Mulai 1 Mei 2022, Asuransi Kecelakaan Kerja Pekerja Informal Ditanggung Majikan

Mulai 1 Mei 2022, Asuransi Kecelakaan Kerja Pekerja Informal Ditanggung majikan

Jayapurnama.com – Pada hari Rabu (21/7/2021), Ministry of Labor (MOL) mengumumkan penyetujuan jaminan untuk asuransi keselamatan kerja pekerja migran di bagian sektor informal akan dibayar oleh majikan. Kebijakan tersebut akan mulai diberlakukan pada 1 Mei 2022 mendatang yang bertepatan dengan peringatan Hari Buruh sedunia (May day).

Kajian mengenai Undang-undang Asuransi dan Perlindungan Kecelakaan Kerja yang telah diselesaikan sejak bulan April lalu, kini telah mendapatkan persetujuan. Pekerja migran di sektor informal yang bekerja sebagai perawat orang tua atau penata laksana rumah tangga merupakan salah satu yang asuransi kecelakaannya juga akan dimasukan ke dalam tanggungan yang harus dibayar oleh majikan. Setelah sebelumnya, biaya tersebut harus ditanggung sendiri oleh si pekerja.

Dengan disetujuinya kebijakan tersebut, para pekerja migran informal yang terdapat sekitar 250.000 orang di Taiwan akan dapat merasakan manfaat dari asuransi kecelakaan kerja (Astek) tersebut. Mengingat sebagian dari pekerja migran yang direkrut berasal dari keluarga yang kurang mampu. Awalnya Kemenaker berencana agar majikan mengasuransikan pekerjanya secara sukarela, namun tidak wajib.

Selain asuransi kecelakaan kerja, pekerja migran di sektor informal juga menuntut agar dimasukan ke dalam UU Tenaga Kerja. Hal ini bertujuan untuk menjamin agar hak-hak tenaga kerja dapat terpenuhi, seperti : Jumlah gaji yang setara dengan pekerja formal, hak libur, batasan jam kerja serta upah lembur. Pekerja di sektor informal sendiri memiliki kapasitas bekerja lebih dari 8 jam.