5 Cara Mengatasi Pembatasan Iklan Adsense pada Blog dan Penyebabnya!

Pembatasan iklan adalah hal yang meresahkan bagi para penayang ikan adsense, terutama bagi kalian yang masih baru terjun di dunia blogger dan adsense. Mengapa demikian? Karena dengan pembatasan iklan akan membuat penghasilan menjadi kurang efektif dan pastinya bakal turun.

Pertanyaan yang sering diajukan oleh mereka yang pernah mendapatkan pembatasan iklan adalah tentang cara mengatasinya. Masih banyak yang belum paham apa penyebab iklan dibatasi di blog atau website.

Namun berdasarkan pengalaman dan juga mencari tahu dari berbagai sumber, ternyata ada beberapa faktor mengapa iklan dibatasi oleh adsense. Berikut ini admin akan sampaikan faktor dan penyebab iklan adsense dibatasi dan cara mengatasinya.

Faktor dan Penyebab Iklan Adsense dibatasi

1. Pengunjung Masih Sedikit

Faktor pertama ini mungkin bisa mempengaruhi mengapa iklan dibatasi, logika saja seandainya kalian sebagai pengiklan lalu memasang iklan di blog atau web yang masih sedikit pengunjung, apakah itu efektif. Maka iklan otomatis akan dibatasi oleh pihak adsense. Salah satunya iklan tidak akan dimunculkan dibeberapa artikel yang tidak ada aktivitas sama sekali.

Solusinya: Silahkan kalian tingkatkan pengunjung blog kalian dengan cara melakukan optimasi di blog dan artikel, sehingga artikel dapat bersaing di google. Dengan demikian tidak menutup kemungkinan blog akan ada pengunjung dan iklan akan tayang dengan sendirinya. Pembatasan akan berakhir

2. Pengunjung dari Sosial Media Lebih Banyak dari Organik

Nah, lain halnya dengan yang ini. Di kasus ini sebuah blog memiliki banyak pengunjung namun tetap mendapatkan notif pembatasan iklan adsense. Apa yang salah? Hal yang menyebabkan iklan dibatasi meskipun banyak pengunjung adalah karena di statistik atau aktivitas pengunjung kebanyakan dari sosial media. Padahal dibuatnya sebuah blog ini adalah untuk mendapatkan banyak pengunjung organik dari mesin pencari atau disebut pengunjung organik.

Solusinya: Silahkan kalian Fokus meningkatkan pengunjung blog dari sumber organik atau mesin pencarian google. Karena dengan demikian pihak adsense akan menilai statistik kalian baik. Sebagai patokan pribadi saya. Trafik yang baik adalah 70-80% persen pengunjung harus datang melalui pencarian Google. Sedangkan sisanya baru melalui sosial media atau lain sebagainya.

3. Kebanyakan Pasang Iklan

Nah. Ini juga harus kalian perhatikan sebagai publisher google adsense. Saya yakin kalian berpikir bahwa dengan memasang iklan yang banyak di dalam artikel akan menjadikan blog lebih mudah mendapatkan klik iklan. Padahal nyatanya apa? Harga iklan jadi murah dan BPK dan RPM juga turun. Lalu seperti apa mas cara menempatkan iklan yang baik dan benar, lalu idealnya berapa iklan dalam 1 halaman.

Solusinya: Saya pernah mengikuti webinar google adsense ditahun 2020 kalau tidak salah, waktu itu ada penjelasan tentang pemasangan iklan dan jumlah iklan yang ideal di dalam sebuah blog atau website. Untuk jumlah iklan berdasarkan pengalaman saya yang baik adalah 2 iklan saja dalam 1 halaman. Itupun hanya untuk di dalam artikel. Kalau di halaman beranda atau homepage kalian bisa pasang atau bisa tidak. Dengan iklan yang sedikit dapat membuat pembatasan iklan ini berakhir. Dan ini sudah saya buktikan sendiri.

4. Klik Iklan Tidak Stabil (RKT tinggi)

Hal ini tidak dapat dipandang remeh bagi kalian publisher adsense. Karena adsense memiliki perhitungan yang unik dan ini mutlak. Karena banyak kejadian didalam blog dengan pengunjung sedikit tapi jumlah klik iklan banyak. Dengan demikian maka RKT akan membengkak.

Solusinya: perhitungan adsense dinilai dari RKT (%) jika sebuah blog atau situs normal, maka RKT aman ada diantara 2% – 8%, jika RKT diatas 10% maka sudah dipastikan tidak aman dan bakal kena pembatasan iklan, kecuali jika pengunjung banyak dari organik. Biasanya masih bisa aman dari pembatasan. Perhitungan nilai RKT didapat dari Jumlah Tampilan halaman dibagi dengan jumlah Klik Iklan maka hasilnya menjadi RKT dalam bentuk persen (%).

Untuk mengurangi masalah RKT bengkak ini bisa dengan menerapakan langkah 1-3 yang sudah saya jelaskan sebelumnya. Karena jika RKT bengkak maka dipastikan ada yang salah dengan blog atau website kalian.

5. Keseringan Buka Web dan Blog Sendiri

Hayoo.. Siapa yang sering buka web atau blog sendiri? Sebenarnya hal yang lumrah buat kita melihat dan mengecek tampilan blog sendiri. Namun jika kalian keseringan hal ini dapat mengganggu kinerja iklan di situs kalian. Kalau tidak percaya bisa kalian tes sendiri. Sehari saja kalian tidak membuka blog sendiri dengan menggunakan perangkat yang sama. Dan bandingkan dengan kalian sering membuka blog sendiri dengan perangkat sama. Lihat perbandingan penghasilan dari AdSense. Tentu penghasilan akan lebih stabil yang tanpa membuka blog sendiri. (Pengalaman Pribadi)

Dan bagian pentingnya adalah pembatasan bisa saja terjadi karena faktor ini. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Silahkan kalian coba lakukan apa yang sudah saya sampaikan sebelumnya.. Jangan keseringan membuka web atau blog sendiri.

Kesimpulan

Terakhir adalah berdoa kepada tuhanmu, dengan melakukan langkah diatas dan dibarengi dengan doa tentu akan lebih efektif. Intinya permasalahan pembatasan iklan ini adalah karena faktor trafik kurang, trafik organik masih minim, penempatan iklan yang salah, Kebanyakan iklan dan keseringan lihat blog sendiri dengan perangkat yang sama.

Mungkin ini dulu yang dapat saya sampaikan. Semoga dapat menambah wawasan kita semua. Dan saya doakan semoga pembatasan iklan di situs atau blog kalian segera berkahir. Jika artikel ini bermanfaat silahkan dibagikan. Jika kurang jelas silahkan komentar dibawah dan InsyaAllah akan saya balas.