Jayapurnama.com – Jakarta, Samsung resmi memperkenalkan Galaxy Tab S12 series secara global pada Rabu (30/9/2026). Seri tablet flagship ini mencakup Galaxy Tab S12+ dan Galaxy Tab S12 Ultra, penerus Galaxy Tab S11 series yang meluncur pada 2025.
Kedua model mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 9500, layar Dynamic AMOLED 2X dengan refresh rate 120 Hz, fitur Galaxy AI, serta S Pen yang termasuk dalam paket penjualan. Samsung menyebut seri ini sebagai lini tablet paling bertenaga yang pernah dibuatnya.
Dibandingkan Galaxy Tab S11 Ultra, prosesor 3 nm pada generasi baru diklaim meningkatkan pemrosesan NPU hingga 61 persen, CPU 19 persen, dan GPU 17 persen. Samsung juga merancang bodi yang tipis: 5,1 mm untuk model Ultra dan 5,3 mm untuk model Plus.
Spesifikasi Galaxy Tab S12 Ultra
Galaxy Tab S12 Ultra menjadi model terbesar dalam seri ini. Layarnya berukuran 14,6 inci dengan resolusi 2.960 x 1.848 piksel, refresh rate 120 Hz, dan kecerahan puncak hingga 1.600 nits. Fitur Vision Booster menyesuaikan kecerahan layar dengan kondisi pencahayaan secara real time.
Tablet ini memiliki dimensi 208,5 x 326,3 x 5,1 mm. Bobot versi Wi-Fi mencapai 692 gram, sedangkan versi 5G berbobot 695 gram. Samsung memasangkan Dimensity 9500 dengan RAM 12 GB dan penyimpanan 256 GB. Pengguna dapat menambah kapasitas melalui microSD hingga 2 TB.
Untuk kamera, model Ultra membawa kamera belakang utama 13 MP dan ultrawide 8 MP, serta kamera depan ultrawide 12 MP. Baterainya berkapasitas 11.600 mAh dan mendukung pengisian 45 watt. Samsung menyebut pengisian dari nol hingga penuh membutuhkan sekitar 95 menit, sementara daya tahan baterai mencapai 23 jam.
Samsung merancang ulang sistem pendingin 3D Vapor Chamber untuk membantu menjaga performa saat tablet menjalankan tugas berat, seperti mengedit video atau membuat desain grafis. Perangkat ini juga memiliki sertifikasi IP68, sensor sidik jari di layar, empat speaker dengan 4-channel Spatial Audio, Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, dan dukungan 5G.
Galaxy Tab S12+ membawa layar 12,6 inci
Galaxy Tab S12+ hadir dengan layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 12,6 inci, resolusi 2.800 x 1.752 piksel, refresh rate 120 Hz, dan kecerahan puncak 1.600 nits. Ukurannya lebih besar daripada layar Galaxy Tab S11+ yang berukuran 11 inci. Samsung menipiskan bezel agar layar lebih luas tanpa membuat perangkat terlalu besar.
Model Plus memiliki RAM 12 GB dan penyimpanan 256 GB, yang dapat diperluas dengan microSD hingga 2 TB. Kameranya terdiri dari kamera belakang 13 MP dan kamera depan ultrawide 12 MP. Baterai 10.600 mAh mendukung pengisian 45 watt dan diklaim mampu bertahan hingga 21 jam.
Dimensinya 187,8 x 289,5 x 5,3 mm. Versi Wi-Fi berbobot 553 gram dan versi 5G 555 gram. Konektivitasnya mencakup 5G, Wi-Fi 6E, dan Bluetooth 6.0. Seperti model Ultra, Tab S12+ juga memiliki empat speaker dengan 4-channel Spatial Audio.
Fitur produktivitas dan ketersediaan di Indonesia
Kedua tablet menjalankan Android 17 dengan One UI 9 dan membawa fitur Galaxy AI untuk produktivitas, pencatatan, serta riset. Note Assist dapat merangkum catatan pengguna. Sementara itu, Multi Window membagi layar menjadi tiga bagian sehingga pengguna dapat membuka Samsung Notes, memutar materi, dan memakai asisten AI secara bersamaan.
S Pen dalam paket penjualan mendukung kegiatan mencatat, memberi anotasi, dan membuat sketsa. Samsung juga menawarkan uji coba Google AI Pro selama enam bulan, termasuk akses ke Gemini dan Gemini Notebook. Sejumlah aplikasi produktivitas dan kreatif, seperti Adobe Photoshop, Notability, Goodnotes, LumaFusion, Notion, dan Clip Studio Paint, hadir dengan periode uji coba atau penawaran khusus. Pengguna dapat menambahkan Pro Keyboard atau Book Cover Keyboard Slim yang dijual terpisah.
Samsung belum mengumumkan harga resmi kedua tablet. Perusahaan menyebut Galaxy Tab S12 series tersedia mulai 7 Oktober 2026 di pasar tertentu, tanpa merinci negara yang masuk dalam tahap awal. Di Indonesia, Samsung membuka program Reservation+ hingga 31 Oktober 2026. Konsumen dapat membayar deposit Rp 300.000 dan memperoleh potongan Rp 1,5 juta saat checkout; nilai deposit termasuk dalam potongan tersebut.
Samsung Indonesia mencantumkan periode penukaran e-voucher mulai 7 Oktober 2026. Jadwal itu mengindikasikan kemungkinan ketersediaan di Indonesia pada tanggal tersebut, tetapi Samsung belum memastikan tanggal peluncuran maupun harga resmi untuk pasar Tanah Air.








