Jayapurnama.com, China – iCAR V25 menjadi model terbaru yang memperluas keluarga SUV tangguh iCAR. Mobil ini hadir untuk mengisi posisi di antara iCAR V23 dan iCAR V27.
Merek kendaraan energi baru di bawah Chery Group tersebut menyiapkan iCAR V25 dengan teknologi extended-range electric vehicle (EREV). Model ini direncanakan mulai dipasarkan di China pada kuartal IV 2026.
Kehadiran iCAR V25 menarik perhatian karena model tersebut tidak menggantikan V23 maupun V27. Sebaliknya, iCAR menempatkannya sebagai pilihan berukuran menengah dalam keluarga SUV V-Series.
iCAR V25 Isi Celah V23 dan V27
Susunan keluarga V-Series kini terlihat semakin jelas. iCAR V23 menjadi model yang lebih ringkas. Sementara itu, iCAR V27 berada di posisi sebagai SUV terbesar.
Di tengah kedua model tersebut, iCAR V25 menawarkan ukuran yang lebih besar dibandingkan V23. Namun, dimensinya masih berada di bawah V27.
Secara desain, iCAR V25 tetap mempertahankan karakter khas keluarga V-Series. SUV ini menggunakan bentuk bodi boxy dengan garis tegas dan proporsi yang terlihat tegak.
Gaya tersebut membuat iCAR V25 tampak kokoh. Karakter ini juga memperkuat citra SUV tangguh yang selama ini dibangun iCAR melalui keluarga V-Series.
Jika dibandingkan dengan V23, perbedaan dimensi terlihat cukup jelas. iCAR V25 memiliki panjang 4.636 mm, lebar 1.920 mm, dan tinggi 1.855 mm.
Jarak sumbu rodanya mencapai 2.820 mm. Sementara itu, ground clearance iCAR V25 berada di sekitar 197 mm.
Sebagai pembanding, iCAR V23 memiliki panjang 4.220 mm. Lebarnya mencapai 1.915 mm dengan tinggi 1.845 mm.
V23 juga memiliki wheelbase 2.735 mm. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa V25 menawarkan bodi dan kabin yang lebih besar.
Mengandalkan Teknologi EREV
Selain mengandalkan desain SUV yang tangguh, iCAR V25 membawa sistem penggerak extended-range electric vehicle atau EREV.
Teknologi tersebut menggunakan motor listrik sebagai penggerak utama kendaraan. Sementara itu, mesin bensin berkapasitas 1.500 cc turbo berfungsi sebagai range extender.
Mesin tersebut tidak menjadi sumber penggerak utama. Fungsinya adalah membantu memasok energi ketika dibutuhkan oleh sistem kendaraan.
Dengan konsep tersebut, iCAR V25 menawarkan pendekatan berbeda dibandingkan mobil listrik murni. Kendaraan tetap mengandalkan tenaga listrik untuk bergerak, tetapi memiliki mesin sebagai pendukung jarak tempuh.
Sumber energinya berasal dari baterai lithium iron phosphate atau LFP. Baterai tersebut memiliki kapasitas 33,7 kWh.
Berdasarkan pengujian WLTC, kemampuan berkendara murni menggunakan tenaga listrik berada di kisaran 145 hingga 150 kilometer.
Angka tersebut tentu menjadi salah satu aspek menarik dari V25. Pengguna dapat memanfaatkan tenaga listrik untuk kebutuhan perjalanan harian.
Namun, keberadaan mesin range extender memberikan fleksibilitas tambahan ketika perjalanan membutuhkan jarak lebih jauh.
Punya Kemampuan Menarik Beban 1.800 Kg
Tidak hanya mengutamakan elektrifikasi, iCAR V25 juga menawarkan kemampuan utilitas. SUV ini diklaim mampu menarik beban hingga 1.800 kilogram.
Kemampuan tersebut membuat V25 memiliki daya tarik bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan serbaguna. SUV ini tidak hanya dirancang untuk penggunaan perkotaan.
Di sisi lain, dimensinya masih berada di bawah V27. Karena itu, V25 berpotensi menjadi pilihan bagi konsumen yang menginginkan SUV berukuran sedang dengan karakter tangguh.
Strategi tersebut membuat pembagian produk iCAR semakin mudah dipahami. Konsumen dapat memilih model berdasarkan ukuran dan kebutuhan penggunaan.
Secara sederhana, posisi masing-masing model dapat digambarkan sebagai berikut:
- iCAR V23: SUV dengan ukuran lebih kompak.
- iCAR V25: SUV berukuran menengah di antara V23 dan V27.
- iCAR V27: SUV terbesar dalam keluarga V-Series.
Pembagian tersebut menunjukkan bahwa iCAR tidak hanya mengandalkan satu model untuk mengisi pasar SUV. Merek ini mulai membangun keluarga kendaraan dengan karakter desain yang seragam.
iCAR V25 Akan Diperkenalkan di China
Untuk tahap awal, iCAR V25 akan diperkenalkan di pasar China. Model ini juga dijadwalkan tampil dalam Chengdu Auto Show 2026.
Setelah diperkenalkan di China, Chery Group memiliki rencana membawa V25 ke pasar internasional. Uni Emirat Arab menjadi salah satu pasar yang disebut masuk dalam rencana tersebut.
Namun, informasi mengenai pemasaran iCAR V25 di negara lain masih perlu menunggu pengumuman lebih lanjut. Termasuk kemungkinan kehadirannya di pasar Indonesia.
Kehadiran V25 sekaligus memperlihatkan strategi iCAR dalam memperluas portofolio kendaraan energi baru. Merek tersebut mencoba menawarkan pilihan dengan karakter serupa, tetapi memiliki ukuran dan kemampuan berbeda.
Dengan posisi tersebut, V25 bukan sekadar tambahan model baru. SUV ini menjadi pengisi celah penting antara V23 dan V27.
Jika strategi tersebut berjalan sesuai rencana, konsumen akan memiliki lebih banyak pilihan dalam keluarga V-Series. V23 dapat menyasar pengguna yang membutuhkan SUV lebih ringkas.
Sementara itu, V25 dapat menjadi jalan tengah bagi konsumen yang menginginkan dimensi lebih besar. Di sisi lain, V27 tetap menjadi pilihan bagi mereka yang membutuhkan SUV dengan ukuran paling besar.
Pada akhirnya, iCAR V25 memperkuat arah pengembangan keluarga V-Series. Desain boxy, teknologi EREV, baterai LFP, serta kemampuan menarik beban menjadi kombinasi utama yang ditawarkan.
Kehadiran model ini juga menunjukkan persaingan kendaraan elektrifikasi semakin berkembang. Produsen tidak hanya berlomba menghadirkan mobil listrik, tetapi juga menawarkan teknologi yang menyesuaikan kebutuhan pengguna.






