan spesifikasi lokal. Hingga ada informasi lebih lanjut, harga dan fitur yang diumumkan BYD berlaku untuk pasar China.

Tag: ·
Jaya Purnama

Suka Berbagi Informasi Terbaru :)

Kode Referral SeaBank Oktober 2026 Bonus Saldo Rp10.000

Kode Referral SeaBank Oktober 2026 Bonus Saldo Rp10.000

Kunjungi Artikel