Cara Investasi Saham BRI untuk Pemula, dari Modal hingga Risiko

Jaya Purnama

Cara Investasi Saham BRI untuk Pemula, dari Modal hingga Risiko
Ilustrasi: cara investasi saham BRI

Jayapurnama.com – Jakarta, cara investasi saham BRI kini dapat dilakukan secara digital melalui perusahaan sekuritas berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Investor tidak perlu datang ke kantor bank untuk membeli saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI.

Saham BBRI termasuk salah satu saham yang banyak diperhatikan investor di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham ini dikenal memiliki likuiditas tinggi, tercatat dalam indeks utama seperti LQ45 dan IDX30, serta rutin membagikan dividen. Meski begitu, investasi saham tetap memiliki risiko karena harga dapat naik dan turun mengikuti kondisi pasar.

Mengenal Saham BRI Sebelum Membeli

Membeli saham BBRI berarti memiliki sebagian kecil kepemilikan atas Bank Rakyat Indonesia. Investasi ini berbeda dari menabung di rekening BRI. Tabungan memberikan bunga sesuai ketentuan bank, sedangkan saham menawarkan potensi keuntungan dari kenaikan harga atau capital gain dan pembagian dividen.

Investor juga perlu memahami perbedaan risikonya. Dana tabungan memiliki tingkat risiko yang lebih rendah dan memenuhi ketentuan penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Sementara itu, harga saham dapat berfluktuasi akibat kondisi ekonomi, perubahan suku bunga, sentimen pasar, maupun kinerja perusahaan.

Untuk membeli saham BBRI, investor memerlukan Rekening Dana Nasabah (RDN). Rekening ini dibuka melalui perusahaan sekuritas berizin dan berfungsi menyimpan dana transaksi saham secara terpisah dari rekening bank sehari-hari.

Cara Investasi Saham BRI secara Digital

Salah satu platform yang menyediakan akses ke saham Indonesia adalah Pluang. Platform tersebut bekerja sama dengan PT Pluang Maju Sekuritas dan menyediakan layanan saham Indonesia yang berizin serta diawasi OJK. Berikut tahapan pembelian saham BBRI melalui aplikasi.

  1. Unduh dan daftarkan akun. Gunakan nomor telepon dan alamat email yang aktif saat membuat akun.
  2. Selesaikan verifikasi KYC. Investor perlu mengunggah foto KTP dan swafoto untuk memenuhi proses Know Your Customer.
  3. Buka RDN. Setelah verifikasi selesai, investor dapat membuka RDN untuk menampung dana investasi.
  4. Isi saldo RDN. Pluang menyediakan pilihan pengisian saldo melalui rekening BCA atau Bank Jago tanpa minimum deposit.
  5. Cari kode BBRI. Masukkan kode saham BBRI atau nama Bank Rakyat Indonesia pada menu Saham Indonesia.
  6. Tentukan pesanan. Investor dapat memilih jumlah lot serta menggunakan market order atau limit order.
  7. Konfirmasi transaksi. Periksa kode saham, jumlah lot, harga, dan nilai transaksi sebelum mengirim pesanan.

Satu lot saham di BEI berisi 100 lembar. Karena itu, modal minimum bergantung pada harga BBRI saat transaksi berlangsung. Rumus sederhananya adalah harga per lembar dikalikan 100. Sebagai contoh, jika harga saham berada di Rp4.000 per lembar, kebutuhan dana untuk satu lot mencapai Rp400.000, belum memperhitungkan biaya transaksi yang berlaku.

Strategi dan Risiko Investasi Saham BRI

Investor pemula dapat mempertimbangkan strategi pembelian rutin atau Dollar Cost Averaging (DCA). Dengan cara ini, investor membeli saham dalam nominal tertentu secara berkala tanpa berusaha menebak titik harga terendah. Strategi lain adalah buy and hold, yaitu menyimpan saham dalam jangka panjang sesuai tujuan keuangan.

Selain memantau harga, investor perlu membaca laporan keuangan BRI. Pertumbuhan kredit, rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL), dan laba bersih dapat membantu menggambarkan kondisi bisnis perusahaan. Investor juga harus memperhatikan jadwal cum dividend jika ingin memperoleh hak atas pembagian dividen.

Namun, tidak ada jaminan harga BBRI selalu meningkat. Kenaikan suku bunga, perlambatan ekonomi, perubahan regulasi, persaingan perbankan digital, dan sentimen global dapat menekan harga saham. Dividen pun tidak bersifat pasti karena bergantung pada kinerja perusahaan dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham.

Karena itu, gunakan dana yang tidak dibutuhkan dalam waktu dekat. Investor sebaiknya menyesuaikan pilihan saham dengan profil risiko, menetapkan tujuan investasi, dan melakukan diversifikasi agar seluruh modal tidak bergantung pada satu emiten.

Kesimpulan

Cara investasi saham BRI untuk pemula dapat dimulai dengan membuka akun pada sekuritas berizin, menyelesaikan verifikasi, membuat RDN, lalu membeli minimal satu lot BBRI. Platform digital membuat proses tersebut lebih praktis, tetapi kemudahan transaksi tidak menghilangkan risiko pasar.

Sebelum membeli, pahami cara kerja saham, periksa kondisi keuangan BRI, dan pilih strategi yang sesuai dengan kemampuan. Investasi saham bersifat berisiko dan artikel ini hanya bersifat edukatif, bukan rekomendasi untuk membeli atau menjual BBRI.

Penulis:

Jaya Purnama

TOPIK:

Home Trending Explore Discover Menu