Komponen EV DRMA Diperluas lewat Kemitraan dengan Minth Group

Jaya Purnama

Komponen EV DRMA Diperluas lewat Kemitraan dengan Minth Group
Ilustrasi: komponen EV DRMA

Jayapurnama.comJAKARTA, PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) memperluas bisnis kendaraan listrik melalui kemitraan dengan Minth Group, manufaktur komponen otomotif global.

Kedua perusahaan resmi membentuk usaha patungan bernama PT Dharma Minth Indonesia. Entitas baru ini akan memproduksi berbagai komponen kendaraan listrik untuk memasok merek otomotif ternama di tingkat dunia.

Langkah tersebut menunjukkan keseriusan DRMA dalam memperkuat posisi di ekosistem kendaraan listrik. Selain menambah portofolio produk, kerja sama ini ditujukan untuk membuka akses terhadap pelanggan baru dan pasar internasional.

Komponen EV DRMA Bertambah lewat Usaha Patungan

President Director Dharma Polimetal, Irianto Santoso, mengatakan pembentukan usaha patungan itu dilakukan untuk menangkap peluang pasar komponen kendaraan listrik yang terus berkembang.

“Seiring tren penggunaan kendaraan listrik yang makin berkembang, kita melihat bahwa pasar komponen kendaraan jenis ini juga terus membesar. Untuk menangkap peluang pasar yang makin besar itulah DRMA menggandeng Minth Group sebagai mitra strategis dengan membentuk usaha patungan,” ujar Irianto dalam keterangan resmi, Kamis (17/9/2026).

PT Dharma Minth Indonesia akan memproduksi komponen yang sebelumnya belum dibuat oleh DRMA. Produk tersebut mencakup Battery Housing, Body & Chassis Structure with Aluminum Extrusion, serta Plastic Component Design.

Minth Group Buka Akses Pelanggan Global

Kehadiran perusahaan patungan ini memperkaya lini produk kelompok usaha Dharma Group. DRMA juga berpeluang memperluas jangkauan bisnis karena Minth Group telah menjadi pemasok bagi lebih dari 80 merek terkemuka di industri otomotif dunia.

Menurut Irianto, kemitraan strategis tersebut dapat membantu DRMA melakukan penetrasi kepada pelanggan baru. Dengan demikian, kerja sama tidak hanya berfokus pada produksi komponen, tetapi juga memperkuat peluang perusahaan untuk masuk ke pasar internasional.

“Harapan kami, kemitraan strategis ini juga akan membuka peluang bagi DRMA untuk melakukan penetrasi kepada pelanggan baru,” kata Irianto.

Pabrik Cibitung Ditargetkan Beroperasi pada 2027

PT Dharma Minth Indonesia dibentuk dengan nilai investasi awal Rp45 miliar. Dalam struktur kepemilikan, Minth Group memegang saham mayoritas sebesar 51 persen, sedangkan 49 persen saham lainnya dimiliki oleh Dharma Group.

Pabrik perusahaan patungan tersebut akan memanfaatkan fasilitas produksi milik Dharma Group di kawasan MM2100 Industrial Town, Cibitung, Jawa Barat. Perusahaan menargetkan fasilitas itu mulai beroperasi secara efektif pada kuartal kedua 2027.

Pemilihan fasilitas yang sudah tersedia memungkinkan perusahaan memanfaatkan basis produksi yang dimiliki Dharma Group. Sementara itu, kemitraan dengan Minth Group menghadirkan peluang pengembangan produk dan teknologi untuk memenuhi kebutuhan industri kendaraan listrik.

Transfer Teknologi Jadi Salah Satu Manfaat Utama

DRMA menilai kerja sama tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pertumbuhan bisnis. Irianto menyebut transfer teknologi dan terbentuknya sumber pertumbuhan pendapatan baru sebagai dua manfaat utama bagi Dharma Group.

“Kami optimis, setidaknya kerja sama ini akan memberikan dua manfaat positif bagi Dharma Group, yaitu transfer teknologi dan terbentuknya mesin pertumbuhan pendapatan yang baru,” ujar Irianto.

Melalui usaha patungan ini, DRMA memperluas kemampuan produksi sekaligus menyiapkan lini bisnis untuk mengikuti perkembangan kendaraan listrik. Operasional pabrik di Cibitung pada 2027 akan menjadi tahap penting dalam realisasi rencana tersebut.

Penulis:

Jaya Purnama

TOPIK:

Home Trending Explore Discover Menu