Surface Laptop Ultra Hadir dengan RTX Spark, Layar Mini-LED, dan RAM hingga 128 GB

Jaya Purnama

Surface Laptop Ultra Hadir Dengan Rtx Spark Layar Mini Led Dan Ram Hingga 128 Gb
Ilustrasi: Surface Laptop Ultra Hadir Dengan Rtx Spark Layar Mini Led Dan Ram Hingga 128 Gb

Jayapurnama.com – Surface Laptop Ultra menjadi laptop Surface paling bertenaga yang pernah dibuat Microsoft. Perangkat premium ini menggabungkan NVIDIA RTX Spark Superchip, memori terpadu hingga 128 GB, dan layar mini-LED 15 inci untuk mendukung pekerjaan komputasi intensif.

Microsoft menyasar kreator profesional, pengembang perangkat lunak, serta pengguna yang menjalankan pekerjaan kecerdasan buatan (AI). Pemesanan dibuka pada 7 Oktober 2026, sementara pengiriman dijadwalkan mulai 16 Oktober 2026. Harga awalnya mencapai US$2.599,99 atau sekitar Rp44,2 juta.

Surface Laptop Ultra mengutamakan komputasi AI

Jantung perangkat ini adalah NVIDIA RTX Spark Superchip. Komponen tersebut menyatukan CPU NVIDIA Grace dengan GPU yang menggunakan arsitektur Blackwell. Konfigurasi tertinggi menawarkan CPU hingga 20 inti dan GPU dengan 6.144 CUDA cores.

Microsoft menyediakan pilihan memori terpadu sebesar 24 GB, 32 GB, 48 GB, 64 GB, dan 128 GB. Berbeda dari susunan memori terpisah, memori terpadu dapat dipakai bersama oleh CPU dan GPU. Karena itu, kapasitas besar berpotensi membantu saat perangkat mengolah beban kerja yang berat.

Microsoft mengklaim platform ini mampu mencapai performa komputasi AI hingga 1 petaflop. Perusahaan juga menyebut laptop tersebut dapat menjalankan model AI dengan lebih dari 120 miliar parameter secara lokal. Namun, kemampuan nyata tetap bergantung pada model yang digunakan dan konfigurasi perangkat.

Pengolahan AI langsung di laptop dapat menarik bagi pengembang yang ingin menjalankan eksperimen tanpa selalu mengandalkan komputasi jarak jauh. Meski begitu, spesifikasi tinggi saja tidak menjamin semua model atau aplikasi bekerja dengan cara yang sama. Kebutuhan memori dan kinerja akan berbeda sesuai jenis tugas.

Layar mini-LED 15 inci untuk pekerjaan visual

Surface Laptop Ultra memakai layar sentuh PixelSense Ultra berukuran 15 inci. Panel mini-LED tersebut mendukung kecerahan HDR puncak hingga 2.000 nits. Angka ini menempatkan layar sebagai salah satu bagian utama perangkat, terutama untuk pekerjaan yang membutuhkan tampilan terang dan detail.

Selain layar, Microsoft memperluas touchpad haptik hingga 30 persen dibandingkan touchpad pada Surface Laptop generasi sebelumnya. Area yang lebih luas memberi ruang gerak tambahan saat pengguna menavigasi antarmuka atau menyunting konten. Touchpad haptik juga menjadi bagian dari upaya Microsoft meningkatkan kendali tanpa bergantung pada tetikus.

Kinerja tinggi biasanya menuntut pengelolaan panas yang lebih serius. Untuk itu, Microsoft menyatakan sistem pendingin Surface Laptop Ultra memiliki kapasitas termal hingga 2,5 kali lebih besar dibandingkan Surface Laptop 15 inci generasi sebelumnya. Rancangan pendinginan ini ditujukan untuk mendukung komponen ketika menangani beban kerja berat.

Bodi ramping, tetapi port tetap beragam

Microsoft menggunakan material aluminium untuk bodi laptop ini. Ketebalannya kurang dari 18 mm, sedangkan bobotnya berada di bawah 2,04 kg. Pengguna dapat memilih warna Platinum atau Nightfall, dua opsi yang memberi tampilan berbeda tanpa mengubah konfigurasi perangkat.

Untuk menghubungkan aksesori dan layar, laptop ini menyediakan tiga port USB-C, HDMI, USB-A, pembaca kartu SD, serta jack audio 3,5 mm. Kelengkapan tersebut dapat mengurangi kebutuhan membawa adaptor untuk sejumlah perangkat umum. Surface Laptop Ultra juga mendukung penggunaan hingga tiga monitor eksternal beresolusi 4K.

Fitur Magnetic Connect menangani pengisian daya melalui kabel USB-C bermagnet. Sambungan ini dirancang agar kabel dapat terlepas dengan mudah ketika tertarik. Sementara itu, port USB-C tetap bisa digunakan untuk transfer data dan keluaran video, sehingga fungsi perangkat tidak hanya terpaku pada pengisian daya.

Microsoft turut menyediakan SSD NVMe yang bisa dilepas dan diganti. Fleksibilitas ini memberi pilihan untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan atau mengganti SSD saat diperlukan. Namun, keterangan tersebut tidak berarti pengguna mendapat peningkatan kapasitas tanpa biaya; spesifikasi penyimpanan mengikuti konfigurasi yang dibeli.

Harga Surface Laptop Ultra mulai sekitar Rp44,2 juta

Harga di Microsoft Store Amerika Serikat dimulai dari US$2.599,99 untuk konfigurasi memori 24 GB dan SSD 512 GB. Dengan asumsi kurs Rp17.000 per dolar AS, nilainya sekitar Rp44,2 juta. Konfigurasi tertinggi dengan memori 128 GB dan SSD 1 TB dipatok US$5.899,99, setara sekitar Rp100,3 juta.

Di antara kedua pilihan tersebut, konfigurasi 32 GB dengan SSD 1 TB diperkirakan berharga Rp56,1 juta. Varian 48 GB dan SSD 1 TB berada di kisaran Rp68 juta. Sementara itu, versi 64 GB dengan SSD 1 TB diperkirakan mencapai Rp73,1 juta.

Seluruh angka rupiah itu merupakan konversi dari harga Amerika Serikat, bukan harga jual resmi di Indonesia. Nilainya dapat berubah mengikuti kurs dan belum mencakup pajak maupun biaya impor. Seri Surface juga tidak masuk secara resmi ke Indonesia, sehingga calon pembeli perlu memperhitungkan jalur pembelian dan dukungan produk yang tersedia.

Hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih konfigurasi

Perbedaan harga antarkonfigurasi cukup besar, terutama antara model dasar dan varian dengan memori 128 GB. Karena itu, kebutuhan kerja menjadi pertimbangan penting. Pengguna yang menjalankan model AI besar atau proyek kreatif kompleks mungkin memerlukan lebih banyak memori, sedangkan pekerjaan yang lebih ringan belum tentu membutuhkan kapasitas tertinggi.

Kapasitas SSD juga berbeda pada konfigurasi paling terjangkau, yang menawarkan 512 GB. Pilihan lainnya dalam daftar harga memiliki SSD 1 TB. Dukungan SSD yang dapat diganti memberi keluwesan untuk pengelolaan penyimpanan, tetapi pembeli tetap perlu mempertimbangkan kebutuhan ruang sejak awal.

Secara keseluruhan, Surface Laptop Ultra menggabungkan chip berorientasi AI, layar HDR terang, sistem pendinginan yang ditingkatkan, dan pilihan konektivitas yang luas. Perangkat ini menempati segmen premium dengan harga mulai puluhan juta rupiah. Jadwal pengiriman awal pada 16 Oktober 2026 memberi calon pembeli gambaran kapan laptop mulai tersedia, sementara harga akhir bagi pengguna Indonesia dapat berbeda dari estimasi konversi.

Penulis:

Jaya Purnama

Home Trending Explore Discover Menu