Kamis, 22 Oktober 2026Berbagi Informasi, Membuka Wawasan
JayaPurnama.com
Berbagi Informasi, Membuka Wawasan

Cara Deposito di Bank BCA Lewat myBCA dan Kantor Cabang

Oleh Jaya Purnama · 21/10/2026 · 9:49 pm
Cara Deposito di Bank BCA Lewat myBCA dan Kantor Cabang
♥ Dukungan
Daftar Isi 17 bagian

JayaPurnama.com – Jakarta, deposito BCA menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang ingin menyimpan dana untuk jangka waktu tertentu sekaligus memperoleh bunga. Pada 2026, nasabah dapat memilih e-Deposito melalui layanan digital BCA atau membuka Deposito Berjangka melalui kantor cabang sesuai ketentuan produk.

Cara deposito di Bank BCA perlu dipahami sebelum kamu menempatkan uang. Kamu perlu menyiapkan rekening sumber dana, menentukan nominal investasi, memilih jangka waktu, serta memahami aturan pencairan dan pembayaran bunga.

Selain itu, kamu perlu membandingkan kebutuhan keuangan dengan pilihan tenor yang tersedia. Jangan menggunakan seluruh tabungan untuk deposito jika kamu masih membutuhkan uang tersebut untuk kebutuhan sehari-hari atau dana darurat.

Apa Itu Deposito BCA?

Deposito BCA merupakan produk simpanan berjangka yang menempatkan dana selama periode tertentu. Nasabah memperoleh bunga sesuai suku bunga dan ketentuan yang berlaku ketika membuka deposito.

BCA menyediakan e-Deposito yang memungkinkan nasabah melakukan penempatan melalui layanan digital. Sementara itu, Deposito Berjangka juga menyediakan opsi pembukaan tanpa bilyet melalui kantor cabang bagi nasabah yang memenuhi persyaratan.

Perbedaan utamanya terletak pada saluran pembukaan dan ketentuan produk. Karena itu, periksa informasi resmi sebelum memilih layanan yang paling sesuai.

Menurut informasi produk resmi BCA pada 2026, e-Deposito Rupiah memiliki setoran minimum Rp1.000.000. Produk ini menawarkan tenor 1, 3, 6, dan 12 bulan. Ketentuan tersebut berlaku untuk e-Deposito dan tidak otomatis berlaku untuk setiap jenis Deposito Berjangka.

Syarat Membuka Deposito di Bank BCA

Sebelum memulai, pastikan kamu memenuhi persyaratan produk yang ingin dipilih. Untuk e-Deposito Rupiah, BCA mencantumkan beberapa ketentuan utama berikut.

  • Memiliki rekening BCA yang memenuhi syarat sebagai sumber dana.
  • Menggunakan rekening sumber dana atas nama pemilik deposito.
  • Menyiapkan dana penempatan sesuai batas minimum dan maksimum yang berlaku.
  • Memastikan rekening sumber dana bukan rekening gabungan dengan status joint account.
  • Memiliki akses ke layanan myBCA yang diperlukan untuk transaksi digital.

BCA mencantumkan Tahapan, Tahapan Gold, Tapres, Tahapan Xpresi, dan Giro Rupiah sebagai rekening sumber dana e-Deposito Rupiah yang memenuhi kriteria produk. Namun, pastikan kembali kelayakan rekeningmu sebelum bertransaksi.

Jika kamu memilih pembukaan melalui kantor cabang, siapkan kartu identitas dan dokumen lain sesuai ketentuan bank. Persyaratan untuk nasabah perorangan dapat berbeda dari persyaratan nasabah badan usaha.

Cara Deposito di Bank BCA Lewat myBCA

Bagi nasabah yang ingin membuka deposito tanpa datang ke kantor cabang, e-Deposito menawarkan proses penempatan melalui layanan digital BCA. Ikuti langkah berikut dengan memperhatikan tampilan aplikasi dan ketentuan terbaru.

  1. Buka aplikasi myBCA. Masuk menggunakan BCA ID dan metode autentikasi yang berlaku. Pastikan kamu menggunakan aplikasi resmi.
  2. Cari layanan e-Deposito. Periksa menu atau daftar produk simpanan yang tersedia pada akunmu. Nama dan posisi menu dapat berubah mengikuti pembaruan aplikasi.
  3. Pilih rekening sumber dana. Gunakan rekening BCA yang memenuhi persyaratan produk dan memiliki saldo cukup.
  4. Masukkan nominal penempatan. Untuk e-Deposito Rupiah, siapkan setidaknya Rp1.000.000. Periksa juga batas maksimum transaksi yang berlaku pada kanal tersebut.
  5. Tentukan tenor deposito. Pilih jangka waktu 1, 3, 6, atau 12 bulan sesuai kebutuhan keuanganmu.
  6. Periksa bunga dan pilihan perpanjangan. Baca informasi bunga, tanggal jatuh tempo, serta mekanisme pembayaran bunga sebelum melanjutkan.
  7. Tinjau seluruh rincian transaksi. Pastikan nominal, rekening sumber dana, tenor, dan instruksi perpanjangan sudah sesuai.
  8. Konfirmasi transaksi. Ikuti proses autentikasi yang diminta aplikasi. Setelah transaksi selesai, periksa status penempatan dan simpan notifikasi sebagai bukti.

Perlu kamu ingat, urutan dan nama menu di atas merupakan panduan umum. Jika menu e-Deposito tidak muncul, periksa ketersediaan layanan pada akunmu atau hubungi Halo BCA melalui kanal resmi.

Cara Membuka Deposito BCA Lewat Kantor Cabang

Selain melalui aplikasi, kamu dapat memilih kantor cabang BCA jika membutuhkan bantuan petugas atau ingin membuka Deposito Berjangka melalui jalur konvensional.

  1. Siapkan dokumen. Bawa kartu identitas dan dokumen pendukung sesuai ketentuan bank.
  2. Datangi kantor cabang BCA. Sampaikan kepada petugas bahwa kamu ingin membuka Deposito Berjangka.
  3. Tentukan nominal dan tenor. Tanyakan batas penempatan minimum, pilihan jangka waktu, dan suku bunga yang berlaku.
  4. Pilih mekanisme perpanjangan. Sesuaikan pilihan dengan kebutuhan pencairan pokok dan bunga.
  5. Periksa formulir dan ketentuan. Baca seluruh rincian sebelum menandatangani dokumen atau memberikan persetujuan transaksi.
  6. Simpan bukti pembukaan. Pastikan kamu menerima bukti transaksi atau notifikasi yang sesuai dengan jenis deposito yang dipilih.

BCA memperkenalkan opsi Deposito Berjangka tanpa bilyet pada 2026. Melalui opsi ini, nasabah yang memenuhi syarat dapat membuka dan mencairkan deposito di kantor cabang tanpa membawa bilyet fisik. Tanyakan kepada petugas mengenai ketersediaan dan ketentuan yang berlaku untuk transaksi kamu.

Berapa Minimal Uang untuk Deposito BCA?

Modal awal bergantung pada jenis produk dan kanal yang kamu pilih. Untuk e-Deposito Rupiah melalui myBCA, minimum penempatan yang tercantum pada halaman resmi BCA adalah Rp1.000.000.

Sementara itu, halaman Deposito Berjangka konvensional mencantumkan minimum penempatan awal Rp8.000.000 untuk mata uang Rupiah. Oleh karena itu, jangan menyamakan ketentuan kedua produk tersebut.

BCA juga menyediakan e-Deposito dalam mata uang tertentu selain Rupiah, dengan persyaratan dan nominal minimum berbeda. Namun, bagi pemula yang ingin menyimpan dana dalam Rupiah, e-Deposito Rupiah dapat menjadi pilihan untuk dipelajari terlebih dahulu.

Berapa Bunga Deposito BCA pada 2026?

Bunga deposito mengikuti ketentuan BCA dan dapat berubah sesuai kondisi pasar. Karena itu, gunakan tabel bunga terbaru pada situs resmi BCA ketika akan membuka deposito, bukan angka lama dari artikel atau unggahan media sosial.

Pada halaman resmi e-Deposito BCA, suku bunga Rupiah yang berlaku efektif 1 April 2026 tercantum sebagai berikut.

  • Tenor 1 bulan: 2,75% per tahun untuk nominal di bawah Rp2 miliar pada kelompok nominal yang tercantum.
  • Tenor 3 bulan: 2,75% per tahun untuk nominal di bawah Rp2 miliar pada kelompok nominal yang tercantum.
  • Tenor 6 bulan: 3,00% per tahun untuk kelompok nominal yang tercantum.
  • Tenor 12 bulan: 3,00% per tahun untuk kelompok nominal yang tercantum.

Angka tersebut mengacu pada tabel produk yang berlaku efektif 1 April 2026. BCA dapat memperbarui suku bunga setelah tanggal tersebut, sehingga kamu perlu memeriksa kembali tarif pada saat transaksi.

Sebagai gambaran, nominal Rp10.000.000 dengan tenor satu bulan dan bunga 2,75% per tahun menghasilkan estimasi bunga kotor sekitar Rp22.603. Setelah asumsi pajak bunga 20% sebesar sekitar Rp4.521, bunga bersihnya sekitar Rp18.082.

Perhitungan itu merupakan ilustrasi, bukan janji hasil. Hasil aktual mengikuti jumlah hari penempatan, suku bunga yang berlaku, pajak, dan ketentuan BCA.

Memahami Pilihan Perpanjangan Deposito

Sebelum menyelesaikan pembukaan deposito, pahami pilihan perpanjangan agar dana tidak masuk ke periode baru tanpa pertimbangan. BCA menggunakan istilah berikut untuk mekanisme perpanjangan Deposito Berjangka.

  • Non-ARO: pokok deposito tidak diperpanjang otomatis saat jatuh tempo. Dana mengikuti instruksi pencairan yang berlaku pada produk.
  • ARO: pokok deposito diperpanjang otomatis, sedangkan bunga masuk ke rekening tujuan sesuai ketentuan produk.
  • ARO Plus: pokok dan bunga menambah nominal penempatan pada periode perpanjangan berikutnya.

Namun, pilihan yang tersedia dapat berbeda menurut jenis deposito. Halaman resmi e-Deposito menjelaskan pengaturan ARO nominal dan ARO Plus, sedangkan Deposito Berjangka memiliki ketentuan tersendiri. Periksa pilihan yang benar-benar tersedia saat membuka produk.

Cara Mencairkan Deposito BCA

Pencairan deposito bergantung pada produk, tanggal jatuh tempo, dan pilihan penempatan yang kamu gunakan. Karena itu, periksa tanggal jatuh tempo sejak awal agar kamu dapat merencanakan penggunaan dana.

Untuk e-Deposito, BCA menyediakan pilihan pencairan pada tanggal jatuh tempo atau pencairan segera sebelum jatuh tempo. Kamu dapat membuka layanan terkait, memeriksa deposito yang dimiliki, lalu mengikuti instruksi pencairan yang tersedia.

Perhatikan konsekuensi pencairan lebih awal. BCA menyatakan bahwa bunga berjalan tidak dibayarkan apabila nasabah mencairkan deposito sebelum jatuh tempo. Jadi, jangan memilih pencairan dini tanpa memahami dampaknya terhadap hasil investasi.

BCA juga menjelaskan bahwa bunga e-Deposito masuk ke rekening sumber dana untuk pengaturan ARO, sedangkan ARO Plus menambahkan bunga ke nominal penempatan sesuai ketentuan. Pastikan rekening tujuan tetap aktif dan periksa notifikasi setelah transaksi.

Tips Sebelum Menempatkan Dana di Deposito BCA

Deposito dapat membantu mengatur uang yang tidak kamu perlukan dalam waktu dekat. Meski begitu, kamu perlu mempertimbangkan beberapa hal agar penempatan dana sesuai dengan rencana keuangan.

  • Sisihkan dana darurat terlebih dahulu. Jangan mengunci uang yang mungkin kamu perlukan untuk kebutuhan mendesak.
  • Sesuaikan tenor dengan tujuan. Pilih jangka waktu yang berakhir sebelum kamu membutuhkan dana tersebut.
  • Bandingkan bunga bersih. Perhitungkan pajak bunga agar kamu mengetahui perkiraan hasil setelah pajak.
  • Pahami aturan pencairan dini. Pastikan kamu mengetahui konsekuensi jika harus mengambil uang sebelum jatuh tempo.
  • Periksa ketentuan penjaminan LPS. Penjaminan mengikuti persyaratan yang berlaku, termasuk batas saldo dan tingkat bunga penjaminan.
  • Gunakan kanal resmi BCA. Hindari tautan tidak dikenal dan jangan membagikan PIN, kata sandi, atau kode OTP kepada siapa pun.

Selain itu, jangan hanya memilih deposito berdasarkan bunga tertinggi. Periksa juga fleksibilitas pencairan, pilihan perpanjangan, serta kesesuaian produk dengan tujuan keuanganmu.

Kesimpulan

Cara deposito di Bank BCA dapat kamu sesuaikan dengan kebutuhan, baik melalui e-Deposito di myBCA maupun melalui kantor cabang. Untuk e-Deposito Rupiah, minimum penempatan yang tercantum pada informasi resmi BCA adalah Rp1.000.000, dengan pilihan tenor 1, 3, 6, dan 12 bulan.

Sebelum menempatkan uang, periksa suku bunga terbaru, ketentuan perpanjangan, pajak bunga, dan aturan pencairan. Dengan perencanaan yang tepat, kamu dapat menggunakan deposito sebagai bagian dari pengelolaan keuangan tanpa mengorbankan kebutuhan harian dan dana darurat.

FAQ Seputar Deposito BCA

Apakah deposito BCA bisa dibuka lewat HP?

Bisa. BCA menyediakan e-Deposito melalui myBCA bagi nasabah dan rekening yang memenuhi persyaratan produk.

Berapa minimal deposito BCA melalui myBCA?

Minimum penempatan e-Deposito Rupiah yang tercantum pada halaman resmi BCA adalah Rp1.000.000. Periksa kembali ketentuan terbaru sebelum bertransaksi.

Berapa lama jangka waktu deposito BCA?

e-Deposito menawarkan pilihan tenor 1, 3, 6, dan 12 bulan. Pilihan produk lain dapat memiliki ketentuan tersendiri.

Apakah deposito BCA bisa dicairkan sebelum jatuh tempo?

BCA menyediakan opsi pencairan segera untuk e-Deposito. Namun, bunga berjalan tidak dibayarkan jika nasabah mencairkan dana sebelum jatuh tempo.

Apakah bunga deposito BCA dikenakan pajak?

Ya. Bunga deposito dikenakan pajak penghasilan sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku. Karena itu, hitung hasil bersih setelah pajak ketika membandingkan pilihan deposito.

Apakah deposito BCA dijamin LPS?

BCA merupakan peserta penjaminan LPS. Namun, penjaminan berlaku jika simpanan memenuhi persyaratan LPS, termasuk ketentuan batas nominal dan tingkat bunga penjaminan. Periksa informasi resmi LPS untuk ketentuan terkini.

Referensi resmi: Informasi e-Deposito BCA, Deposito Berjangka BCA, dan edukasi BCA mengenai Deposito Berjangka tanpa bilyet. Periksa pembaruan informasi melalui situs resmi BCA sebelum melakukan transaksi.

Tautan referensi:

  • https://www.bca.co.id/id/Individu/produk/simpanan/e-Deposito
  • https://www.bca.co.id/id/Individu/produk/simpanan/Deposito-Berjangka
  • https://www.bca.co.id/id/informasi/edukatips/2026/02/11/11/05/keren-sekarang-deposito-berjangka-bca-bisa-tanpa-bilyet
Tag: ·
Jaya Purnama

Spesialis Informasi | Konten Digital

Cara Daftar Bank Jago Online dan Kode Referral JAY28C56

Cara Daftar Bank Jago Online dan Kode Referral JAY28C56

Kunjungi Artikel