Komunitas Pendaki RPGS Adakan Kerja Bakti di Gunung Rajabasa Lampung

Pada hari sabtu, 12 September 2020 lalu Sejumlah relawan dari beberapa komunitas pecinta gunung di Bandar Lampung melakukan aksi pungut sampah di Gunung Rajabasa. Salah satu komunitas yang ikut berperan adalah Remaja Pendaki Gunung SEGARA (RPGS) dan Komunitas Kaum Rebahan. Selain sebagai wujud kecintaan pada gunung, aksi ini juga dalam rangka rasa kepedulian komunitas pendaki untuk memelihara kelestarian alam.

Kawasan Gunung Rajabasa merupakan salah satu destinasi gunung terbaik di lampung. Karena itu menjadikan kawasan ini bersih merupakan tanggungjawab semua pihak, baik pengelola, pelaku kunjungan dan masyarakat sekitar.

Namun sayang, masih banyak dari masyarakat dan pengunjung yang tidak peduli dengan kebersihan gunung. Mereka tetap membuang sampah sembarangan.

Pemandangan sampah yang bertebaran masih banyak ditemui di kawasan Gunung Rajabasa membuat terenyuh relawan dari komunitas pencinta gunung lampung, RPGS dan sejumlah kelompok relawan lain. 

Mereka pun melakukan aksi pungut sampah dan membersihkan sampah gunung. Aksi pungut sampah tersebut dilakukan di sejumlah lokasi antara seputar gunung rajabasa.

Selama kurang lebih beberapa jam membersihkan sampah, relawan berhasil mengumpulkan banyak sampah.

Foto Komunitas Remaja Pendaki Gunung Lampung

Jika dilihat dari sampah yang dikumpulkan merupakan sampah plastik sisa makanan pengunjung. Padahal kebersihan gunung adalah tanggung bersama.

Para Komunitas berharap para pengunjung memiliki kesadaran untuk tidak mengotori gunung. “Paling tidak membawa sampah kembali ke tempat sampah. Jangan tinggalkan begitu saja.

Alhamdulillah banyak respon positif dari masyarakat terhadap kegiatan bersih-bersih gunung rajabasa ini. Tidak sedikit masyarakat juga ikut andil dalam membersihkan gunung rajabasa lampung ini.

Remaja Pendaki Gunung Segara

Masyarakat sekitar dan para pendaki aksi pungut sampah sebenarnya sering melakukan pembersihan di gunung. 

Aksi tersebut dilakukan dengan ikhlas dan kesadaran penuh demi kelestarian alam.“Semua ikhlas dan atas kesadaran sendiri. Paling tidak anak cucu saya bisa menikmati keindahan Gunung Rajabasa. Kalau tidak dijaga dari sekarang terus kapan lagi.

Jaya Purnama
Hanya manusia biasa yang ingin bermanfaat untuk semua orang.