Daftar Isi 14 bagian
JayaPurnama.com – Jakarta, cara buka deposito Bank Mandiri kini semakin praktis melalui aplikasi Livin’ by Mandiri. Nasabah dapat menempatkan dana mulai Rp1 juta tanpa harus datang ke kantor cabang. Fitur ini membantu masyarakat merencanakan keuangan sekaligus memperoleh bunga dari simpanan berjangka.
Deposito menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang ingin menyimpan uang untuk kebutuhan masa depan. Berbeda dengan tabungan biasa, deposito memiliki jangka waktu tertentu dan ketentuan pencairan tersendiri. Karena itu, nasabah perlu memahami tenor, suku bunga, pajak, serta aturan pencairan sebelum menempatkan dana.
Bank Mandiri menyediakan layanan deposito melalui Livin’ by Mandiri dan kantor cabang. Berdasarkan informasi produk pada situs resmi Bank Mandiri yang diperiksa pada Oktober 2026, nasabah dapat membuka deposito secara digital dengan mengikuti petunjuk di aplikasi. Namun, pastikan Anda memeriksa ketentuan terbaru karena suku bunga dan biaya dapat berubah sewaktu-waktu.
Syarat Buka Deposito Bank Mandiri
Sebelum membuka deposito, siapkan rekening sumber dana dan dokumen identitas sesuai ketentuan bank. Berikut persyaratan utama untuk pembukaan deposito melalui Livin’ by Mandiri.
- Memiliki rekening aktif: Nasabah harus mempunyai rekening Mandiri Tabungan atau Mandiri Giro sebagai sumber dana.
- Menyiapkan modal awal: Minimum penempatan deposito rupiah melalui Livin’ by Mandiri sebesar Rp1.000.000.
- Menyiapkan identitas: WNI perlu memiliki e-KTP yang memenuhi ketentuan verifikasi bank. WNA dapat menggunakan paspor dan dokumen izin tinggal yang masih berlaku sesuai persyaratan.
- Menggunakan aplikasi resmi: Pastikan Anda mengakses Livin’ by Mandiri resmi dan menggunakan PIN pribadi untuk menyelesaikan transaksi.
Sementara itu, pembukaan deposito melalui kantor cabang atau Kopra by Mandiri memiliki ketentuan minimum penempatan yang berbeda. Halaman produk resmi Bank Mandiri mencantumkan minimum Rp10 juta untuk kedua jalur tersebut. Oleh karena itu, periksa kembali persyaratan sesuai saluran yang Anda pilih.
Cara Buka Deposito Bank Mandiri Lewat Livin’
Nasabah dapat mengikuti proses pembukaan deposito langsung dari ponsel. Pastikan aplikasi sudah menggunakan versi terbaru dan rekening sumber dana memiliki saldo yang cukup.
- Buka aplikasi Livin’ by Mandiri. Masuk menggunakan akun Anda melalui aplikasi resmi Bank Mandiri.
- Buka halaman Produk. Cari menu Deposito pada halaman produk atau bagian yang tersedia di aplikasi.
- Pilih jenis deposito. Tentukan deposito rupiah atau valuta asing sesuai kebutuhan dan pilihan yang tersedia.
- Masukkan nominal penempatan. Untuk deposito rupiah, siapkan dana minimum Rp1 juta. Perhatikan ketentuan kelipatan nominal yang ditampilkan aplikasi.
- Tentukan jangka waktu. Pilih tenor yang sesuai dengan rencana keuangan Anda. Periksa suku bunga yang muncul sebelum melanjutkan transaksi.
- Pilih instruksi saat jatuh tempo. Periksa pilihan perpanjangan otomatis atau instruksi pencairan yang tersedia. Sesuaikan dengan kebutuhan penggunaan dana.
- Periksa seluruh rincian. Pastikan nominal, tenor, suku bunga, rekening, dan instruksi jatuh tempo sudah sesuai.
- Konfirmasi pembukaan deposito. Setelah menyetujui rincian, masukkan PIN Livin’ sesuai instruksi aplikasi.
- Selesaikan verifikasi identitas. Jika aplikasi meminta verifikasi wajah, ikuti petunjuk dengan pencahayaan yang memadai.
- Periksa status deposito. Setelah transaksi berhasil, buka halaman Produk untuk melihat rekening deposito dan rincian kepemilikannya.
Bank Mandiri juga menyediakan e-Bilyet sebagai bukti kepemilikan deposito yang dibuka melalui kanal digital. Nasabah dapat mengaksesnya melalui halaman utama atau rincian rekening deposito. Simpan bukti tersebut dengan baik dan ikuti petunjuk aplikasi apabila ingin mengunduhnya.
Berapa Modal Minimum Deposito Mandiri?
Modal minimum menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum membuka deposito. Untuk pembukaan deposito rupiah melalui Livin’ by Mandiri, Bank Mandiri mencantumkan nominal awal Rp1 juta. Sementara itu, pembukaan melalui kantor cabang atau Kopra by Mandiri memiliki minimum Rp10 juta sesuai informasi produk resminya.
Sebagai contoh, seseorang yang mempunyai dana Rp3 juta dapat mempertimbangkan deposito digital jika memenuhi persyaratan bank. Namun, sebaiknya jangan menempatkan seluruh uang yang tersedia apabila dana tersebut masih diperlukan untuk kebutuhan harian atau keadaan darurat.
Selain nominal, perhatikan pula tenor dan waktu pencairan. Pilih jangka waktu berdasarkan kapan Anda membutuhkan uang tersebut. Dengan demikian, Anda dapat mengurangi risiko pencairan sebelum jatuh tempo yang mungkin menimbulkan biaya atau penalti.
Cara Mengetahui Bunga Deposito Bank Mandiri
Suku bunga deposito dapat berbeda berdasarkan nominal penempatan, tenor, dan ketentuan yang berlaku. Karena itu, jangan hanya mengandalkan angka dari artikel lama atau informasi yang beredar di media sosial. Periksa suku bunga terbaru pada aplikasi Livin’ by Mandiri sebelum menyelesaikan transaksi.
Bank Mandiri juga menyediakan halaman resmi suku bunga dana yang memuat informasi deposito. Anda dapat membukanya melalui tautan berikut untuk memeriksa ketentuan yang berlaku saat akan berinvestasi:
Sumber resmi: https://www.bankmandiri.co.id/web/guest/suku-bunga-dana#deposito
Sebagai ilustrasi, halaman produk deposito Bank Mandiri mencantumkan simulasi Rp10 juta dengan tenor satu bulan dan suku bunga tahunan 2,25%. Simulasi tersebut menghasilkan bunga kotor Rp18.493,15 dan bunga setelah pajak Rp14.794,52 dengan asumsi 30 hari dan pajak 20%. Angka itu merupakan ilustrasi pada halaman produk, bukan jaminan suku bunga yang berlaku saat ini.
Besaran bunga aktual dapat berubah mengikuti tingkat bunga yang ditawarkan bank. Oleh sebab itu, gunakan angka yang tampil saat transaksi untuk menghitung perkiraan hasil deposito Anda.
Pajak Bunga dan Ketentuan Pencairan Deposito
Nasabah perlu memperhitungkan pajak bunga agar dapat memperkirakan hasil bersih investasi. Halaman produk Bank Mandiri menjelaskan bahwa bunga deposito mengikuti ketentuan pajak yang berlaku. Simulasi bank menggunakan asumsi PPh 20%, tetapi periksa ketentuan perpajakan yang sesuai dengan kondisi dan nominal simpanan Anda.
Selain pajak, perhatikan instruksi saat deposito mencapai jatuh tempo. Bank Mandiri menyediakan pilihan perpanjangan otomatis atau Automatic Roll Over (ARO). Jika Anda memilih opsi ini, deposito dapat diperpanjang sesuai ketentuan produk dan instruksi yang Anda tetapkan.
Nasabah yang membuka deposito melalui Livin’ by Mandiri juga dapat mengelola pencairan dan pembatalan perpanjangan otomatis secara online sesuai fitur yang tersedia. Namun, pencairan sebelum jatuh tempo dapat menimbulkan penalti atau konsekuensi biaya. Karena itu, baca rincian ketentuan pencairan sebelum menyetujui transaksi.
Bank Mandiri mencantumkan biaya meterai sesuai ketentuan yang berlaku, sedangkan produk deposito tidak mengenakan biaya administrasi rutin selain biaya tersebut. Periksa informasi biaya terbaru agar Anda memahami seluruh pengeluaran yang mungkin timbul.
Tips Sebelum Menempatkan Uang di Deposito
Agar penempatan dana lebih terencana, pertimbangkan beberapa hal berikut sebelum menyelesaikan pembukaan deposito.
- Sisihkan dana darurat. Jangan menempatkan uang yang mungkin Anda perlukan sewaktu-waktu untuk kebutuhan pokok atau keadaan mendesak.
- Sesuaikan tenor dengan tujuan. Jika dana akan digunakan dalam waktu dekat, pilih jangka waktu yang sesuai dengan rencana tersebut.
- Bandingkan bunga bersih. Perhitungkan pajak dan biaya agar Anda mengetahui perkiraan hasil yang benar-benar diterima.
- Periksa ketentuan penjaminan LPS. Simpanan dapat tidak memenuhi syarat penjaminan apabila jumlah simpanan melampaui batas yang dijamin atau bunga melampaui tingkat bunga penjaminan yang berlaku.
- Jaga keamanan akun. Jangan membagikan PIN, kata sandi, kode OTP, atau data rahasia perbankan kepada siapa pun.
- Gunakan kanal resmi. Periksa informasi produk melalui situs Bank Mandiri, aplikasi Livin’ by Mandiri, atau Mandiri Call 14000.
Perlu diingat, Bank Mandiri merupakan peserta program penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Namun, penjaminan simpanan mengikuti persyaratan yang berlaku, termasuk batas nilai simpanan dan tingkat bunga penjaminan. Oleh karena itu, jangan menganggap setiap deposito otomatis memenuhi seluruh persyaratan penjaminan.
FAQ Cara Buka Deposito Bank Mandiri
1. Apakah deposito Mandiri bisa dibuka secara online?
Ya. Nasabah dapat membuka deposito melalui Livin’ by Mandiri tanpa perlu mengunjungi kantor cabang, selama memenuhi persyaratan dan mengikuti proses verifikasi yang diminta aplikasi.
2. Berapa modal minimum deposito Mandiri lewat Livin’?
Minimum penempatan deposito rupiah melalui Livin’ by Mandiri sebesar Rp1 juta berdasarkan informasi resmi produk Bank Mandiri. Periksa aplikasi untuk memastikan ketentuan nominal yang berlaku saat transaksi.
3. Apakah saya harus memiliki rekening Mandiri terlebih dahulu?
Ya. Nasabah perlu mempunyai rekening Mandiri Tabungan atau Mandiri Giro aktif sebagai sumber dana untuk membuka deposito.
4. Apakah deposito bisa dicairkan sebelum jatuh tempo?
Bank Mandiri menyediakan fasilitas pencairan deposito melalui kanal digital sesuai ketentuan produk. Namun, pencairan sebelum jatuh tempo dapat menimbulkan penalti atau konsekuensi biaya. Periksa rincian yang tampil sebelum mengonfirmasi pencairan.
5. Bagaimana cara mengetahui bunga deposito terbaru?
Periksa suku bunga yang tampil di Livin’ by Mandiri saat membuka deposito atau kunjungi halaman resmi suku bunga dana Bank Mandiri. Tingkat bunga dapat berubah sesuai nominal, tenor, dan kebijakan bank.
6. Apakah bunga deposito terkena pajak?
Ya. Bunga deposito mengikuti ketentuan perpajakan yang berlaku. Perhitungkan pajak tersebut saat memperkirakan hasil bersih yang akan Anda terima.
Kesimpulan
Cara buka deposito Bank Mandiri melalui Livin’ by Mandiri cukup praktis karena nasabah dapat menyelesaikan proses dari ponsel. Siapkan rekening aktif, dana minimum Rp1 juta untuk deposito rupiah digital, lalu tentukan nominal, tenor, suku bunga, dan instruksi jatuh tempo sebelum melakukan konfirmasi.
Sebelum menempatkan dana, periksa suku bunga terbaru, pajak, biaya, penalti pencairan dini, serta ketentuan penjaminan LPS. Gunakan informasi resmi Bank Mandiri agar keputusan investasi sesuai kebutuhan keuangan dan ketentuan yang berlaku.




