Inilah 6 Bencana Alam yang dapat Terjadi Kapan Saja

Jayapurnama.com – planet kita sebenarnya penuh dengan berbagai macam peristiwa alam, dan tentu semua itu dapat berdampak kepada kehidupan makhluk hidup didalamnya. 

Berikut ini admin sudah menyiapkan beberapa bencana alam yang mungkin bisa terjadi kapan saja. 

Erupsi Gunung Api Kilauea

Batu berjatuhan di lereng gunung berapi yang mengamuk lalu jatuh ke laut dalam gejolak besar menimbulkan gelombang tinggi yang belum pernah ada sebelumnya. Inilah yang mungkin terjadi jika hilina slump di kepulauan besar Hawaii amblas kelautan.

Gunung api kilauea masih terus aktif, erupsi terakhirnya terjadi pada tahun 2018. biasanya erupsi ini disusul dengan gempa bumi dan kekuatannya bervariasi, dalam setiap guncangannya batu magma menggelinding menuruni lereng formasi bebatuan ini disebut slump yang paling terkenal yaitu hilina slump. 

Pada tahun 1868 pergeseran slump menyebabkan gelombang tinggi hingga 18 meter yang paling mengerikan dan justru terjadi sekitar 1.100.000 tahun lalu saat longsoran yang memicu gempa yang terbilang paling dahsyat. 

Kemudian terjadilah mega tsunami setinggi lebih dari 300 meter, para ilmuwan khawatir kalau hal serupa akan terulang lagi di masa depan. jika terjadi gelombang yang mungkin akan menyapu seluruh Hawaii serta bisa mencapai pesisir Amerika Utara dan Selatan meski begitu para ahli geologi segera meyakinkan kalau longsor seperti ini tidak akan terjadi dalam waktu dekat. kalaupun terjadi pasti akan terjadi bencana yang sangat besar.

Erupsi Gunung Api Super Yellowstone

taman Nasional yellowstone di bagian barat Amerika serikat terkenal dengan panorama yang indah terutama grand prismatic spring lokasinya ada di tengah-tengah yellowstone tapi kita perlu tetap waspada karena yellowstone merupakan kaldera yang sangat besar.

Sebenarnya si gunung api super yang sedang tidur gunung api jenis ini ribuan kali lebih kuat dari gunung api biasa seperti kilauea ya coba bayangkan erupsinya bisa melontarkan bebatuan super besar mengalirkan lava panas dan menyemburkan awan panas sehingga perjalanan udara di banyak negara lumpuh total selama berminggu-minggu. kamu bisa bayangkan kalau kejadiannya 1000 kali lebih dahsyat. beginilah kalau yellowstone mengalami erupsi. 

Awalnya area luas di bagian tengah taman Nasional ini akan berguncang runtuh lalu meletus dengan daya ledak sampai bermega megaton. lava mengalir keluar dibarengi batu magma yang menutupi area seluas 100 km2 atau kurang lebih seluas Jakarta Selatan. 

Yang paling berbahaya justru abu vulkanik nya awan panas akan membubung tinggi sampai berkilo-kilo meter di udara lalu terbawa angin ke segala penjuru. karena jauh lebih dahsyat dari erupsi gunung api biasa daya jangkau dan kerusakannya juga jauh lebih parah, abunya berat dan tebal. jadi akan menyelimuti wilayah yang sangat luas merusak area pertanian bahkan gedung selain itu abu ini akan berhamburan di langit dan menghalangi sinar matahari. 

Akibatnya suhu bumi akan turun muncullah musim dingin bohongan erupsi gunung api biasa bisa menurunkan suhu global sehingga beberapa derajat dan erupsi gunung api super akan menyebabkan zaman baru. 

Untungnya erupsi gunung api super yellowstone sangat tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat atau kapanpun juga sepanjang sejarah gunung api ini cuma meletus 3 kali lagipula tidak ada bukti kalau bencana seperti ini akan terjadi lagi. 

Para ilmuwan memperkirakan kemungkinan nya 0,00014% angka ini jauh lebih kecil dibanding Asteroid yang mungkin memusnahkan kita semua.

Ancaman Asteroid

Masih soal Asteroid, kalau dinosaurus bisa ngomong atau kalau masih hidup, hewan ini pasti akan bilang ancaman asteroid bukan omong kosong loh. para ilmuwan dari nasa sudah melacak 90% asteroid di dekat bumi yang berukuran besar. tidak ada satupun yang perlu kita khawatir kan tapi masih ada 10% Asteroid lain yang belum diketahui lokasinya. 

Apalagi arah lesatan asteroid bisa berubah karena tarikan object luar angkasa lain dan akhirnya mengarah ke bumi gawat kalau asteroid menabrak bumi berukuran cukup besar, katakanlah berdiameter 1,6 KM akan terjadi ledakan kuat yang mampu menggunakan banyak kota besar hanya dalam hitungan detik.

Kemudian terbentuklah awan debu dan serpihan yang akan menghalangi sinar matahari seperti awan abu dari gunung berapi, selanjutnya seluruh dunia mengalami musim dingin selama berabad-abad. 

Tapi kemungkinan asteroid jatuh di lautan kalau sudah begini gelombang setinggi berkilo-kilo meter akan menyapu kota-kota di sepanjang pesisir di seluruh dunia setidaknya tidak ada zaman es baru. cukup yakin kalau ancaman ini tidak akan ada dalam waktu dekat. 

Gempa Sesar San Andreas

Kita tidak bisa sepenuhnya abai loh. manusia perlu waktu 5 tahun untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi bencana seperti ini. kalau asteroid besar mendekat bumi tiba-tiba mengubah arah lintasannya lalu menuju ke bumi kita tidak akan sanggup menghadapinya.

Bencana yang sangat mungkin terjadi ada di negeri Paman Sam lebih tepatnya sesar san Andreas di California. dasar ini bisa pecah sewaktu-waktu dan para ilmuwan memperkirakan gempa bumi di sepanjang jalur ini kemungkinan terjadi tiga dekade mendatang.

Kalau benar-benar terjadi keadaan ia akan sangat mengerikan mereka memperkirakan kekuatan gempa nya 8,0 magnitudo atau setara dengan gempa terparah sepanjang sejarah. gempa ini bahkan akan lebih membahayakan karena California punya beberapa kota terpadat di bagian barat Amerika serikat termasuk los angeles dan san Fransisco.

Disana banyak pencakar langit dan biasanya gedung-gedung ini rentan terhadap getaran di bawah tanah. gempa bumi san Andreas bisa menimbulkan kerusakan parah baik di perkotaan maupun pedesaan. belum cukup sampai disitu tanahnya bisa terbelah lalu meluluhlantakkan gedung area pertanian dan benar-benar mengubah lanskap kota.

Tetap saja yang memuat yakin kalau kemungkinan terjadinya gempa seperti ini hanya 7% dalam 30 tahun kedepan. jadi kemungkinan besar atau 93% ya kita tidak akan menyaksikan peristiwa ini.

Gempa Besar di Chile

Selain itu ada juga bahaya gempa bumi lain yang letaknya tidak jauh dari California yakni megatrans di Chile. negara ini berada tepat di atas zona subduksi atau lokasi pertemuan dua lempeng tektonik yang saling menunjang.

Disinilah tekanan terakumulasi oleh gerakan lempeng yang terus-menerus saat tekanannya terlalu besar, terjadilah gempa bumi dahsyat gempa bumi sering sekali terjadi di Chile dalam beberapa tahun terakhir. para ilmuwan khawatir gempa super dahsyat sedang mengintai menurut prediksi mereka gempa besar akan terjadi sebelum akhir abad ini dan akan merusak area pantai.

Gempa yang lebih kecil saja bisa menyebabkan tsunami yang membanjiri pantai barat nya, sedangkan tsunami besar kemungkinan akan memicu gelombang yang sangat tinggi. berita baiknya penduduk chili tahu cara mengantisipasinya dan para ahli biologi cukup yakin kalau mereka akan bisa evakuasi sebelum gempa bumi itu terjadi.

Badai Matahari Kuat

Pada September 1859 astronom mereka sedang mengamati matahari tiba-tiba ia melihat kobaran dipermukaannya, cara menuliskan kejadian ini dalam buku catatan ya tapi dia baru tahu pentingnya fenomena ini beberapa hari kemudian.

Energi dari barang itu sampai ke bumi dan langsung menabrak planet kita. Aurora borealis muncul di langit juga dan membakar telegram di seluruh dunia, badai matahari ini disebut sebagai peristiwa penting karena badai matahari lumayan sering mengenai bumi dan tidak ada yang terkuat. 

Tapi pada tahun 2012 para astronot mencatat suar matahari dengan energi serupa hampir mengenai planet kita lagi. kalau saja peristiwa ini terjadi satu minggu sebelumnya kita pasti akan sangat kesulitan.

Sekarang ini kita sangat bergantung pada listrik di hampir semua lini kehidupan, badai matahari yang kuat akan sangat mengandalkan Medan elektromagnetik bumi. seluruh peralatan listrik akan mati atau korsleting dan berapa besar akan rusak total.

Diperlukan waktu bertahun-tahun untuk memperbaiki nya, belum lagi yang mati lampu total akan menyebabkan kerugian mencapai 2 triliun rupiah.

Sangat disayangkan sih kita tidak bisa memprediksi badai matahari dan kalaupun sudah mengantisipasinya kita tetap tidak akan sanggup menghentikannya. 

Kejadian ini terjadi dalam hitungan detik dan dalam waktu sekitar 8 menit sampai di atmosfer bumi dan menyebabkan gangguan listrik. akan terjadi beberapa saat kemudian.

Mungkin dalam satu atau dua hari saat awan plasma besar sampai di bumi saat itulah kita tidak akan bisa berlindung garis luar matahari keluar yang bisa memadamkan listrik secara global bisa saja terjadi dalam beberapa tahun ke depan kemungkinan yang cukup besar.

Jaya Purnama
Hanya manusia biasa yang ingin bermanfaat untuk semua orang.