PMI Sukses, Santy Menyadang Gelar Sarjana Saat Pulang Ke Indonesia

PMI sukses dan berwirausaha saat pulang ke indonesia

Jayapurnama.com – Apa yang ingi dilakukakan saat sudah pulang ke indoneisa? Tentu itu akan menjadi pertanyaan bagi sebagian besar para pekerja migran setelah lama bekerja di luar negeri. β€œbukan kapan waktunnya pulang melainkan apa yang akan dilakukan setelah pulang ketanah air? Itulah persiapan yang harus kita miliki,” ucapan Santy saat diwawancara.

Kisah perjalanan dan perjuangan pekerja migran Indonesia (PMI) yang berasal dari Jawa Timur ini, patut untuk dijadikan motivasi bagi rekan-rekan PMI yang sekarang sedang bekerja di Taiwan. Tiga belas tahun bukanlah waktu yang singkat untuk Dwi Susanty, yang bekerja pada satu majikan di kota Xindian,Taiwan. Pada 6 Juni 2021, perempuan yang akrab dipanggil Santy ini akhirnya meninggalkan Taiwan untuk memulai kehidupan barunya di tanah air.

Ketika ditanya mengenai kepulangannya di tengah masa pandemi, Santy dengan mantap menjawab, β€œTidak, Mba. Satu kuncinya, kita pulang harus sukses dan mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan. Sehingga tenang saat menjalani protocol kesehatan dan karantina. ”

Bicara mengenai persiapan, tidak perlu diragukan lagi. Santy pulang ke tanah air tidak hanya membawa uang sebagai hasil dari jerih payahnya bekerja di Taiwan, tetapi ia juga telah berhasil menyandang gelar Sarjana Ekonomi (S.E) di Universitas Terbuka Taiwan. Ilmu ini juga yang kemudian diaplikasikannya untuk merintis sebuah usaha gamis muslimah dengan label Dewins. Usaha yang ia mulai di daerah asalnya ini, telah merambah ke mancanegara seperti Taiwan, Hong Kong dan Malaysia.

Dewins sendiri merupakan usaha yang dibangun Santy bersama dengan kakak perempuannya, yang juga sempat menjadi pekerja migran di Singapura. Sebagai seorang umat muslim yang berhijab, Santy sering mengalami kesulitan ketika mencari gamis yang cocok dan nyaman dipakai dengan harga ramah. Akhirnya mereka berdua mulai merintis usaha dengan produk muslimah.

Jatuh bangun ia alami dalam membangun usaha tersebut. Namun berkat kegigihan serta kerja keras, Santy akhirnya memetik buah manis yang ia tanam. Dewins menjadi produk yang digemari pekerja migran di Taiwan. Selain berhasil menciptakan lapangan kerja di kampong halaman, Santy juga menutup masa kontraknya dengan prestasi meraih Juara 2 Lomba Esai yang diadakan Kantor Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI) di tahun 2020 silam.