Banjar Rejo, Desa Damai di Perbatasan Sumatera Selatan dan Lampung

Halo,, Salam kenal dari saya, Nama saya Jaya Purnama dan biasa di panggil jaya, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi cerita tentang desa Banjar Rejo, Kecamatan Belitang Jaya, Kabupaten Oku Timur, Sumatera selatan.

Desa ini merupakan salah satu desa yang sedang berkembang, desa ini terletak tepat diperbatasan antara provinsi lampung dan sumatera selatan, tepatnya dusun Lebung Pitis yang masuk wilayah way kanan, Lampung.

Jadi ceritanya dimulai saat saya datang di desa yang damai dan asri ini di tahun 2009, saat itu saya mengenyam pendidikan di bangku sekolah menengah, tepatnya di MTS Nurul Qomar Tawang Rejo. Saya datang di desa Banjar Rejo dengan maksud untuk menemui saudara perempuan saya yang kebetulan telah tinggal di desa ini.

Saat pertama kali saya datang didesa ini saya merasakan kedamaian dan kenyaman yang luar biasa. Disini masyarakat sangat ramah dan kompak, mayoritas penduduk di desa banjar rejo adalah seorang petani. 90% petani padi, namun mereka juga merangkap berkebun karet. Jadi kalau disimpulkan hanya 10-15% yang memiliki penghasilan diluar dari pertanian. Oh iya, selain bertani masyarakat sini juga memiliki ternak loh. Pokoknya kalau udah bicara pertanian maka akan berkaitan dengan Peternakan juga. Terutama ternak sapi dan kambing.

Dan hal yang pertama saya dapatkan disini adalah pelajaran adat dan etika, karena memang hampir 100% masyarakat disini bersuku jawa, tentu kalian paham kan bahwa orang jawa selalu mengutamakan adat dan sopan santun. Jujur saja saya dulu masih agak keras dan etika kurang. Karena sebelumnya saya tinggal dengan keluarga yang keras dan tahu sendiri orang Sumatera emang omongannya keras. Namun tidak semua orang sumatera seperti itu kok. Karena memang logatnya aja yang keras.. Tapi mereka juga baik.

Kembali lagi keceritanya. Selain belajar sopan santun, saya juga diajarkan untuk menjadi seseorang yang pekerja keras. Saya digembleng menjadi pribadi yang kuat dan pantang menyerah. Di banjar rejo banyak sekali pelajaran yang dapat diambil. Semua masyarakat selalu ingin bekerja sama menyelesaikan semua permasalahan desa secara bersama. Kompak lah intinya.

Nah setelah membahas masyarakat dan pekerjaannya, sekarang kita membahas ke bagian serunya. Di desa ini begitu asri dan masih alami banget loh. Karena memang masih banyak kebun dikiri kanan kampung kami. Kalau biasanya di kota sering menghirup udara kotor dan polusi, kalau disini dijamin adem dan seger banget udaranya. Enak pokoknya.

Jika kalian ingin menemukan pemandangan alam yang asri juga bisa ditemukan disini. Saat kalian mengunjungi persawahan, maka kalian akan tepukau dengan indahnya sawah yang membentang sepanjang mata memandang. Wah kerenlah pokoknya..

Dulu, sempet ada keseruan lainnya sebelum adanya perbaikan kali (sungai), masyarakat sangat mudah untuk mencari ikan di rawa, karena disana adalah sumber ikan untuk warga banjar rejo. Namun karena sering terjadi banjir, akhirnya pemerintah melebarkan sungai disini sehingga sekarang rawa sudah tidak ada dan diganti dengan persawahan.

Untuk bidang kerohanian, masyarakat banjar rejo juga sangat baik loh, karena mayoritas muslim, jadi kalau udah urusan agama mereka sangat antusias. Kegiatan keagamaan selalu dilakukan disini, tepatnya di masjid kebanggaan Istiqomah. Setiap ada hari raya, baik idul adha dan idul fitri, masyarakat akan memenuhi masjid, dan tidak ada kegiatan lainnya. Dan yang paling rutin dilakukan selain kegiatan wajib diatas adalah kegiatan Maulid Nabi, mereka rela untuk tidak berangkat ke sawah dan kebun demi mengikuti acara ini. The best lah warga banjar rejo!

Saya sendiri sebagai warga pendatang merasa kagum dan bangga dengan mereka. Saya harap semoga masyarakat banjar rejo tetap kompak, tetap jaga silaturahmi, karena kemajuan desa berada di tangan kalian. Terimakasih sudah memberikan banyak hal positif kepada saya. Sukses selalu buat banjar rejo dan masyarakat nya.